Keisya Dan Nathan

Keisya Dan Nathan
Mikha


__ADS_3

Untuk yang kesekian kalinya Keisya melihat ke arah ponselnya tapi masih saja sama seperti yang sebelumnya, tidak ada kabar dari Nathan. Jangankan mengiriminya kabar, pesan Keisya saja belum ada satu pun yang di balas oleh Nathan.


“Tu orang kemana sih, tumben banget ngilang gitu aja” gerutu Keisya dengan wajah kesal


Keisya turun dari tempat tidur lalu berjalan ke arah rak buku dan mengambil salah satu komik yang ada di rak bukunya, ia memutuskan untuk membaca komik siapa tau bisa menghilangkan rasa kesalnya.


Ketika Keisya sedang asyik dengan komiknya, tiba-tiba ponselnya berdering. Dengan cepat ia segera mengambil ponselnya dan ia begitu yakin bahwa yang menghubungi nya adalah Nathan, tapi prediksinya salah yang menghubungi nya adalah Noni (sahabatnya ketika di SMP)


“halo Non“ sapa keisya pelan


“Keiiii” teriak Noni di balik telpon, Keisya menjauhkan ponsel dari telinganya


“Woy pelan-pelan dong, kalo kuping gue rusak emangnya lo bisa ganti apa” terdengar tawa Noni di balik telpon “ada apa? Tumben banget lo nelpon gue” Keisya penasaran


“Kei kita nongkrong yu” ajak Noni, Keisya melihat ke arah jam yang ada di ponselnya. Ternyata sudah jam setengah empat sore


“nongkrong dimana?”


“ke taman kota yu, anak-anak yang lain juga pada ngumpul “ Keisya tampak berfikir “ayolah Kei, udah lama banget kan kita ga nongkrong bareng, lagian ujian nasional juga kan udah beres”


“yaudah deh, kumpul jam berapa?”


“jam setengah lima”


“kumpulnya dimana? “


“ya ampun Kei , lo kan masuk grup kali. Baca aja sendiri sana”


“iya iya nanti gue buka grup”


“gitu dong, yaudah deh udah dulu ya gue mau siap-siap dulu “ pintar Noni

__ADS_1


“oke”


“jangan lupa dandan yang cantik ya sayangku “ goda Noni


“terserah lo aja lah, yang penting lo bahagia “ tanpa menunggu omongannya dibalas Noni, Keisya langsung mematikan sambungan teleponnya


“kampret lo, maen matiin aja telponnya “ gerutunya Noni kesal “ untung gue sabar, baik hati, cantik, tidak sombong dan rajin menabung kalo ga udah gue kirim ke ujung dunia lo dari dulu “ lanjut Noni


Sementara itu setelah menutup telponnya, Keisya langsung mandi dan setelah itu ia langsung meminjam motor bi Wati karena motornya masih berada di bengkel


***


Keisya memarkirkan motornya di parkiran yang ada di taman kota, setelah membuka helmnya ia melihat ke arah jam yang melingkar di tangan kanannya ternyata baru jam empat lewat tiga menit. Keisya memang sengaja datang lebih cepat karena ia merasa bosan diam di rumah, ia juga berniat untuk jalan-jalan dulu sebelum berkumpul dengan teman-teman SMP nya.


Ketika Keisya sedang asyik jalan-jalan sambil menikmati pemandangan yang ada di sekitarnya, tiba-tiba langkahnya terhenti ketika melihat seorang laki-laki dan perempuan yang sedang berjalan tak jauh dari tempatnya berdiri. Wanita dan laki-laki itu tampak mesra dengan wajah yang terlihat begitu bahagia


“kok kaya Nathan ya” ucap Keisya pelan


“bener itu Nathan “ ucap Keisya dalam hati “cewek itu siapa ya? Kok kayaknya mesra banget ya sama Nathan “ Keisya penasaran


Keisya masih mengamati Nathan dan wanita yang tak dikenalnya, kali ini Nathan dan wanita itu duduk di salah satu kursi yang ada di bawah sebuah pohon besar, tak lama kemudian Nathan terlihat menghentikan tukang es krim yang Kebetulan lewat di depan mereka


“kak aku mau rasa strawberry“ pinta wanita itu dengan suara manja, Nathan mengangguk. Tak lama kemudian Nathan memberikan sebuah es krim sesuai dengan pesanan wanita itu “makasih kak” wanita itu memeluk Nathan sambil tersenyum, Nathan mengangguk. Sementara Keisya masih memperhatikan tingkah dua orang tersebut


“Makannya pelan-pelan dong, ya ampun ampe belepotan gitu” Nathan mengambil sapu tangan yang ada di saku celananya lalu mengelap es krim yang ada di sekitar mulut wanita tersebut


“jadi ini sebabnya kenapa pesan sama telpon gue diabaikan, bego banget sih gue. Gue terus-terusan nunggu dia tapi ternyata kelakuan dia kayak gini di belakang gue “ Keisya sudah tak bisa menahan amarahnya, ia berjalan ke arah Nathan


“Jadi gini kelakuan lo di belakang gue” ucap Keisya ketika sudah ada di depan Nathan dan wanita tersebut


“honey” Nathan melihat ke arah Keisya “kok kamu ada disini? “

__ADS_1


“kalo gue ada disini emang kenapa? Lo kaget “ kata Keisya ketus “dia siapa?” Keisya menunjuk ke arah wanita tersebut


“hay, kenalin aku Mikha” wanita tersebut menjulurkan tangannya “aku ceweknya kak Nathan “ ucap Mikha dengan nada manja


Keisya melotot, ia begitu terkejut mendengar penuturan Mikha. Keisya mencoba menahan emosinya, ia tak mau terlihat rapuh di hadapan Nathan dan Mikha.


“oh gitu, jadi lo ceweknya Nathan” Keisya tersenyum sinis


“Kei”


“sorry gue duluan, maaf udah ganggu“ tanpa melihat ke arah Nathan dan Mikha, Keisya berlari ke arah parkiran motor


“honey tunggu” Nathan mengejar Keisya


Keisya tak mendengarkan omongan Nathan ia masih saja berlari, ketika melihat sebuah bangunan ia memutuskan untuk menyembunyikan dirinya di dalam bangunan tersebut


“gue ngumpet di sini aja deh” kata Keisya setelah masuk ke dalam sebuah ruangan yang di dalamnya terdapat beberapa macam alat kebersihan.


Belum ada sepuluh menit Keisya berada di tempat itu, ponselnya sudah bergetar.


“halo Non” ternyata Noni yang menghubunginya, ia mencoba berbicara senormal mungkin


“Halo-halo, lo dimana?” Keisya menepuk jidatnya, ia lupa tujuannya datang ke tempat itu “ini udah jam lima dodol” Keisya tampak berfikir, ia mencoba memberikan alasan yang tepat


“Sori Non, kayaknya gue gak jadi ikut. Motor gue mogok dan gue lupa ngabarin lo”


“ihhh nyebelin banget sih lo” Noni tak bisa menyembunyikan rasa kesalnya


“maaf banget ya Non” ucap Keisya dengan suara tak enak


“yaudah deh “ gerutu Noni sambil mematikan sambungan teleponnya

__ADS_1


__ADS_2