KAKAK LAKI - LAKI KESAYANGAN

KAKAK LAKI - LAKI KESAYANGAN
BAB 51


__ADS_3

Teras Rumah


Farhan yang sedang meminjam hp nya Putri, saat ini ia menggunakan nya untuk bermain game Master League milik adik nya itu. Dan Fatimah sedang bermain bersama boneka nya di pangkuan sang kakak dengan nyaman, dan sesekali Farhan mengelus kepala Fatimah karena merasa imut dengan sikap adik kecil nya itu.


Beberapa menit kemudian, Putri pun keluar dengan membawa kan teh pesanan sang kakak, ia menaruh teh tersebut di meja dan mulai duduk di samping Farhan.


"Kakak lagi apa?", tanya Putri yang duduk di samping Farhan dan menggandeng tangan nya.


"Lagi main aja, pengen main Master League di rank kecil punya kamu", jawab Farhan yang sudah mulai bermain game.


"Oh iya, Siti mana?", tanya Farhan tanpa melihat ke Putri.


"Siti ada di kamar kak, nggak tau lagi apa", jawab Putri.


"Oh ya udah, biarin aja mungkin Siti lagi capek", ucap Farhan.


"Iya kakak", jawab Putri imut.


Farhan pun mulai fokus dengan permainan nya kembali, Siti sangat senang melihat sang kakak yang sedang asik bermain game, dan Fatimah masih di pangkuan Farhan dengan masih bermain dengan boneka nya.


*----------------*

__ADS_1


15 menit telah berlalu, dan Farhan sudah memenangkan permainan nya dengan mudah, dan Fatimah tidak bosan karena masih berada di pangkuan kakak laki laki nya.


"Kakak pasti capek, teh nya di minum kak!", ucap Putri menyuruh Farhan untuk minum teh. Farhan hanya tersenyum dan perlahan meminum teh nya.


"Terima kasih Putri cantik", ucap Farhan setelah meminum beberapa teguk teh.


"Sama sama kakak ku sayang", jawab Putri langsung memeluk Farhan. Farhan pun juga membalas pelukan dari Putri.


"Kakak, mau peluk jugaa", ucap imut Fatimah di pangkuan Farhan. Farhan hanya tertawa kecil dan mulai memeluk Fatimah juga.


Tak berapa lama, mereka bertiga saling melepas pelukan masing masing. Farhan pun mulai meminum teh nya lagi hingga habis.


"Iya kak", jawab Putri mengambil gelas kosong yang ada di meja. Ia pun langsung masuk ke dalam bermaksud untuk langsung mencuci gelas tersebut.


Fatimah juga perlahan turun dari pangkuan Farhan dan ikut masuk ke dalam. Saat Farhan berdiri dan hendak masuk juga,,


"Assalamu'alaikum"


Ada seseorang yang mengucapkan salam kepada Farhan.


"Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh", jawab Farhan menoleh ke arah orang tersebut.

__ADS_1


"Apa kabar mas Farhan", tanya seseorang tersebut yang ternyata adalah Vina.


"Alhamdulillah kabar saya baik ukhty, ukhty sendiri gimana kabar nya?", jawab sekaligus tanya balik Farhan


"Alhamdulillah saya juga baik mas", jawab Vina tersenyum di balik cadar nya. Dan Farhan hanya mengangguk dan tersenyum pula.


"Ukhty ada keperluan apa ke sini, ada yang bisa saya bantu?", tanya ramah Farhan.


"Saya cuma mau berkunjung aja, sekalian juga mau bertemu sama adik adik nya mas Farhan", jawab Vina, Farhan pun kembali mengangguk dan tersenyum


"Maaf, ukhty bawa apa ya?", tanya Farhan penasaran dengan kantong plastik yang di bawa Vina.


"Oh ini ya, ini makanan kesukaan nya Fatimah. Tadi sebelum ke sini saya memang berniat untuk membuat makanan kesukaan nya Fatimah", jawab Vina.


"Ya Allah, ukhty bawa makanan lagi untuk Fatimah?,, seharus nya ukhty nggak usah repot repot lah", ucap Farhan.


"Nggak apa apa kok mas, saya nggak merasa repot kok. Saya malah senang kalo Fatimah mau makan masakan yang saya buat, apalagi kalo mas Farhan juga ikut makan", jawab Vina.


"Ya Allah, terima kasih banget lo ini ukhty. Saya jadi nggak enak kalo ukhty bawa makanan lagi", ucap Farhan.


"Sama sama mas, ini silahkan di ambil", ucap Vina memberikan kantong plastik tersebut. Farhan dengan sungkan menerima pemberian dari Vina sekaligus mempersilahkan Vina untuk masuk.

__ADS_1


__ADS_2