
Setelah itu, mereka bertiga segera pergi dari toko es krim tersebut. Fatimah saat ini sangat senang dan sedang memakan es krim nya, begitu juga dengan Azizah yang sedang memakan es krim milik nya.
Dari saat Farhan menggendong Fatimah tadi, dia tidak pernah menurunkan Fatimah sekali pun. Fatimah sangat senang di gendong oleh kakak laki laki tersayang nya, Farhan sendiri juga tidak merasakan lelah sama sekali. Dia senang bisa membuat adik nya nyaman bersama diri nya.
Mereka bertiga pun pergi berjalan jalan sebentar keliling kampung. Farhan membawa Fatimah dan Azizah pergi melihat persawahan yang penuh dengan padi, dia juga membawa mereka berdua melihat padang rumput yang luas.
Farhan terpikirkan untuk membawa mereka ke taman bunga kecil yang ada di kampung mereka, karena Azizah baru beberapa hari pulang dari luar negeri, jadi dia tidak mengetahui kalau ada sebuah taman di kampung nya. Segera Farhan membawa mereka berdua menuju taman bunga tersebut.
*----------------*
Taman Bunga
Sesampainya di taman bunga tersebut, Fatimah dan Azizah sangat senang bisa melihat bermacam macam warna bunga yang indah di taman itu. Farhan pun perlahan menurunkan Fatimah yang dari tadi dia gendong, Fatimah pun mulai berlari kecil menuju taman itu dengan diikuti oleh Azizah.
__ADS_1
Fatimah sangat senang bisa bermain bersama anak anak yang seumuran dengan nya, Azizah pun juga menjaga Fatimah supaya tidak bermain terlalu jauh dari taman. Sementara itu Farhan sedang duduk di kursi taman dan bersantai sejenak.
"Betapa bahagia nya Fatimah bisa mendapat teman baru di taman ini, mungkin aku harus sering mengajak Fatimah main ke taman supaya dia tidak bosan di rumah terus", ucap Farhan bahagia melihat Fatimah yang sedang bermain bersama teman teman nya.
Beberapa menit kemudian, ada dua orang badut yang datang ke taman itu. Kedua badut itu sering ke taman tersebut untuk menghibur semua anak anak yang bermain di taman.
"Selamat Pagi anak anak manis!", sapa kedua badut kepada anak anak.
Anak anak yang senang dengan kehadiran kedua badut itu, langsung mengghampiri kedua badut tersebut. Tapi ada satu anak yang takut dengan badut, Fatimah.
"Kakak, takuut", ucap Fatimah kepada sang kakak. Saat ini Fatimah sedang duduk di pangkuan Farhan dan memeluknya.
"Ya Allah, Fatimah takut sama badut ya, badut nya nggak gigit kok, mereka baik", ucap Farhan memeluk Fatimah juga. Farhan sendiri sudah tahu kalau adik kecil nya itu sangat takut dengan badut.
__ADS_1
Saat ini Azizah juga segera menghampiri Fatimah yang ada di pangkuan Farhan setelah membeli minuman. Azizah berfikir bahwa Fatimah pasti kelelahan setelah bermain, jadi dia membeli kan minuman untuk Fatimah, untuk dirinya sendiri, dan juga untuk Farhan.
"Loo,, Fatimah kok nggak,, ", saat Azizah ingin berbicara kepada Fatimah tiba tiba saja ucapannya di potong oleh Farhan.
"Husst,, Fatimah takut sama badut, jadi jangan suruh dia ikut teman teman nya untuk main bersama badut", ucap Farhan memotong ucapan Azizah. Azizah pun langsung terdiam setelah mendengar ucapan Farhan. Dia hampir membuat Fatimah ketakutan.
"Maaf kak, aku nggak tau kalau Fatimah takut sama badut", ucap Azizah meminta maaf.
"Nggak apa apa kok, yang terpenting kamu sudah tau kalau Fatimah takut sama badut", jawab Farhan tersenyum ke Azizah. Azizah lagi lagi tersipu malu karena Farhan tersenyum kepada nya.
*---------------*
Karena hari sudah mulai siang dan cuaca juga mulai panas, Farhan pun segera menagajak Fatimah dan Azizah untuk pulang.
__ADS_1
Karena Fatimah kelelahan selesai bermain, dia pun tertidur di gendongan Farhan, dan Farhan hanya tersenyum dan mengelus pelan kepala Fatimah. Azizah juga sangat senang karena hari ini dia bisa pergi jalan jalan dengan pria yang dia sukai walau hanya keliling kampung. Ini hari bahagia untuk Fatimah dan Azizah.