
Malam hari, Farhan tidak ikut makan malam bersama ketiga adiknya. Ia ingin melihat sikap adik adik nya itu setelah memarahi mereka.
*-------------*
Meja makan
Ketiga adiknya Farhan sedang makan malam bersama tanpa sang kakak laki laki, mereka tidak bersuara dan tidak ada yang berani membuka pembicaraan. Tapi pada akhirnya Putri membernanikan diri untuk mengajak bicara Fatimah.
"Hmm, Fatimah,, ", panggil Putri
"Iya kak, kakak mau nambah?", jawab Fatimah langsung melihat ke arah Putri.
"Bukan, kakak ngga nambah kok, kakak udah cukup makan nya. Hmm,, kak Farhan mana, kok nggak ikut makan malam sama kita?", tanya Putri.
"Tadi waktu Fatimah ajak kak Farhan makan malam, kak Farhan bilang makan nanti dan nyuruh Fatimah supaya makan duluan bareng kak Putri dan kak Siti", jawab Fatimah sambil memakan makanan nya.
__ADS_1
Setelah mendengar jawaban dari Fatimah, Putri langsung kembali bersedih dan ingat kembali kesalahan nya pada sang kakak.
"Ya Allah, kakak pasti nggak mau ketemu sama aku, aku benar benar merasa bersalah sama kakak, aku adik yang nggak nurut sama kakak", ucap Putri dalam hati. Saat Putri akan kembali menyuapkan nasi ke dalam mulut nya, tiba tiba saja ia mengembalikan sesuap nasi itu ke atas piring, Putri tiba tiba saja tidak ada nafsu makan.
"Ya Allah, aku nggak pernah di marahi sama kakak sampai seperti ini. Aku bukan adik yang baik untuk kakak, aku udah bikin kakak marah sama aku untuk kedua kalinya. Ya Allah, apa yang harus hamba lakukan?", ucap Siti dalam hati.
Saat ini Putri dan Siti langsung tidak ada nafsu makan, mereka selalu mengingat kesalahan yang telah mereka perbuat dan menyebabkan kakak laki laki nya marah kepada mereka.
"Siti, kamu temenin Fatimah makan dulu ya, kakak mau coba manggil kak Farhan supaya makan malam sama kita", ucap Putri perlahan berdiri dari tempat duduk nya. Siti hanya mengangguk ragu, ia ragu jika sang kakak tidak akan semudah itu akan terbujuk.
*--------------*
Di depan kamar Farhan
Saat ini Putri sudah berada di depan kamar sang kakak. Ia ragu dan grogi saat ingin memanggil sang kakak yang ada di kamar.
__ADS_1
"Bismillahirrohmanirrahim", Setelah menenangkan diri dan menghela nafas panjang, Putri memberanikan diri untuk mengetuk pintu dan memanggil sang kakak.
*Tok tok tok* (ketukan pintu)
"Kakak, kak Farhan nggak makan malam?. Ayo makan dulu kak, Putri udah masak makanan kesukaan kakak", panggil Putri dan mulai membujuk sang kakak.
Tapi tidak ada jawaban dari dalam kamar, Putri tidak menyerah untuk membujuk sang kakak, ia kembali mengetuk pintu dan kembali memanggil serta membujuk sang kakak.
"Kalo mau makan, kalian bertiga aja yang makan, kakak nggak lapar!!". Setelah beberapa panggilan dan bujukan dari Putri, akhirnya Farhan pun menjawabnya.
"Tapi kakak,,, ", saat Putri akan kembali membujuk sang kakak.
"Kakak lagi sibuk, kalo kamu masih ganggu, kakak akan semakin marah sama kamu", ucap Farhan dengan nada sedikit tinggi.
"Kakak jangan marah lagi yaa, iya iya Putri nggak ganggu kakak lagi. Tapi nanti makan ya kak, Putri akan sisa in makanan untuk kakak, kakak makan ya. Nanti kalo kakak sakit gimana karena nggak makan", jawab Putri takut karena di ancam oleh sang kakak.
__ADS_1
Setelah itu tidak ada jawaban lagi dari Farhan yang ada di dalam kamar, dengan rasa lemas dan sedih Putri kembali ke dapur dan ikut menemani Fatimah dan Siti yang ada di dapur.