KAKAK LAKI - LAKI KESAYANGAN

KAKAK LAKI - LAKI KESAYANGAN
BAB 45


__ADS_3

Malam hari setelah Shalat Isya' dan makan malam, Farhan sedang berbaring santai di kamar nya sambil bermain hp. Putri dan Fatimah sedang menonton tv di ruang tamu, dan saat ini Siti sedang menghafalkan Al-Qur'an di dalam kamar nya. Siti tidak pernah bercerita kepada kedua kakak nya bahwa dia belajar menghafalkan Al-Qur'an.


*----------------*


Kamar Farhan


Saat Farhan sedang menonton video you tube di hp nya, tiba tiba saja hp nya mati. Farhan tidak kaget maupun panik karena hp nya mati, dia hanya terdiam sejenak dan mengehala nafas.


"Astaghfirullah, lupa mau cas hp tadi. Ya udah lah cas aja hp nya biar dia istirahat. Pinjem hp nya Putri atau Siti aja deh.", ucap Farhan bangun dari tempat tidur nya. Ia pun segera keluar dari kamar nya dan berniat untuk meminjam salah satu hp milik kedua adik nya.


*-------------*


Ruang Tamu


"Putri, kakak pinjem hp kamu!", ucap Farhan yang dari keluar dari kamar.


Putri pun memalingkan wajah nya dari tv dan sedang melihat ke arah kakak nya, sedangkan Fatimah masih fokus dengan tv tang ia tonton.


"Emangnya hp kakak mana?", tanya Putri penasaran.


"Hp kakak lagi di cas, lupa tadi sore mau cas sekarang mati deh", jawab Farhan. Putri pun hanya mengangguk paham, saat ia ingin memberikan hp milik nya,,


"Kak Farhan,, kakak pinjem hp punya Siti aja!", ucap Siti yang sudah berada di samping Farhan. Karena tidak menyadari kehadiran dari Siti yang ada di samping nya, sontak saja Farhan sangat kaget.

__ADS_1


"Astaghfirullah hal'adzim Siti, jangan ngagetin kakak dong!", ucap Farhan mencubit sebentar pipi imut Siti.


"Aduhh kakak sakiit, iya iya maaf", jawab Siti mengelus pipi yang selesai di cubit oleh Farhan.


"Hei Siti, kakak minjem hp aku bukan hp kamu", sela Putri.


"Siti kan adik nya kak Farhan yang baik, jadi biar Siti aja yang minjemin hp ke kakak", jawab Siti.


"Udah udah, masalah hp aja kok ribut sih. Kakak minjem hp nya Putri aja.", potong Farhan.


"Aaa nggak boleh, kak Farhan harus minjem hp nya Siti", ucap Siti dengan nada sedikit keras dan langsung memeluk erat Farhan.


"Ini anak satu maksa amat sih, kakak kan minjem hp nya Putri bukan hp nya Siti", jawab Farhan memeluk Siti juga.


"Iya nih Siti, kakak kan udah minjem hp ku. Kenapa kamu malah nawarin hp kamu lagi?", lanjut Putri.


"Ya Allah, iya iya Siti sayang ku kakak minjem hp kamu deh. Udaah jangan rengek gitu, malah kayak Fatimah kamu", ucap Farhan menenangkan Siti.


"Ya udaah ayo kakak ke kamar nya Siti", ajak Siti menarik tangan Farhan.


"Iya iya Siti, jangan tarik tarik tangan kakak kayak gini lah", jawab Farhan bingung dengan tingkah laku Siti. Siti tetap saja menggandeng dan menarik tangan sang kakak dan segera membawanya masuk ke dalam kamar nya.


"Dasar Siti, segitu nya amat pengen hp nya di pinjem sama kakak", ucap Putri juga bingung dengan sikap Siti.

__ADS_1


*----------------*


Kamar Siti


"Kita udah di kamar nya Siti lo, lepasin tangan nya kakak dong", ucap Farhan ke Siti.


"Katanya Siti mau minjemin hp nya ke kakak, mana hp kamu?", lanjut tanya Farhan. Siti sejenak belum menjawab pertanyaan dari sang kakak, ia malah mulai memeluk manja sang kakak dan seperti malu malu.


"Ya Allah, adik nya kakak satu ini kenapa sih kok aneh gini malam ini. Meluk kakak manja, terus malu malu gitu, kenapa siih. Siti mau ngomong apa sama kakak?", tanya Farhan semakin bingung dengan sikap Siti.


"Hmm,, kakak. Siti mau minjemin hp nya Siti ke kakak, tapi kakak harus simak hafalan Siti dulu ya?", jawab ragu Siti, sejenak Farhan terdiam mendengar ucapan Siti.


"Ma Sya Allah, Siti adik nya kakak mau hafalin Al-Qur'an?", tanya Farhan kagum.


"Sebenarnya Siti udah lama hafalin nya kak, Siti mau kayak kakak, jadi penghafal Al-Qur'an!", jawab pengakuan dari Siti.


"Ya Allah Siti, kamu diam diam ternyata udah hafalin Al-Qur'an sejak lama ya, kok nggak pernah cerita sih sama kakak?", tanya Farhan semakin kagum dengan pengakuan dari Siti.


"Kakak do'a in semoga kamu bisa jadi ustadzah ya sayang, semoga kamu bisa menjadi wanita shalehah yang suatu saat mengajar di madrasah", do'a Farhan untuk adik nya Siti.


"Terima kasih ya kakak, kakak selalu dukung apa yang Siti lakukan dan kakak selalu mendo'a Jan yang terbaik untuk Siti ", jawab Siti sedikit menangis


"Heei, cuup. Jangan nangis doong, udah malam lo ini. Yuk, kata nya mau hafalan?", ucap Farhan menenangkan Siti.

__ADS_1


Siti pun memeluk lebih erat sang kakak dan membenamkan wajah nya di pelukan sang kakak sambil menangis terharu.


Setelah itu, ia kembali tenang karena Farhan menenangkan nya. Ia pun mulai menyetor hafalan nya kepada sang kakak tercinta.


__ADS_2