KAKAK LAKI - LAKI KESAYANGAN

KAKAK LAKI - LAKI KESAYANGAN
BAB 53


__ADS_3

"Fatimah mana kak?", tanya Putri yang baru keluar dari dapur.


"Fatimah ikut ukhty bercadar main ke pondok", jawab Farhan yang duduk santai di teras.


"Beneran kakak izinin Fatimah main keluar?", tanya Putri


"Iya, kakak yakin ukhty bercadar pasti bisa amanah dalam menjaga Fatimah", jawab Farhan dengan tenang.


"Putri, ambilin hp kakak di kamar, di bawah bantal!", perintah Farhan.


"Iya kakak sayang", jawab Putri masuk ke dalam.


Tak berapa lama Putri masuk, ia pun kembali keluar dengan membawa hp milik sang kakak. Putri pun langsung memberikan hp itu ke Farhan.


"Terima kasih", ucap Farhan. Putri hanya membalas dengan anggukan dan senyuman lalu kembali masuk ke dalam.


Farhan pun langsung menghidupkan hp nya, dan baru saja ia masuk ke wa nya, ia mendapat chat dari nomor misterius lagi.


Nomor misterius itu hanya memberikan sebuah pesan terdiri dari dua kata 'Balas Dendam'.


Melihat pesan tersebut, Farhan tiba tiba terdiam dan teringat akan sesuatu, ia pun merespon pesan tersebut.


\*-----------------\*

__ADS_1



Isi Chat


08***** : Balas Dendam


Farhan : Apa maksud mu, siapa diri mu, dapat nomor saya darimana?


08***** : Kau tidak perlu tau siapa aku Farhan. Jangan berfikir untuk mengganti nomor mu, karena aku adalah seorang hacker jadi mudah saja aku menemukan nomor mu!


Farhan : Saya tidak mengganggu mu, kenapa kamu mengganggu ku dan memberikan pesan aneh itu, apa mau mu?


08***** : pergilah ke cafe tersembunyi yang lokasi nya ada di belakang cafe bahagia. Jika kau tidak datang, jangan salahkan aku jika terus mengganggu mu dan ketiga adik mu..


...*-----------------*...


...chat berakhir...


Setelah chat berakhir, Farhan sedikit panik karena ada seorang hacker yang mengetahui identitas nya dan ketiga adik nya.


"Aku tidak akan membiarkan orang itu menganggu ketiga adik ku. Sebaiknya aku menemui orang itu", ucap Farhan langsung berdiri dan masuk ke dalam.


Farhan berniat untuk pamit dulu kepada kedua adik nya supaya tidak mencari nya saat keluar nanti. Farhan mencari kedua adik nya di ruang tamu tidak ada, Farhan pun mencari ke kamar Siti yang setahu nya Siti ada di dalam kamar. Tapi tetap tidak menemukan adik nya itu.

__ADS_1


Farhan juga mencari ke kamar Putri juga tidak menemukan adiknya, ia pun langsung pergi ke dapur.


Benar saja, di dapur Farhan mendapati kedua adiknya sedang asik memakan udang yang di bawa oleh Vina tadi.


"Dasar kalian berdua, kakak nyari kalian di kamar nggak ada, tau nya di sini lagi asik asik makan lagi pake udang", ucap Farhan kepada kedua adiknya.


"Hehe,, maaf kak, udang yang di buat kak Vina enak banget, kak Farhan mau?", ucap dan tawar Putri.


"Nggak usah, kalian aja yang habisin. Oh iya kakak mau keluar sebentar, mau ketemu temen", ucap Farhan.


"Temen atau perempuan kak?", tanya dan goda Siti. Farhan hanya diam sejenak dan melihati Siti dengan tatapan sedikit ingin marah.


"Ma maaf kak", ucap Siti meminta maaf ke Farhan dan langsung menunduk karena takut. Farhan hanya menghela nafas.


"Assalamu'alaikum", ucap salam Farhan pergi dari dapur.


"Wa'alaikumussalam", jawab kedua adik Farhan.


"Emang enak di tatap gitu sama kakak?", goda Putri ke Siti.


"Mana Siti tau kalo kak Farhan tambah sensitif gitu kalo di bercanda in tentang perempuan. Tatapan kak Farhan juga tambah galak kalo bicara soal perempuan", jawab Siti masih takut membayangkan tatapan seram sang kakak.


Dari dapur terdengar suara motor yang sedang dipanas kan. Lalu perlahan suara motor tersebut di gas dan mulai menjauh dan tidak terdengar lagi. Farhan telah pergi meninggalkan rumah dengan motor nya.

__ADS_1


__ADS_2