
Besok nya
Pagi jam 2 dini hari di rumah Farhan.
Saat ini Farhan masih terlelap tidur dengan posisi memeluk adik kecil nya, Fatimah.
"Kakak, kak Farhan!"
Tiba tiba saja ada yang memanggil nya, tapi Farhan masih tidak mendengar dan tidak memperdulikan nya.
"Kakak!"
Suara yang kedua kali nya ini lumayan keras, dan Farhan mulai membuka mata dan terbangun dari tidur nya. Farhan masih berbaring dan masih memeluk Fatimah, saat ini dia diam dan mulai fokus dengan suara tadi.
"Kak Farhan!"
"Astaghfirullah, suara siapa itu, masih gelap gini ada yang manggil aku?", tanya Farhan sedikit merinding.
"Kakak!"
Dan kali ini, suara nya semakin keras dan seperti suara ingin menangis. Farhan mencoba untuk fokus sekali lagi dan berusaha mendengar dengan jelas siapa yang memanggil nya.
"Kakak!"
"Ya Allah, ini kan suara nya Putri", ucap Farhan dalam hati mulai panik.
__ADS_1
Dengan masih dalam keadaan panik, Farhan dengan perlahan melepaskan pelukan Fatimah dari diri nya,,
"Husst, tenang ya Fatimah, tidur ya sayang ku, jangan bangun, kakak nggak bangunin kamu", ucap pelan Farhan sambil melepas pelukan Fatimah yang masih tertidur.
Setelah berhasil melepaskan pelukan nya Fatimah, Farhan langsung bergegas ke kamar nya Putri untuk melihat keadaan nya.
*-----------*
Dengan perlahan, Farhan membuka pintu kamar Putri dan segera masuk ke dalam. Dia segera menghampiri Putri yang masih tertidur dengan sedang mengigau memanggil diri nya.
"Ya Allah, Putri. Putri, hei bangun, kamu kenapa?", Farhan pun berusaha membangunkan Putri yang seperti nya mengalami mimpi buruk.
"Kakak!" teriak Putri yang langsung terduduk dan bangun dari tidurnya.
Tanpa menjawab pertanyaan dari Farhan, Putri langsung memeluk nya dan mulai menangis.
"Kakak, Putri takut!", ucap Putri di pelukan sang kakak sambil menangis.
"Husst, ini masih gelap lo, udah jangan nangis, malu di denger tetangga.", ucap Farhan memeluk Putri dan mengelus kepala nya.
"Cup cup, udah. Kamu tadi nggak baca do'a kan sebelum tidur, maka nya kamu tadi mimpi buruk", ucap Farhan lagi dan berusaha menenangkan Putri. Tapi Putri masih saja menangis di pelukan sang kakak dengan suara pelan.
"Kakak, kak Farhan jangan tinggalin Putri, Putri sayang sama kakak", ucap Putri di pelukan sang kakak.
"Ya Allah Putri, kakak nggak akan ninggalin kamu, emang nya kakak mau kemana sih. Kakak juga sayang sama kamu, sama kedua adik mu juga, masa iya kakak mau ninggalin kalian bertiga", jawab Farhan masih memeluk Putri, mengelus pelan kepala nya, dan menenangkan nya.
__ADS_1
"Udah udah, jangan nangis lagi doong, kakak nggak ninggalin Putri kok, udah cup", ucap Farhan menenangkan Putri
Farhan perlahan melepas pelukan Putri, dan mulai mengelap keringat Putri yang membasahi wajah nya, dan juga mengelap air mata nya.
"Udaah, cup. Nanti kedua adik mu bangun lo kalo kamu nangis terus", ucap Farhan lagi. Putri pun mulai tenang tapi kembali memeluk sang kakak
"Udah udah, Putri istirahat lagi aja, masih malam", ucap Farhan lagi.
Farhan pun melepas pelukan Putri dan membaringkan nya di kasur, tapi Putri langsung memegang erat tangan Farhan seperti tidak mau Farhan meninggalkan nya.
"Kakak, temenin Putri, Putri takuut", ucap Putri seperti ingin menangis kembali.
"Ya Allah, jangan nangis lagi doong, iya iya kakak temenin", jawab Farhan perlahan berbaring di samping Putri.
Putri langsung berbaring miring menghadap ke Farhan dan memeluk nya, Farhan juga memeluk Putri dan mengelus kepala nya lagi.
"Baca do'a dulu, nanti mimpi buruk lagi kamu", perintah Farhan Ke Putri.
"Iya kak", jawab Putri. Putri pun segera membaca do'a dalam hati, setelah itu mulai lebih mendekat lagi kepada sang kakak dan mulai memejamkan mata.
Farhan juga masih mengelus kepala Putri berharap Putri segera kembali tertidur dan tidak mimpi buruk lagi.
"Ya Allah, apa yang baru saja di mimpi kan oleh Putri sampai dia menangis dan ketakutan seperti tadi. Tadi Putri bilang supaya aku tidak meninggalkan nya, apakah dia bermimpi kalau aku akan pergi jauh? . Aku tidak akan meninggalkan kalian wahai ketiga adik ku tersayang, kakak akan selalu bersama dengan kalian dan akan selalu menjaga kalian", ucap Farhan dalam hati.
Farhan pun perlahan mencium kening Putri, dan memeluk erat adik nya itu. Farhan mulai menutup mata dan tertidur bersama adik nya.
__ADS_1