KAKAK LAKI - LAKI KESAYANGAN

KAKAK LAKI - LAKI KESAYANGAN
BAB 36


__ADS_3

Setelah beberapa menit berjalan pulang, akhirnya mereka telah sampai di depan rumah Farhan. Azizah pun segera pamit ke Farhan untuk pulang ke rumah nya yang ada di samping rumah Farhan, dan Farhan hanya mengangguk dan tersenyum lagi ke Azizah. Tentu nya Azizah langsung pergi meninggalkan Farhan, dia tidak kuat melihat senyuman dari Farhan.


Farhan sendiri juga langsung masuk ke dalam rumah nya dengan Fatimah yang masih dia gendong. Beberapa saat setelah Farhan masuk, terdengar suara adzan dari masjid. Sudah masuk waktu Shalat Dzuhur.


*-------------*


"Ciee, yang habis jalan jalan sama perempuan", Putri pun langsung menggoda Farhan yang baru saja masuk ke dalam rumah. Siti yang sedang duduk di samping Putri hanya tersenyum licik ke Farhan.


Farhan bukannya malu karena di goda, dia malah memasang wajah dingin tanpa ekspresi ke Putri, Farhan hanya menggeleng kepala dan masuk ke dalam kamar.


"Ih kakak, kapan sih kakak luluh sama perempuan. Habis jalan sama kak Azizah nggak ada wajah bahagia nya gitu", ucap Putri. Putri sedikit kesal kepada kakak nya itu. Hati Farhan memang sedikit keras kepada perempuan kecuali kepada ketiga adiknya, dia memang kurang atau bahkan tidak peka terhadap perempuan kecuali dengan ketiga adiknya.


*----------------*


Setelah masuk ke dalam kamar, Farhan segera membaringkan Fatimah di kasurnya supaya dia bisa lebih nyaman untuk beristirahat. Setelah membaringkan Fatimah dan memastikan supaya Fatimah tidak terbangun, Farhan kembali keluar dari kamar nya.


"Ayo Shalat Dzuhur jama'ah", ucap Farhan yang baru saja keluar dari kamar.

__ADS_1


"Iya kak", jawab Putri dan Siti bersamaan.


Mereka berdua segera ke kamar mandi mengikuti sang kakak untuk mengantri wudhu.


*---------------*


Setelah Shalat Dzuhur berjama'ah, Farhan masuk ke kamar sebentar dan setelah itu keluar kembali dan ikut duduk di sofa bersama kedua adiknya.


"Ini kurma untuk kalian", ucap Farhan memberikan dua kotak kecil kurma.


"Ya Allah, kakak kan suka banget sama kurma. Dari dulu kakak belum pernah makan karma kan, ini kakak beli dimana?", tanya Siti


"Terima kasih kakak", Putri dan Siti segera berterima kasih kepada sang kakak atas kurma tersebut. Mereka berdua langsung membuka kotak kurma itu dan memakan satu buah kurma.


"Kakak mau nggak, kurma nya manis, enak banget", tawar kedua adik Farhan.


"Nggak usah, itu untuk kalian. Kakak tadi beli tiga, yang dua untuk kalian. Ya udah kakak ke kamar dulu", jawab Farhan tersenyum. Saat Farhan baru berdiri,,

__ADS_1


"Kakak tunggu", panggil Putri.


"Ada apa lagi Putri?", tanya Farhan sembari kembali duduk.


"Hmm, Putri mau tanya sama kakak, tapi kakak jangan marah ya", ucap Putri.


"Mau tanya apa sih, tanya aja?", jawab Farhan tersenyum.


"Hmm, Putri penasaran. Kakak kok nggak punya pacar, apakah nggak ada yang sesuai dengan tipe kakak?", tanya Putri. Farhan hanya menghela nafas.


"Kamu tau, kalo pacaran itu harus saling sayang, perhatian, dan saling saling menjaga?", tanya balik Farhan kepada Putri. Putri dengan sedikit ragu mengangguk setuju.


"Kakak, nggak mau berbagi rasa sayang dan perhatian kakak ke kalian bertiga sama perempuan mana pun. Kakak nggak ada niat untuk cari pacar. Kakak cuma sayang dan perhatian sama ketiga adiknya kakak. Putri, Siti dan Fatimah.", jawab Farhan tersenyum ke Putri dan Siti.


Setelah mengucapkan itu, Farhan berdiri dan segera masuk ke kamar nya meninggalkan Putri dan Siti.


Mereka berdua pun terdiam, mereka baru mengetahui kenapa sampai sekarang kakak mereka tidak mempunyai pacar.

__ADS_1


Dan mereka juga baru mengerti kenapa sang kakak melarang mereka untuk jangan berpacaran dulu, karena sang kakak tidak mau kasih sayang dari adik adiknya di bagi juga kepada orang lain.


__ADS_2