Keisya Dan Nathan

Keisya Dan Nathan
Interogasi


__ADS_3

Keisya tak bisa menutupi rasa kagetnya ketika motor Nathan memasuki halaman depan rumahnya. Di halaman depan rumahnya sudah terparkir dengan rapi mobil ayahnya


“lah katanya pulangnya besok,kok sekarang ayah udah ada di rumah sih” batin Keisya “aduh mampus gue, gue harus gimana nih”


“kenapa? Muka kamu ko tiba-tiba jadi aneh begitu “ Nathan heran


Belum sempat Keisya menjawab pertanyaan dari Nathan, tiba-tiba pintu depan rumahnya dibuka oleh seseorang dan ayahnya tampak keluar dari balik pintu tersebut. Awalnya ayahnya tampak tersenyum pada Keisya tapi setelah itu ia menatap tajam ke arah Nathan. Dengan dag dig dug Keisya berjalan menghampiri ayahnya lalu mencium tangan kanan ayahnya, Nathan pun melakukan hal yang sama.


“Selamat sore om” sapa Nathan dengan ramah


“sore” ayah Keisya membalas dengan ketus plus muka yang sangar


“Maaf ya om saya sedikit telat nganterin Keisya”


“emang kamu abis bawa anak saya kemana?” tanya ayah Keisya penuh selidik, Nathan dan Keisya saling berpandangan sesaat. Dengan ragu Keisya mengangguk pelan


“maen om”


“ya iya maennya kemana?” ayah Keisya masih melihat Nathan dengan tatapan penuh selidik


“ke toko buku, makan sama nonton om” jawab Nathan pelan


“bisa kita bicara berdua?”

__ADS_1


“i iya om”


“kamu masuk dulu Kei”perintah ayahnya, dengan terpaksa Keisya mengangguk lalu masuk ke dalam rumahnya “duduk “ perintah ayah Keisya ketika Keisya menutup pintu depan rumahnya, Nathan mengangguk lalu duduk di salah satu kursi yang ada di dekatnya “nama kamu siapa?”


“Nathan om” jawab Nathan cepat


“ada hubungan apa kamu sama anak saya?” Nathan diam “kenapa diem?”


“sa saya” Ayahnya Keisya masih terlihat menunggu “saya pacarnya Keisya om” mendengar pengakuan dari Nathan barusan ayahnya Keisya tak bisa menutupi rasa terkejutnya


“kalian masih kecil,belum saatnya untuk pacaran “ Nathan melihat ke arah ayahnya Keisya


“tapi saya bener-bener sayang sama Keisya om” ucap Nathan bersungguh-sungguh “saya janji saya ga akan nyakitin hati Keisya “


“om bisa lakuin apapun yang om mau sama saya “ ayahnya Keisya tampak tak percaya dengan omongan Nathan “saya serius om” lanjut Nathan “saya mohon om kasih kesempatan sama saya buat buktiin sama om kalo saya tu bener-bener serius sayang sama Keisya “


Ayahnya Keisya tampak berfikir, ia memang terkejut dengan pengakuan yang keluar dari mulut Nathan. Jujur sebetulnya ia juga enggan memberikan izin kepada Keisya dan Nathan untuk berpacaran, selain karena ia berfikir bahwa Keisya masih terlalu kecil ia juga takut Nathan malah menyakiti hati putri semata wayangnya. Putri yang slalu ia jaga dan begitu ia sayangi melebihi apapun.


“Apakah putriku juga mencintaimu?” entah bagaimana, pertanyaan itu tiba-tiba lolos dari mulut ayahnya Keisya


“kalo Keisya ga cinta sama saya, buat apa Keisya nerima cinta saya om” dalam hati ayahnya Keisya membenarkan perkataan Nathan, meskipun Keisya tomboy tapi ayahnya yakin Keisya tak mempunyai pengalaman dalam hal percintaan. Tiba-tiba terbesit ide untuk terus menyudutkan laki-laki muda yang ada di hadapannya.


“gimana kalo ternyata anak saya nerima cinta kamu hanya karena ia kasihan sama kamu?” Tanya ayahnya Keisya sambil tersenyum sinis

__ADS_1


“saya yakin Keisya ga sejahat itu om “ jawab Nathan setelah hampir satu menit ia diam “saya mohon om, kasih kesempatan sama saya buat buktiin sama om kalo saya tu bener-bener serius sayang sama Keisya dan saya janji kalo saya ga akan nyakitin hati Keisya “ ucap Nathan dengan sungguh-sungguh, setelah ia baik ayahnya Keisya atau pun Nathan tampak sama-sama diam mereka sibuk dengan pikirannya masing-masing


“oke saya akan kasih izin sama kamu “ ucap ayahnya Keisya setelah sekian lama diam


“makasih om “ Nathan tak dapat menyembunyikan perasaan bahagianya


“tapi “ ayahnya Keisya menggantung lagi omongannya, Nathan masih setia menunggu kelanjutan dari omongan ayahnya Keisya “kalo kamu sampe berani nyakitin hati anak saya,walaupun itu Cuma sedikit tapi saya akan kejar kamu walaupun kamu lari ke ujung dunia sekalipun” ancam ayahnya Keisya


“om bisa pegang janji saya “


“dan satu lagi saya harap hubungan kalian tidak mengganggu aktivitas belajar kalian, apalagi yang saya tau beberapa bulan kedepan kalian akan menjalani ujian nasional “Nathan mengangguk mengerti “saya juga ingin kalian lulus dengan nilai-nilai yang membanggakan “


“iya om” ayahnya Keisya mengangguk


“Yaudah pulang kamu sana, ini udah sore. Sebentar lagi magrib” kata ayahnya Keisya jutek,


Nathan melihat ke arah jam yang melingkar di tangan kanannya. Benar apa yang dikatakan ayahnya Keisya ternyata sekarang sudah jam enam kurang dua puluh menit, Nathan bangun dari duduknya tapi baru satu langkah ia melangkahkan kakinya tiba-tiba ia teringat sesuatu


“o iya om”


“apalagi?” belum sempat Nathan melanjutkan perkataannya,ayahnya Keisha sudah memotong


“kalo om ngizinin, boleh ga kalo mulai besok pagi saya antar jemput Keisya?” tanya Nathan

__ADS_1


Tiba-tiba sebuah pemikiran datang ke otaknya, Ia berfikir ga ada salahnya Keisya di antar jemput siapa tau dengan begini Keisya tidak akan kesiangan lagi “yaudah tapi usahakan jangan sampe ketinggalan apalagi kalo Keisya kamu ajak bolos “ Nathan mengangguk, setelah itu Nathan pamit


__ADS_2