
Selama sang kakak masih mandi, ketiga adiknya Farhan menunggu nya di meja makan. Putri dan Siti duduk sambil terus menunduk di meja makan, sedangkan Fatimah dengan senang nya bermain dengan boneka beruang nya sambil duduk di kursi meja makan.
Tak berapa lama, Farhan pun telah selesai mandi dan sudah keluar dari kamar mandi. Tanpa melihat ke arah adik adik nya yang dari tadi duduk di kursi meja makan, Farhan langsung menuju kamar nya untuk segera memakai pakaian nya.
Dengan senang hati, Putri dengan cepat langsung menyendokkan beberapa centong nasi ke piring, ia bermaksud menyuguhkan nya untuk sang kakak. Tak hanya untuk sang kakak, Putri juga mengambilkan nasi untuk kedua adik nya
*-----------*
Beberapa menit kemudian, Farhan telah keluar dari kamar nya dengan pakaian rapi, baju koko muslim panjang serta peci hitam nya. Farhan pun segera menuju dapur untuk ikut ketiga adik nya sarapan pagi.
Di dapur, Farhan langsung saja ikut ketiga adik nya duduk di meja makan. Farhan memperhatikan semua nasi yang sudah di suguhkan di atas piring di atas meja, ia hanya tersenyum.
Tanpa basa basi, langsung saja Putri memberikan lauk ke piring sang kakak dengan masakan yang telah ia buat, ia juga sudah menuangkan air minum ke gelas sang kakak dengan ramah.
__ADS_1
"Silahkan di makan kak, ini masakan buatan nya kak Putri, enak banget. Apalagi ada makanan kesukaan kak Farhan", ucap Siti segera menawarkan sang kakak untuk makan, Siti berusaha untuk membuat sang kakak kembali tersenyum kepada nya.
Tapi Farhan masih saja tidak menggubris sikap baik kedua adik nya itu, Farhan masih menyikapi dingin kedua adik nya.
Farhan pun langsung menyuapkan nasi ke mulut nya dan mulai memakan makanan nya, ketiga adik nya Farhan pun juga segera ikut menyantap makanan mereka.
Walau Putri dan Siti sudah berusaha untuk menyenangkan sang kakak, tapi tetap saja suasana di meja makan masih sangat canggung untuk Putri dan Siti, tidak seperti biasa nya. Putri dan Siti melihat sang kakak yang hanya fokus menyantap makanan nya tanpa sedikit pun melihat ke arah mereka berdua. Mau bagaimana lagi, Putri dan Siti sendiri juga tidak berani mengajak bicara sang kakak yang mereka rasa sang kakak masih marah dengan mereka berdua. Mereka berempat pun segera menghabiskan makanan nya.
*------------*
Beberapa menit kemudian
"Udah kak, biar Siti aja yang beresin, kakak tinggal santai aja", ucap Siti sembari membereskan piring kotor dan membawa nya ke tempat cucian piring. Di dalam hati, Farhan hanya tersenyum melihat sikap kedua adik nya itu yang dari tadi berusaha untuk menyenangkan nya. Tapi untuk saat ini, Farhan masih berusaha menguji kesabaran dan sikap selanjutnya dari kedua adiknya itu.
__ADS_1
"Habis ini kakak mau keluar", tiba tiba Farhan memulai pembicaraan di suasana canggung itu.
"Ka kakak mau pergi kemana, hmm kakak baru mau berangkat kerja ya, nggak kayak biasa nya kakak berangkat kerja nya siang?", tanya Putri.
"Nggak usah banyak tanya?", balas Farhan dingin, tiba tiba saja Putri langsung menunduk takut.
"Fatimah mau ikut kakak nggak?", tanya Farhan ke adik kecil nya.
"Mau kak, Fatimah mau ikut kakak", jawab Fatimah semangat. Fatimah langsung turun dari kursi dan segera menghampiri kakak laki laki nya.
Farhan hanya tersenyum, ia juga langsung berdiri dan segera menggendong Fatimah menuju ruang depan.
"Huff,, rasa nya nggak enak ya kalo di diemin sama kakak", ucap Putri menghela nafas.
__ADS_1
"Iya kak, di diemin sama kak Farhan emang nggak enak rasa nya, Siti udah pernah ngalamin", Jawa Siti bersedih.