KAKAK LAKI - LAKI KESAYANGAN

KAKAK LAKI - LAKI KESAYANGAN
BAB 44


__ADS_3

Sambil menunggu Putri membuat kan teh, Farhan pun menghidupkan hp nya dan mulai login lalu masuk ke dalam game online.


Farhan pun memulai pertandingan di mode rank, dia selalu menggunakan karakter favorit nya di Master League, yaitu Zhao Yun yang menggunakan senjata tombak.


Karena rank nya Farhan di Master League sudah rank tertinggi, ia pun bermain dengan santai karena sudah terbiasa mendapatkan musuh yang sulit, menurut nya mendapat musuh yang sulit akan lebih menantang dan semakin seru.


Tak berapa Putri pun keluar dengan membawa teh pesanan dari sang kakak, ia pun perlahan duduk di samping Farhan dan menaruh teh tersebut di meja kecil lalu mendekatkannya ke Farhan.


"Ini kakak ku teh nya", ucap Putri ramah.


"Iya adik ku sayang, terima kasih", jawab Farhan sekejab memandang ke arah Putri lalu fokus bermain kembali.


Putri pun lebih mendekat lagi ke Farhan dan melingkarkan kedua tangan nya ke tangan kanan Farhan, ia mulai meletakkan kepala nya di atas bahu sang kakak dengan manja.


"Kakak lagi main Master League, pasti cara main di rank challenger lebih serius lagi daripada di rank yang lain. Kakak kalo lagi serius main jadi lebih genteng deh", ucap Putri dalam hati sambil melihat wajah sang kakak.


"Map hack!", ucap Farhan tiba tiba, Putri yang berselenden di bahu sang kakak pun sedikit terkejut.


"Kakak ngagetin aja sih!", ucap Putri imut


"Yaa maaf, kakak baru sadar kalo musuh nya ada yang bisa map hack. Kakak sembunyi di rumput aja dia tahu dan langsung nyamperin kakak", jawab Farhan masih fokus dengan permainan nya.

__ADS_1


"Musuh nya kok curang sih, kalo Putri yang main pasti udah Putri laporin", ucap Putri melihat Farhan yang sedang fokus main.


"Masalah lapor melapor itu gampang, tapi sebelun itu kita akan bantai dia dulu biar dia kapok", ucap Farhan.


"Maksud kakak,, kakak mau ngalahin musuh yang bisa map hack, emang kakak bisa?", tanya Putri ragu.


"Udah sering kakak nemu musuh yang curang kayak gini, tapi kakak nggak panik. Kakak akan selalu ngincar musuh nya yang bisa hack itu, dan menang", jawab Farhan yakin.


Putri hanya terdiam dan mulai melihat kembali ke arah kakak nya yang sedang fokus dengan permainan nya. Putri kagum dengan kecepatan tangan Farhan yang sangat cepat dalam menggerakkan tombol analog dan menyerang dan selalu mendapat kill.


*---------------*


"Hihi,, kakak pasti capek ya?", ucap Putri


"Lumayan lah, deg deg banget waktu musuh nya mau menang, tapi Alhamdulillah bisa nge comeback", jawab Farhan kelelahan. Farhan pun mulai meminum beberapa teguk teh jahe nya.


*----------*


5 menit kemudian, Fatimah keluar menghampiri kakak laki laki nya dengan sudah berpakaian rapi dan tak lupa mengenakan hijab nya, ia mulai memeluk kaki Farhan dan mulai manja.


"Kakak!", ucap Fatimah manja memeluk kaki Farhan

__ADS_1


"Eh Fatimah, nah gini kan cantik habis mandi terus pake baju gamis yang bagus sama hijab nya. Kakak kan jadi makin sayang sama Fatimah", jawab Farhan perlahan mengangkat Fatimah dan mendudukkan nya di pangkuan nya.


"Fatimah juga sayang banget sama kak Farhan", ucap manja Fatimah mulai memeluk sang kakak yang sedang memangku nya. Putri hanya tersenyum melihat sikap manja dan lucu nya Fatimah kepada Farhan.


Tak berapa lama kemudian, Siti pun juga ikut keluar untuk berkumpul bersama kakak dan adik nya. Ia juga sudah selesai mandi dan juga sudah menggunakan gamis yang bagus serta juga mengenakan hijab nya.


"Siti juga udah mandi ya?", tanya Farhan


"Iya kak, tadi bareng sama Fatimah", jawab Siti tersenyum ke Farhan.


"Adik adik nya kakak udah pada mandi, tinggal kakak sendiri yang belum mandi", ucap Farhan


"Putri belum mandi kok kak, jadi kakak ada temen nya", ucap Putri.


"Belum mandi kok pede amat sih, ya udah sana mandi dulu nanti gantian kakak", ucap ucap Farhan.


"Siti sama Fatimah kan udah selesai mandi bareng. Kakak nggak mau mandi bareng sama Putri?", tanya Putri. Farhan hanya terdiam dan mulai melotot ke Putri.


"Hmm,, cuma bercanda kok kak. Ya udah Putri mandi dulu", ucap Putri yang takut di pelototi oleh sang kakak, ia pun buru buru masuk ke dalam. Siti dan Fatimah hanya tertawa lucu melihat Putri yang takut di pelototi oleh Farhan.


"Astaghfirullah, dasar si Putri. Tadi Fatimah yang minta di mandiin, sekarang Putri yang minta mandi bareng, pemikiran mereka apakah tidak terlalu berlebihan?", ucap Farhan dalam hati sambil mengehala nafas, Farhan pun mulai meminun kembali teh milik nya.

__ADS_1


__ADS_2