Keisya Dan Nathan

Keisya Dan Nathan
Kencan Berjamaah


__ADS_3

“Kalian lama banget sih” keluh Nathan dengan nada kesal


“kalo mau komen nohh komennya sama Sella, seperti biasa yang bikin lama tuh dia” kata Yanuar sambil menunjuk ke arah seorang wanita yang paling menor di antara wanita-wanita yang lain, Sella hanya cengengesan


“mangkanya kalo mau jalan tuh dandan dari sebelum jemputan datang “ tambah Aufar


“Berisik banget sih lo, bebeb gue aja ga komen apa-apa. Kenapa jadi kalian yang pada heboh “ kata sella “lagian kalo ada kesempatan gue juga pasti udah dandan sebelum bebeb gue datang, jam terakhir tuh ada ulangan jadi gue ga mungkin buat izin keluar “


“tapi Sell lo tu kalo udah dandan ga inget segala-galanya “ tambah seorang wanita yang ada di dekat Aufar, Sella manyun


“eh Keisya apa kabar?” Sella mendekati Keisya lalu mereka berdua ber cipika-cipiki


“baik, lo gimana?” Keisya balas bertanya


“baik juga dong “ kata Sella dengan ceria


“mereka udah saling kenal?” Aufar melihat ke arah Nathan dan Diki


“Udah dong, gue sama Keisya kan udah pernah ketemu sebelumnya, iya kan Kei?“ Keisya tersenyum sambil mengangguk


“O iya honey, kenalin ini Fira pacarnya Yanuar dan ini Nayya pacarnya Aufar” Nathan mengenalkan pacar teman-temannya“ terus ini cewek gue, Keisya “ mereka bertiga berkenalan, setelah itu mereka tampak ngobrol, ketika mereka bertiga sedang asyik ngobrol itu Andin dan Radit datang


“Filmnya bentar lagi mulai nih, kita langsung masuk aja yu” kata Radit setelah menyapa teman-teman beserta pasangannya


“Yaudah” semuanya setuju


Mereka masuk ke salah satu ruangan, sebelum masuk mereka menyerahkan tiket lalu mereka duduk bersebelahan dengan pasangan masing-masing. Di pojok Nathan lalu Keisya, Andin, Radit, Diki, Sella, Nayya, Aufar, Yanuar lalu Fira.


***


Setelah nonton, Keisya, Nathan beserta teman-temannya memutuskan untuk makan di mall tersebut.Mereka memesan makanan lalu Sambil menunggu makanan mereka duduk di kursi yang disediakan, para wanita tampak akrab dan dari tadi terdengar sibuk mengobrol kesana kemari bahkan mereka seperti melupakan pasangan masing-masing


“ gue sama Naya itu satu sekolah,bahkan satu kelas tapi kalo Fira beda sekolah” Sella menjelaskan, Keisya tersenyum


“Iya, kita jadi akrab karena sering dibawa nongkrong bareng atau nemenin main futsal “

__ADS_1


“Brarti sama Andin juga udah kenal dong” Keisya penasaran, Fira, Sela dan Naya mengangguk


“kapan-kapan lo juga ikutan gabung ya Kei” pinta Naya


“iya” balas Keisya


Sementara itu para kaum laki-laki juga duduk tak jauh dari mereka


“Hadeuh kalo udah bersatu pasti kita di cuekin” keluh Diki


“Iya, kalo di larang-larang juga bakal jadi bencana buat kita “ balas Radit


“bener banget “ tambah Yanuar


“Yaudah lah mau gimana lagi, untuk sekarang kita Terima nasib aja” kali ini Nathan yang membuka bersuara, tak lama kemudian pesanan mereka datang


“makan dulu apa yank, jangan ngobrol terus “ kata Diki


“iyaaa” mereka mengambil pesanan masing-masing


“lah kok bisa gitu “ Keisya heran, Sella hanya tersenyum “ kalo boleh tau lo sama tu cowok udah lama hubungannya? “


“kayaknya belum lama deh, seinget gue kalo ga salah baru tiga bulanan”


“terus kenapa lo lebih milih Diki? “ Keisya penasaran


“yang pasti karena gue lebih keren dari cowok itu “ celetuk Diki dengan PD nya


“dihhhh PD gile lo” Nathan menjitak kepala Diki


“Awww sakit oncom” Diki mengelus kepalanya, Teman-temannya yang lain terlihat tertawa


“terus lo sendiri, kenapa lo lebih milih Sella dari pada Desi?” tanya Aufar


“Desi?” Andin tampak sedang berfikir

__ADS_1


“itu lo Ndin, yang anak IPA tiga. Yang dandanannya heboh terus “ Keisya menjelaskan


“serius? “ Andin tampak tak percaya, Keisya mengangguk


“woyyy jawab dong, kenapa lo lebih milih Sella dari pada Desi? “ Aufar mengulang lagi pertanyaannya, sambil tersenyum Diki melihat ke arah Sella


“Eeee apa ya” Diki pura-pura berfikir


“Alahh tinggal jawab doang aja susah banget lo”


“yang pasti karena Sella jauh lebih cantik” Sella tersenyum bahagia mendengar jawaban yang keluar dari mulut Diki “dan Sella tuh langka “


“langka, kamu fikir aku tuh barang pake acara di bilang langka segala” wajah Sella langsung berubah kesal


“maksudnya aku tuh bukan gitu beb” Diki mendekati Sella yang masih terlihat kesal “maksud aku langkanya itu maksudnya kamu tuh beda dengan cewek-cewek yang lain, kamu tuh lebih segala-galanya dari cewek lain”


“cewek lainnya, termasuk Desi ga? “ tanya Nathan sambil tersenyum


“iya Dewi, Nadin, Fia, Nur, Niken, Rasty juga termasuk ga?” Yanuar mengabsen nama-nama mantan Diki yang ia tau


“eh kalo ga salah si Diki juga pernah pacaran sama mbak Siti deh “ Aufar menambahkan


“Mbak Siti,yang mana sih?” Radit bingung


“itu lo yang kerja di warungnya si emak, yang katanya janda itu “ Aufar menjelaskan, dengan dongkol Diki melotot ke arah Nathan, Aufar dan Yanuar


“gue punya temen kenapa pada koplok banget sih, gue lagi susah gini bukannya bantuin gue yang ada malah nambahin penyakit buat gue “ batin Diki


“udah beb ga usah di dengerin tu bocah-bocah stres. Pokoknya intinya kamu tuh bener-bener beda sama yang lain dan itu yang bikin aku makin cinta sama kamu“


“alah boong “ Sella masih terlihat marah


“ aku beneran beb“ Diki mencoba meyakinkan “lagian kamu kaya yang ga tau aja kelakuan temen-temen aku tuh kaya gimana, mereka kan pada salah minum obat jadi pada gila semua”


Sella tampak berfikir “iya juga ya, kok aku bisa lupa ya kalo temen-kamu kan stres semua “

__ADS_1


“kamu percaya kan sama aku?” Sella mengangguk dengan cepat “makasih bebeb“


__ADS_2