Keisya Dan Nathan

Keisya Dan Nathan
Penjelasan Mikha


__ADS_3

Sesampainya di parkiran, Nathan langsung membuka pintu mobilnya


“Ayo masuk” Keisya heran


“Emang kita mau kemana?”


“kan tadi aku udah bilang, aku bakalan jelasin semuanya sama kamu biar kamu ga salah faham terus sama aku “


“kalo kamu emang mau jelasin, ya tinggal jelasin aja disini. Ngapain juga harus masuk ke dalem mobil segala “


“udah masuk aja, aku ga akan jelasin disini “


“yaudah kalo gitu kamu tinggal bilang aja sekarang kamu mau jelasin di mana, nanti aku nyusul ke tempat yang kamu mau “


“ga mau “kali ini Nathan berkata dengan mode ketus “aku mau kamu brangkat ke sananya bareng sama aku dan aku ga nerima bantahan dalam bentuk apapun “


“kamu lupa ya, aku kan bawa motor sendiri hari ini “


“tinggalin aja motornya disini “


“tinggalin tinggalin itu kan motor orang bukan punya aku,kalo sampe ilang gimana? Emang nya kamu mau ganti rugi“ cerocos Keisya


“emang nya kamu bawa motor siapa gitu? “


“bi Wati “ Nathan tampak berfikir


“yaudah kamu masuk aja dulu ke dalem mobil “ perintah Nathan, Keisya nurut. Setelah itu Nathan terlihat mengeluarkan ponselnya lalu menghubungi seseorang.


“Halo bro, lo dimana?” sapa Nathan ketika telpon 0tersambung


“Gue di warung si emak, ada apa emang?“ ternyata Nathan menghubungi Diki


“Hari ini lo ga bawa kendaraan kan?” Nathan memastikan


“iya, hari ini mobil gue di pinjem Sella. Katanya dia mau ngejenguk gurunya di rumah sakit, eh Ngomong-ngomong ngapain lo nanya-nanya hari ini gue bawa kendaraan apa ga?“


“gue mau minta tolong sama lo, boleh ga?”


“boleh aja, kalo gue bisa pasti gue bantuin “


“hari ini lo sama Aufar anterin motornya Keisya ke rumahnya ya, soalnya gue ada sedikit urusan sama Keisya “ Diki tampak berfikir

__ADS_1


“tunggu bentar, gue bilang ke Aufar nya dulu ya” Nathan mengangguk, setelah itu terdengar suara Diki dan Aufar di balik telpon “kata Aufar oke bro, kita ketemu di warung si emak ya”


“oke, gue meluncur ke sana sekarang “ Nathan mematikan sambungan telponnya


Sesampainya di warung si emak, ternyata Diki sudah menunggu mereka di depan warung si emak. Tanpa menunggu lama Nathan langsung memberikan kunci motor tersebut pada Diki.


“nanti alamat rumahnya gue kirim lewat WA ya” Diki mengangguk “makasih ya, lo emang sobat gue yang paling pengertian “ puji Nathan


“baru sadar bukan lo”


“Oke, gue brangkat dulu ya” Diki mengangguk “kalo bisa motornya anterin sekarang juga “


“siapppp”


Di tengah perjalanan


“Kabarin bi Wati, kalo Diki yang bakal anterin motornya “ ucap Nathan memecah keheningan, Keisya hanya mengangguk pelan


***


Mobil Nathan berhenti di depan sebuah rumah yang sangat besar, Nathan turun lebih dulu setelah itu ia membukakan pintu untuk Keisya


“ini rumah siapa?” Keisya penasaran


Nathan menggenggam salah satu tangan Keisya, sesampainya di dalam Keisya dikejutkan dengan sosok wanita yang sedang asyik membolak-balikan majalah yang ada di tangannya


“Mikha” batin Keisya “ngapain dia disini “


Mendengar suara langkah kaki, Mikha segera menghentikan aktivitasnya. Ia segera melihat ke arah pintu masuk, wajahnya begitu bahagia ketika melihat Nathan dan Keisya ada di sana. Tanpa basa-basi ia segera berlari ke arah Nathan dan memeluk nya dengan bahagia.


