KAKAK LAKI - LAKI KESAYANGAN

KAKAK LAKI - LAKI KESAYANGAN
BAB 25


__ADS_3

Satu minggu kemudian


Usaha ketiga adiknya Farhan untuk menyembuhkan sang kakak telah membuahkan hasil yang baik. Farhan sekarang sudah sembuh total dan telah kembali sehat.


Ketiga adiknya Farhan sangat senang sekali karena mereka sudah bisa membuatkan kakak mereka sembuh kembali dan sudah tidak terbaring lemah di atas kasur. Farhan sangat bersyukur mempunyai ketiga adik yang sangat sayang pada nya dan mau merawat dia saat sedang sakit.


Pagi ini Farhan sudah bisa menemani Fatimah bermain lagi seperti biasa, dan juga menemami Putri dan Siti yang sedang bersantai di rumah.


Saat sedang bersantai, tiba tiba saja ada yang mengucapkan salam dari luar rumah.


"Assalamu'alaikum"


"Wa'alaikumussalam"


Farhan dan ketiga adiknya pun menjawab salam tersebut, Putri pun segera keluar untuk mengecek siapa yang datang itu.


"Maaf, cari siapa ya?", tanya Putri yang sudah di depan pintu dan bertemu oleh seseorang yang mengucapkan salam tadi.


Ternyata yang bertamu adalah Vina dan Mareta, beberapa hari yang lalu mereka sudah berusaha mencari alamat rumah Farhan dan sekarang mereka berdua sudah menemukannya.


"Maaf, apa benar ini rumahnya Farhan?", tanya Vina canggung.

__ADS_1


"Hmm, iya. Kakak bercadar ini lagi cari kakak saya ya?", tanya balik Putri.


"Iya, Farhan nya ada?", jawab Mareta dan bertanya kembali apakah Farhan ada di rumah.


"Tunggu sebentar ya, kakak berdua silahkan duduk dulu, saya akan buatkan minum dan manggil kakak saya", jawab Putri sambil mempersilahkan Vina dan Mareta duduk di kursi terasnya.


Dengan hati sedikit sungkan, kedua perempuan bercadar itu pun duduk di kursi, sedangkan Putri segera masuk ke dalam untuk membuatkan minum dan memanggilkan Farhan yang sedang di cari oleh dua perempuan bercadar.


"Kak Farhan, ada yang nyariin kakak tuh", ucap Putri perlahan duduk di samping Farhan.


"Siapa, tumben ada yang nyariin kakak pagi pagi gini?", tanya Farhan penasaran siapa yang mencari dirinya.


Karena penasaran siapa yang mencari Farhan, Siti dan Fatimah yang sedang menonton tv, segera mematikan tv dan segera keluar untuk menemui tamu.


Sedangkan Farhan masih duduk dan berfikir siapakah yang mencari dirinya.


"Siapa perempuan bercadar yang mencari aku?", ucap Farhan dalam hati. Setelah berfikir sejenak akhirnya Farhan pun juga ikut keluar untuk menemui tamu nya.


*--------*


Di Teras

__ADS_1


Setelah saling bertemu, Farhan dan kedua perempuan bercadar itu saling bertatapan.


"Astaghfirullah", Farhan pun tiba tiba beristighfar dan menundukkan kepala nya.


"Maaf, kalian cari saya?", tanya Farhan menunduk.


"I,,iya.", jawab canggung Vina.


"Kalian ini siapa ya, dan darimana kalian tahu alamat rumah saya?", tanya Farhan penasaran.


"Mas nya lupa ya, kita pernah bertemu di cafe Amanda, mas nya nggak inget?", tanya balik Mareta.


Saat ini Farhan sedang berfikir keras, siapa yang dia temui di cafe Amanda. Entah ini karena baru sembuh dari sakit atau apa, tiba tiba saja Farhan tidak bisa mengingat kejadian waktu itu.


"Hmm, maaf saya lupa. Saya baru sembuh dari sakit, mungkin saya lupa ingatan sementara.", jawab Farhan grogi.


"Ya Allah, kamu sakit apa Farhan?", tanya cemas Vina.


"Hmm, cuma demam sama pusing kok, tapi sekarang Alhamdulillah sudah sembuh", jawab Farhan


"Alhamdulillah kalo udah sembuh", ucap syukur Vina di sertai anggukan dari Mareta.

__ADS_1


__ADS_2