
Keisya dan Nathan berjalan ke depan kosan Keisya, setelah itu Nathan langsung menaiki motor nya yang sudah terparkir di depan kosan Keisya.
“jangan lupa kunci pintu nya “ pesan Nathan, Keisya mengangguk “aku brangkat ya” ucap Nathan setelah memakai helm nya
“Iya, kamu hati-hati ya” Nathan mengangguk sambil tersenyum
Setelah itu motor yang di kendarai Nathan berjalan meninggalkan Keisya, Keisya masuk ke dalam kosannya setelah motor Nathan sudah tidak terlihat lagi.
Senyum bahagia tak henti-hentinya di keluarkan Nathan saat ia mengingat kejadian tak terduga yang ia alami beberapa waktu lalu.
“kayaknya gue istirahat dulu aja deh” ucap Nathan dalam hati
Nathan menghentikan motor nya di depan sebuah warung yang ada di daerah puncak, ia segera masuk ke dalam warung tersebut dan memesan segelas kopi.
_aku udah sampe puncak, istirahat dulu_ Nathan mengirim pesan pada Keisya
Tak lama kemudian kopi pesanan Nathan datang
“makasih mbak “ ucap Nathan sambil tersenyum
“sama-sama mas” balas mbak pelayanan warung
“Mungkin Keisya udah tidur kali” ucap Nathan setelah beberapa menit belum juga mendapat balasan dari Keisya, sambil beristirahat Nathan kembali memainkan ponselnya.
__ADS_1
Setelah di rasa cukup, Nathan bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanannya. Ketika hendak memasukkan ponselnya, tiba-tiba ponselnya berdering dan terlihat nama Honey di layar ponsel nya. Tanpa berpikir dua kali ia segera mengangkat telpon tersebut
“Selamat malam honey” sapa Nathan dengan ramah
“selamat malam juga, gimana perjalanan kamu?” tanya Keisya
“alhamdulillah lancar, ini aku lagi siap-siap mau berangkat lagi “ Nathan memberi tahu “kok kamu belum tidur? “ tanya Nathan dengan penasaran
“aku ga bisa tidur, aku kangen sama kamu “ suara Keisya terdengar begitu manja
“duuhhh manjanya pacar aku “ terdengar tawa Keisya di balik telpon
“kamu mau berangkat lagi ya” Keisya memastikan
“iya, kenapa emang?” tanya Nathan
“kalo kamu masih kangen sama aku, gimana kalo kita lanjut lagi aja telponan nya” tawar Nathan
“Tapi kamu kan lagi bawa kendaraan” suara Keisya terdengar khawatir
“ga apa-apa, lagian kalo sambil telponan kan lumayan bisa bikin aku jadi ga ngantuk” Nathan mencoba memberikan masukan yang cocok pada Keisya
“yaudah deh, lagian aku juga belom ngantuk-ngantuk“ Keisya memberi tahu
__ADS_1
“kamu tunggu sebentar ya, aku cari headset sama bayar kopi dulu bentar” izin Nathan
“yaudah “ Keisya pun setuju
Keisya pun melakukan hal yang sama, ia segera mengambil headset nya yang ia simpan di atas laptop nya. Setelah itu terdengar suara Nathan yang sedang membayar kopi yang tadi di minumnya, tak lama kemudian terdengar suara mesin motor.
Nathan memberi tahu bahwa ia sudah mulai melanjutkan perjalanannya, mereka masih lanjut mengobrol mulai dari apa saja yang dilakukan oleh Keisya setelah Nathan kembali ke Jakarta, lanjut ke masa-masa sekolah mereka, obrolan berlanjut membahas tentang keluarga dan cita-cita. Selain itu mereka juga sempat terdengar bernyanyi bersama dengan suara bahagia
“honey” panggil Nathan karena ia merasa tak mendengar suara Keisya, karena merasa ada yang tidak beres akhirnya Nathan memutuskan untuk menghentikan kendaraan nya “Honey “ Nathan mengulang panggilan nya berkali-kali tapi tidak ada jawaban apapun dari Keisya.
Karena tidak ada jawaban dari Keisya pkiran Nathan mulai beralih ke arah yang jelek, ia jadi khawatir terjadi apa-apa pada kekasih nya tersebut. Nathan diam lumayan lama, tapi tiba-tiba sebuah senyuman keluar dari bibirnya saat ia mendengar suara tarikan nafas yang lumayan kencang di balik telpon.
“ya ampun, disini gue bener-bener khawatir takut dia kenapa-kenapa ternyata dia malah tidur “ batin Nathan sambil tersenyum “yaudah lah, mungkin dia udah ngantuk banget kali”
“selamat tidur honey, semoga mimpi indah. Aku sayang kamu“ ucap Nathan sebelum mematikan sambungan telepon nya. Lalu kembali melanjutkan perjalanannya dan ketika sampai di rumah nya tak lupa ia segera mengabari Keisya.
***
Alarm di ponselnya Keisya berdering dengan kencang nya sehingga mengganggu Kenyamanan tidur Keisya, dengan malas Keisya mengambil ponselnya yang tergeletak tak jauh dari telinganya. Setelah itu ia segera mematikan alarmnya, dan segera duduk dengan mata yang masih memandang ke arah layar ponsel. Bibirnya langsung tersenyum ketika ia melihat ada pesan dari Nathan yang belum sempat ia baca, pesan yang memberitakan bahwa ia sudah tiba di rumah nya. Setelah itu Keisya segera berjalan ke kamar mandi untuk berwudhu dan melaksanakan solat
Setelah solat subuh, Keisya kembali mengambil ponselnya Lagi-lagi Keisya di buat tersenyum saat mendapati dua panggilan dan satu buah pesan dari ayahnya yang menyuruhnya untuk segera bangun lalu solat subuh karena sudah hampir jam setengah enam pagi.
“Keisya udah beres solat subuh kok yah” ucap Keisya ketika ayahnya mengangkat telponnya, setelah itu ia dan ayahnya mengobrol lumayan lama “ayah udah dulu ya udah jam enam lewat nih, Keisya mau mandi dulu abis itu Keisya mau cari sarapan keluar “ pamit Keisya
__ADS_1
“yaudah deh, inget ya kamu jangan sarapan yang aneh-aneh dan hati-hati. Assalamu’alaikum”
“ siap ayah ku sayang, ayah juga hati-hati disana waalaikum salam “sebelum menutup telpon