
Pagi pukul 8:00 WIB
Pagi ini Farhan dan ketiga adik nya sudah selesai mandi dan telah segar kembali. Saat ini Farhan sedang bersantai di teras rumah sambil meminum secangkir teh jahe yang telah di buatkan oleh Putri, sedangkan Putri sendiri saat ini sedang menemani Fatimah bermain di dalam rumah, dan Siti sedang mencuci piring bekas sarapan pagi tadi.
Walaupun saat ini Putri masih saja kepikiran tentang mimpi nya tadi malam, dia pun berusaha untuk melupakan mimpi tersebut dengan terus bermain bersama Fatimah.
Entah apa yang di pikirkan oleh Farhan, saat ini dia sedang fokus melamun. Bahkan dia tidak menyadari kedatangan Azizah yang sudah berdiri di samping nya.
"Assalamu'alaikum"
Azizah pun mengucapkan salam kepada Farhan, tetapi Farhan tidak merespon karena masih melamun.
"Assalamu'alaikum kak Farhan"
Kali ini Azizah mengucapkan salam dengan suara sedikit keras dan juga sedikit lebih mendekat ke Farhan.
"Wa'alaikumussalam"
Dalam keadaan terkejut, Farhan pun menjawab salam dari Azizah dan setelah itu mengucapkan istighfar dalam hati sambil mengelus dada.
__ADS_1
"Kakak ngalamun apa kok fokus gitu?", tanya Azizah penasaran. Farhan pun hanya menghela nafas setelah sejenak melihat ke Azizah.
"Nggak apa apa kok. Kamu,, Azizah bukan?", tanya balik Farhan melihat kembali ke arah Azizah.
"Iya kak, aku Azizah anak nya pak Adi yang tinggal di sebelah rumah nya kakak", jawab Azizah tersenyum. Farhan pun juga membalas senyuman dari Azizah dan mengangguk.
"Hmm, kamu ada keperlaun apa datang ke sini, ada yang bisa saya bantu?", tanya kembali Farhan.
Azizah tidak menjawab pertanyaan dari Farhan, dia langsung saja memberikan sepiring singkong rebus kepada Farhan.
"Ini singkong rebus untuk kak Farhan", ucap Azizah memberikan singkong rebus.
"Itu juga untuk ketiga adik nya kakak, saling berbagi ya", ucap Azizah.
"Terima kasih ya, lumayan untuk cemilan pagi sambil minum teh", ucap terima kasih Farhan kepada Azizah, dan Azizah hanya tersenyum bahagia. Farhan pun meletakkan singkong itu di meja kecil yang ada di teras nya. Tak lupa juga Farhan mempersilahkan Azizah untuk duduk di kursi yang ada di sebelah nya, dengan senang hati Azizah pun segera duduk.
"Putri!", panggil Farhan dari teras. Dengan segera Putri pun langsung bergegas keluar menghampiri Farhan.
"Eh, ada kak Azizah", ucap Putri yang sudah berada di dekat sang kakak. Azizah pun hanya tersenyum kepada Putri.
__ADS_1
"Kakak ada apa manggil Putri?", tanya Putri ke Farhan.
"Ini ada singkong rebus dari Azizah, kamu bawa masuk dan kamu makan bareng aja sama kedua adik mu", ucap Farhan memberikan sepiring singkong rebus yang ada di atas meja.
"Terima kasih ya kak Azizah", Putri juga segera mengucapkan terima kasih kepada Azizah atas singkong rebus tersebut, tetap saja Azizah membalas nya dengan senyuman manis.
"Kak Farhan nggak ambil singkong rebus nya untuk cemilan?", tanya Putri sebelum masuk ke dalam.
"Udah, sana masuk", jawab Farhan sambil mengambil satu singkong rebus tersebut. Dan Putri pun segera masuk ke dalam.
"Oh iya kak, kak Farhan kok tau kalo nama ku Azizah, padahal kan kita belum kenalan", ucap Azizah memulai pembicaraan.
"Putri yang kasih tau ke aku kalo nama mu Azizah, karena kamu sudah tau nama ku dan aku juga sudah tau nama ku, maka aku anggap kita sudah saling kenal", jawab Farhan
"Kak Farhan dingin banget ya sama perempuan, masa ngobrol sama aku nggak liat ke aku dan tanpa ekspresi", ucap Azizah.
Tiba tiba saja Farhan tersenyum dan masih tidak melihat ke Azizah yang ada di samping nya, Azizah yang melihat Farhan tersenyum langsung merasa deg degan dan jadi grogi.
"Ma Sya Allah, senyuman nya kak Farhan membuatku berdebar debar", ucap Azizah dalam hati sambil melihat ke Farhan.
__ADS_1
"Kenapa setiap perempuan yang baru kenal sama aku selalu memanggil ku kakak kalo nggak ya mas?", tanya Farhan dalam hati.