
Sore hari jam setengah 4
Farhan sedang menunggu kepulangan adik kecil nya di teras rumah, seperti biasa ia juga sambil meminum teh favorit nya yang telah di buatkan oleh Putri.
Tak berapa lama, dari jauh terlihat perempuan bercadar yang sedang menggendong anak perempuan perlahan berjalan menuju rumah Farhan. Perempuan bercadar itu tak lain adalah Vina yang sedang menggendong Fatimah.
"Assalamu'alaikum" ucap salam Vina dan Fatimah setelah sampai di depan rumah.
"Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh", jawab Farhan tersenyum ramah. Vina dengan perlahan menurunkan Fatimah yang dari tadi ia gendong dalam perjalanan menuju rumah.
Fatimah juga langsung berlari menghampiri kakak laki laki nya itu, ia langsung memeluk kaki Farhan dengan manja. Farhan hanya tersenyum melihat sikap Fatimah yang mulai manja kepada diri nya. Farhan langsung saja mengangkat Fatimah dan mendudukkan nya di pangkuan nya, tentu nya Fatimah langsung memeluk manja sang kakak setelah di pangku.
"Kakak, Fatimah kangen", ucap manja Fatimah.
__ADS_1
"Kangen?, padahal nggak ada satu hari ketemu sama kakak masa kangen sih?", tanya Farhan meladeni sikap manja Fatimah.
"Iya, Fatimah kangen banget sama kak Farhan", jawab imut Fatimah, Farhan hanya membalas nya dengan ciuman.
"Terima kasih ya ukhty udah mau ngajak adik kecil saya ini main ke pondok, tadi Fatimah nggak nakal kan di sana?", ucap terima kasih Farhan sekaligus bertanya ke Vina.
"Iya mas Farhan sama sama. Fatimah nggak nakal sama sekali kok, dia selalu sama saya tadi. Temen temen saya juga pada suka sama Fatimah, Fatimah anak nya baik, ceria, penurut, dan nggak nakal. Ayah dan ibu saya juga suka sama Fatimah, tadi malah minta Fatimah untuk tinggal di pondok, tapi Fatimah nggak mau, mau pulang ketemu kakak nya", jawab panjang lebar Vina.
"Alhamdulillah kalo adik saya nggak nakal, dan syukur kalau banyak yang menyukai adik saya", ucap Farhan.
"Hmm,, sepertinya lain kali aja deh ukhty, terima kasih. Saya nggak terbiasa ke pondok, lagian ada keperluan apa kedua orang tua ukhty mau ketemu sama saya?", jawab sekaligus tanya balik Farhan.
"Ayah sama ibu saya mau menyambung silaturahim sama mas", jawab Vina
__ADS_1
"Baiklah, kalau ada waktu saya akan sempatkan diri untuk main ke pondok nya ukhty", ucap Farhan
"Iya mas, saya tunggu kedatangan nya mas Farhan. Dan ini alamat pondok nya", jawab Vina senang dan memberikan kertas kecil. Farhan pun perlahan menerima kertas tersebut yang tertulis alamat pondok pesantren.
"Ya sudah mas, saya pamit dulu. Assalamu'alaikum", ucap Vina pamit pulang.
"Iya ukhty, sekali lagi terima kasih sudah mau ngajak Fatimah main ke pondok. Dan Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh", jawab Farhan tersenyum. Vina pun membalas senyuman dari Farhan di balik cadar nya lalu perlahan berjalan pulang.
"Kakak, tadi di pondok banyak kakak bercadar", ucap Fatimah yang masih memeluk manja sang kakak.
"Iya kah, Fatimah tadi ngapain aja di pondok?", tanya Farhan.
"Tadi Fatimah ngaji bareng kak sama kakak kakak bercadar, terus habis itu shalawatan bareng, suara kakak kakak nya bagus banget waktu shalawatan.", jawab Fatimah menceritakan kegiatan nya di pondok tadi.
__ADS_1
"Ma Sya Allah, pinter nya adik kakak ikut ngaji sama shalawatan.", ucap Farhan mencium pipi Fatimah, Fatimah dengan semangat juga membalas ciuman dari kakak laki laki kesayangan nya itu.