“Akhirnya kakak datang juga” ucap Mikha dengan manjanya, Keisya hanya diam saja sambil terus melihat adegan yang ada di depannya


“jadi gue disuru ikut kesini supaya gue bisa ngeliat adegan romantis ini “ gerutu Keisya “mengagumkan” Keisya tersenyum sinis


“Mikha “ ucap Nathan pelan, Mikha hanya tersenyum “duduk Kei” Keisya diam saja “honey” dengan lembut Nathan menyentuh tangan Keisya, akhirnya Keisya pun nurut “o iya Mikha suru si bibi bikinin es jeruk dua jangan lupa cemilannya juga “ Mikha mengangguk, lalu pergi meninggalkan Nathan dan Keisya


Keisya melihat ke sekelilingnya. Disana terlihat beberapa foto Nathan dan juga foto Nathan bersama mamanya juga seorang pria yang Keisya yakini sebagai papanya Nathan.


“jadi ini rumahnya Nathan “


“kok diem aja? “

__ADS_1


“cepetan deh, kamu mau jelasin apa sih sebenernya “ kata Keisya dengan ketus


“ya ampun ketus banget sih kamu, tapi ga apa-apa sih walaupun kamu ketus aku tetep cinta kok” kata Nathan sambil mencubit gemas salah satu pipi Keisya, Keisya makin cemberut


Tak lama kemudian Mikha datang dan langsung duduk di tempat yang ia duduki sebelumnya


“jadi gini Kei, sebetulnya Mikha ini bukan pacar aku “ Nathan membuka omongan


“kalo dia emang bukan pacar kamu, kenapa kemarin dia bilang kalo dia itu pacar kamu “ dengan cepat Keisya memotong omongan Nathan


“kak Keisya maaf ya, kemarin aku boong sama kak Keisya “ Mikha menampilkan wajah berdosanya, Keisya melihat ke arah Mikha “aku itu sebetulnya adik sepupunya kak Nathan “


“iya, jadi Mikha ini anak adiknya mamah aku. Dia lagi liburan disini “ jelas Nathan, tapi Keisya terlihat masih belum percaya “kemarin itu mamah nyuru aku buat ajak Mikha jalan-jalan, dan kemarin ponsel aku ketinggalan mangkanya aku ga ngasih kabar ke kamu “


“beneran? “


“ Iyalah kak, lagian walaupun seandainya aku bukan sepupu nya kak Nathan aku juga males kalo harus suka sama kak Nathan “


“yakin kamu gak akan tergoda sama kakak yang gantengnya kebangetan ini “


“iyalah, lagian aku juga udah punya pacar yang jauh lebih ganteng dari kakak” Mikha mengeluarkan ponselnya “nih liat ganteng banget kan” Mikha memperlihatkan foto dirinya bersama seorang laki-laki yang sedang tersenyum bahagia


“jangan pacaran dulu kamu tuh masih kecil“ Nathan menjewer telinga Mikha


“Sakit kakak” Mikha mengelus telinga yang tadi di jewer Nathan “lagian aku kan bukan anak kecil lagi, aku tuh udah gede aku udah SMA sekarang”


“kalo udah gede, kenapa masih aja manja “ Nathan protes


“kakak nyebelin banget sih” Nathan tertawa, lalu mengacak-acak rambut Mikha “kakak rambut aku jadi berantakan kan, udah ah diem “ Mikha kesal “lagian ada kak Keisya tuh, nanti kak Keisya salah faham lagi sama aku “ Nathan menghentikan aktivitas nya


“emang kamu bakalan marah lagi honey? “ Nathan memastikan, Keisya tersenyum sambil menggeleng pelan “tuh kamu lihat kan, kakak ipar kamu ga akan marah lagi “ kata Nathan dengan bahagia, setelah itu Nathan menggelitik perut Mikha sehingga membuat Mikha tertawa sampai mengeluarkan air mata


“kak Nathan udah kak, ampun “ ucap Mikha di sela-sela tawanya


“Minta ampun nya yang bener”


“iyaaaa, kak Nathan kakak nya Mikha yang paling ganteng dan keren se kolong langit. Ampunin Mikha ya” Mikha berbicara dengan mode lebay


“apaan, ga kedengeran “ setelah itu Mikha mengulangi perkataan nya yang tadi ia ucapkan tentu saja sambil mengencangkan volume


“gitu dong, itu baru namanya adik yang baik” Nathan terlihat bahagia

__ADS_1


“Kak Nathan emang ganteng, tapi kadar kegantengan Edward jauh diatas kakak “ ucap Mikha sambil tertawa bahagia lalu berlari ke arah kamarnya


__ADS_2