
Malam ini Siti sangat senang bisa menyetor hafalan Al-Qur'an kepada sang kakak tercinta nya, Farhan tentu nya juga sangat senang dan kagum karena Siti juga ingin menjadi penghafal Al-Qur'an seperti diri nya.
Farhan selalu mendo'a kan yang terbaik untuk ketiga adik adik nya termasuk juga Siti. Karena sangking bersemangat menyetor hafalan kepada kakak nya, Siti yang duduk di dekat Farhan mulai mengantuk dan tertidur di paha sang kakak.
"Ya Allah, Siti pasti kelelahan malam ini. Dia terlalu semangat untuk menyetor hafalan, dia bahkan mau setor hafalan nya hampir 1 juz penuh, tapi akhirnya dia kecapekan dan tertidur di paha ku", ucap Farhan tersenyum melihat Siti yang tertidur di paha nya.
Farhan pun perlahan menaruh Siti di lantai, ia mulai berjongkok lalu perlahan membopong Siti dan segera menidurkan nya di kasur. Setelah membaringkan Siti di kasur nya, Farhan pun menyelimuti adik nya itu. Ia mencium kening Siti sebelum akhirnya keluar dari kamar Siti dan meninggalkan nya untuk beristirahat.
Baru saja Farhan keluar dari kamar nya Siti, ia langsung di peluk oleh adik kecil Fatimah.
"Kakak, ayo tiduur", ucap manja Fatimah yang memeluk kaki Farhan.
"Ya Allah kasian adik kakak, udah ngantuk ya sayang, mau tidur sama kakak ya?", tanya Farhan menggendong Fatimah dan mencium pipi nya.
"Iya kak, Fatimah udah ngantuk. Fatimah mau tidur sama kak Farhan", jawab imut Fatimah memeluk Farhan yang menggendong nya.
"Iya iya sayang ku, ayo kakak temenin tidur. Putri juga tidur ya sayang ku, udah malam lo ini, betah amat nonton tv sampe malam, udah jam setengah sepuluh malam lo ini, mati in tv dan cepet tidur", ucap dan perintah Farhan kepada yang Putri yang masih menonton tv.
Sebelum sang kakak marah kepada nya karena belum segera tidur juga, Putri pun buru buru mematikan tv, menghampiri sang kakak, mencium sang kakak, mengucapkan selamat malam, dan pergi ke kamar.
"Dasar Putri, bisa aja. Pasti takut aku marah sama dia maka nya dia cepet cepet mati in tv nya.", ucap Farhan menggeleng melihat Putri yang buru buru masuk ke kamar.
__ADS_1
Farhan pun mengunci pintu, mematikan lampu, dan segera masuk ke kamar untuk segera istirahat bersama adik kecil nya itu yang sedang ia gendong.
*---------------*
Pagi Hari
Karena hari ini Farhan libur kerja, setelah Shalat Subuh berjama'ah bersama Putri dan Siti, ia kembali menemani Fatimah yang masih tidur.
Sedangkan Putri langsung melakukan aktivitas pagi nya yaitu mencuci pakaian, dan Siti sedang berbaring di kamar nya sambil memainkan hp nya.
"Tadi malam aku ketiduran di paha nya kak Farhan, aku terlalu bersemangat tadi malam sampe ketiduran di paha nya kakak. Dan pasti kakak juga yang gendong aku dan menaruhku di kasur, terima kasih ya kakak ku sayang", ucap Siti senyum senyum sendiri di kamar nya.
Pukul 7:00 WIB
Farhan yang lebih dulu bangun dari pada Fatimah, ia pun perlahan beranjak dari tempat tidur nya dan meninggalkan Fatimah yang masih tertidur pulas.
Farhan pun membuka pintu rumah nya dan mengganjalnya dengan batu yang sering ia gunakan untuk mengganjal pintu. Perlahan Farhan menuju dapur.
Saat di dapur, Farhan mendengar suara air dari kamar mandi. Ia pun menghampiri kamar mandi yang terbuka pintunya untuk mengecek siapa yang ada di kamar mandi.
"Putri", ucap Farhan setelah mengetahui siapa yang berada di kamar mandi.
__ADS_1
"Eh,,kakak. Kakak mau mandi ya, pas banget Putri baru selesai nyuci", jawab Putri buru buru membereskan beberapa ember yang selesai ia gunakan untuk tempat membilas cucian nya.
"Nggak nggak, kakak cuma mau cek siapa yang ada di kamar mandi, ternyata kamu. Kamu udah selesai nyuci?" ucap Farhan
"Iya kak, ini Putri mau langsung jemur pakaiannya", jawab Putri tersenyum dan mengangguk.
Tanpa bicara lagi, Farhan langsung melipat lengan baju muslim panjang nya ke atas lalu mengangakat ember besar yang di penuhi dengan pakaian basah.
"Eh kakak mau apa?", tanya Putri panik melihat sang kakak membawa keluar pakaian basah nya.
"Kakak mau jemur baju nya!", jawab Farhan pendek.
"Ng,, nggak usah kak, biar Putri aja", ucap Putri lagi semakin panik, ia pun langsung menghampiri sang kakak.
"Husst,,kakak mau bantu kamu, emang nya nggak boleh?", tanya Farhan ke Putri yang sudah ada di dekat nya.
"Boleh aja kak,, tapii,, ", jawab Putri belum selesai.
"Udah udah, kamu sebaiknya langsung mandi biar seger, biar kakak yang jemur baju baju nya. Kalo kamu tetep nggak ngebiarin kakak untuk bantu kamu, kakak akan marah sama kamu karena kamu nggak menghargai kebaikan dan bantuan dari kakak", ucap tegas Farhan.
"Aaa,, kakak jangan marah dong, iya iya Putri akan mandi dan kakak boleh kok bantu jemur pakaian nya.", jawab Putri takut dengan ancaman sang kakak. Farhan pun segera keluar lewat pintu belakang untuk segera menjemur pakaian basah nya di samping rumah nya. Dan Putri juga segera untuk mandi pagi dan membersihkan badan nya.
__ADS_1