
*-------------*
Sudah satu jam sejak Farhan pergi menggunakan motor nya bersama Fatimah, saat ini Putri dan Siti sedang duduk di sofa ruang tamu dalam keadaan diam tanpa ada obrolan, mereka berdua masih bersedih dan berfikir bagaimana cara meminta maaf kepada sang kakak.
"Kak Putri, kakak ada cara nggak gimana cara nya minta maaf sama kak Farhan?", tanya Siti memulai obrolan. Bukan nya menjawab pertanyaan dari Siti, Putri malah menggeleng kepala mengartikan tidak tau ada cara apa untuk meminta maaf kepada sang kakak.
Mereka berdua sudah berusaha melakukan sesuatu yang bisa membuat sang kakak senang. Tapi sang kakak masih tidak memperdulikan sikap baik mereka berdua.
"Assalamu'alaikum"
Di saat Putri dan Siti masih bersedih, tiba tiba ada yang mengucapkan salam.
"Wa'alaikumussalam"
Karena menjawab salam hukum nya wajib, maka mereka berdua langsung menjawab salam tersebut. Putri pun segera beranjak dari sofa dan segera mengecek siapa kah yang datang bertamu.
"Eh, ternyata kak Vina yang datang, udah lama kakak nggak main ke sini!", ucap Putri setelah mengetahui yang datang bertamu adalah Vina.
"Iya Putri, belakangan ini kakak lagi sibuk ngurus anak anak pondok yang belajar khadroh", jawab ramah Vina, setelah itu mereka berdua pun saling berjabat tangan sebentar lalu Putri mempersilahkan Vina untuk masuk ke dalam.
__ADS_1
*------------*
Saat sudah di dalam, Siti juga bersalaman dengan Vina dan mempersilahkan Vina untuk duduk di samping nya.
"Silahkan kak Vina ngobrol dulu sama Siti, biar Putri buatin minum dulu", ucap Putri ramah. Vina pun hanya tersenyum dan mengangguk, lalu Putri langsung pergi ke dapur untuk segera membuatkan minuman untuk Vina sebagai tamu nya.
"Gimana kabar kamu Siti?", tanya Vina memulai pembicaraan.
"Alhamdulillah sehat kak, bukan cuma Siti aja, kak Farhan, kak Putri dan Fatimah semua nya sehat", jawab Siti ramah.
"Alhamdulillah kalo kabar kalian semua sehat dan baik baik aja", ucap Vina.
Dan tak berapa lama, Putri telah keluar dari dapur sambil sambil membawa secangkir teh. Putri pun perlahan menaruh teh tersebut di meja serta mendekatkan teh nya kepada Vina.
Sejenak Vina mulai melihat seisi ruang tamu,,
"Hmm, mas Farhan sama Fatimah ke mana, kok sepi?", tanya Vina setelah beberapa saat melihat seisi ruang tamu.
"Huff,, kakak sama Fatimah lagi keluar, nggak tau kemana?", jawab Putri langsung memasang wajah sedih setelah menjawab pertanyaan dari Vina.
__ADS_1
"Terus,,kenapa kamu kayak sedih gitu Putri, Siti juga dari tadi nggak ada semangat nya, kalian kenapa?", tanya Vina penasaran melihat Putri dan Siti yang dari tadi bersedih.
Sejenak, Putri dan Siti saling pandang satu sama lain,,
"Jadi gini kak cerita nya", jawab Putri mulai bercerita.
Putri pun mulai menceritakan kejadian kemarin yang menyebabkan mereka bersedih, Siti juga ikut menceritakan dan menjelaskan semua nya panjang lebar.
*--------------*
Beberapa menit kemudian
"Astaghfirullah hal'adzim. Kalian gimana sih, masa sama adik sendiri lupa, malah di tinggal sendirian di rumah. Syukur mas Farhan pulang duluan, kalo nggak gimana?", ucap Vina setelah mendengar cerita dari Putri dan Siti.
"Iya kak, kita berdua benar benar lupa kalo waktu itu Fatimah masih tidur di kamar. Karena semua pekerjaan rumah sudah selesai, jadi kita berdua pergi keluar deh", jawab Putri merasa bersalah.
"Kak Vina, tolongin kita berdua ya,, kita berdua udah berusaha melakukan sesuatu untuk bujuk kak Farhan, tapi kakak nggak peduli sama kita", bujuk Siti meminta tolong ke Vina.
Vina pun langsung terdiam dan berfikir...
__ADS_1
"Hmm,, In Sya Allah kakak akan bantu kalian untuk ngomong sama mas Farhan, tapi kalian harus janji nggak ngelakuin hal itu lagi", ucap Vina menyanggupi permintaan dari Siti dan Putri.
"Iya kak, kita janji!", jawab Putri dan Siti senang karena Vina mau membantu mereka untuk membujuk sang kakak.