
“Awas lo ya, jangan sampe telat datangnya” Reno mengingatkan kembali “inget paling lambat jam enam pagi lo harus udah ada di taman kota “ lanjutnya
“Iya Reno bawel” suara Keisya terdengar begitu sebal
“gue bukan bawel Kei, gue itu Cuma ngingetin. Karena gue sadar kalo temen gue yang satu ini adalah juara bertahan dalam hal bangun siang “ mendengar omongan Reno, Keisya langsung tertawa
“yang lain gimana? Siapa aja yang bakalan pada ikut?” Keisya penasaran
“yang bilang oke, baru Riki sama Noni doang “ Reno memberi tahu
“yaudah lah mau gimana lagi, yang lain mungkin sibuk dengan dunia baru mereka “
“iya, biasa kalo udah punya temen baru yang lama di lupakan “
“iya bener “ Keisya setuju “eh udah dulu ya, bentar lagi magrib nih”
“yaudah, awas lo jangan lupa “
“Iya Reno bawel, besok pagi kumpul di taman kota jam enam pagi dan gue ga boleh telat “ Keisya memotong omongan Reno dengan cepat
“bagus,,, itu baru namanya temen gue yang baik” dan tanpa basa basi Keisya langsung mematikan sambungan telepon nya “oncom lo, gue belum selesai ngomong telponnya udah di matiin aja “ Reno marah-marah “gue kira kalo udah SMA tu bocah bakalan robah, ternyata songong nya masih aja belom ilang “ Reno menggeleng-gelengkan kepalanya, setelah itu ia menyimpan ponselnya di atas tempat tidur dan segera bersiap-siap untuk solat maghrib.
Sementara itu di rumah Keisya, setelah menutup telpon dari Reno Keisya segera menghampiri bi Wati yang kebetulan sedang membersihkan dapur karena ia baru saja beres memasak makanan untuk makan malam. Keisya langsung memberitahu bi Wati bahwa besok ia ingin di bangunkan jam lima pagi dan juga di ingatkan bahwa setelah solat subuh ia tidak boleh tidur lagi karena ia harus bertemu dengan teman-teman SMP nya. Tanpa pertimbangan bi Wati langsung mengangguk tanda ia menyetujui permintaan anak majikannya tersebut.
“brarti malem ini nenk Keisya tidurnya jangan malem-malem, biar besok pagi nenk Keisya ga ngantuk “ bi Wati memberikan masukan dan Keisya pun mengangguk.
Keesokan harinya
Seperti yang sudah di perintahkan oleh Keisya, hari ini bi Wati sudah standby di kamar Keisya untuk membangunkan Keisya (bahkan Dari jam lima kurang lima belas menit) dan seperti yang sudah di perkirakan oleh bi Wati, Keisya pasti akan sulit untuk bangun pagi. Tepat jam setengah enam Keisya baru membuka matanya, dengan malas ia berjalan ke arah kamar mandi lalu berwudhu dan solat subuh, sebelum mandi ia sempat minta di buatkan segelas susu coklat hangat pada bi Wati.
Keisya memarkirkan motornya di parkiran motor yang ada di taman kota, dari kejauhan ia melihat Noni, Reno, dan Riki sedang berdiri sambil melihat ke arah nya dengan tatapan sebal.
“sorry gue telat “ucap Keisya dengan wajah tanpa dosa
“alah kata maaf lo udah ga ada gunanya, basi” balas Noni
“gue kira lo udah dapet hidayah Kei, gue baru sadar ternyata hidayah juga ga berminat bersahabat sama lo” tambah Riki
“sialan lo” dengan sebaliknya Keisya mendorong bahu Riki
__ADS_1
Setelah itu Keisya Noni, Reno dan Riki terlihat mulai berjalan dengan sambil mengobrol dan sesekali mereka terlihat tertawa bahagia. Tak lupa mereka juga mengabadikan moment kebersamaan mereka dengan berbagai macam pose.
“liat dong “ Riki merebut paksa ponsel Noni, ia tersenyum melihat hasil jepretan ponsel Noni “foto nya bagus-bagus, nanti kirim ke gue ya” pintar Riki
“kirim nya di grup aja, biar ga berkali-kali ngirim “ Reno memberikan saran
“oke” Noni pun setuju “Riki fotoin gue disana dong “ Noni menunjuk ke arah air mancur
“lah kenapa harus gue” Riki heran
“udah lah ga usah banyak komen lo, kalo ga mau. Ga akan kirim foto-foto yang tadi “ ancam Noni
“Iya-iya “
“eh gue sama Riki foto-foto di sana dulu ya “ Keisya dan Reno pun setuju, setelah itu Noni tersenyum ke arah Reno dan tanpa Keisya sadari Reno mengangkat salah satu ibu jari nya ke arah Noni. “lo berdua lanjutin aja larinya, nanti gue sama Riki nyusul “ Keisya dan Reno mengangguk
Sambil mengobrol Keisya dan Reno lari dengan santai, sesekali mereka berdua terlihat tertawa bahagia. Reno adalah salah satu teman laki-laki yang terhitung begitu dekat dengan Keisya, saking serunya mengobrol Keisya tak menyadari bahwa ada orang di depannya yang sedang berhenti di depannya, Keisya pun menabrak orang itu.
“eh sorry-sorry, saya ga sengaja “ucap Keisya dengan nada bersalah
Orang yang di tabrak Keisya membalikkan badannya dan melihat ke arah Keisya, Keisya dan orang yang ditabrak nya sama-sama tak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya.
“cowok alay” kata Keisya
“kalo gue tau yang gue tabrak itu lo, ogah banget gue minta maaf. O iya gue tarik permintaan maaf yang gue ucapin barusan “ ucap Keisya dengan ketus
“Dasar lo cewek aneh sejagat raya, bukannya minta maaf yang bener”
“eh cowok alay, lo sadar ga kalo lo juga salah “ Keisya mulai nyolot
“Salah gue apaan?” Nathan tak kalah nyolot
“lo sadar ga kalo lo juga udah brenti di sembarang tempat, kalo lo ga berenti sembarangan gue juga ga akan pernah nabrak lo tau aja” Keisya mencoba mengemukakan pendapatnya
“ternyata ga salah gue ngasih julukan cewek aneh sama lo, lo tu emang bener-bener cewek aneh “
Reno hanya bisa melongo ketika menyaksikan perdebatan dua orang yang ada di depannya
“Ternyata lo suka sama cowok juga” ucap Nathan sambil melihat ke arah Reno “gue kira lo penyuka sesama jenis “ celetuk Nathan
__ADS_1
“lo ngomong apa barusan?”
“gue kira lo penyuka sesama jenis “ Nathan sengaja mengencangkan volume suara nya, kali ini ia sengaja ingin membalas Keisya dengan cara memancing amarah Keisya
“sialan lo” wajah Keisya terlihat begitu marah, Keisya sudah mengepalkan tangan kanannya bersiap untuk menonjok muka laki-laki yang slalu membuatnya kesal
“Sabar Kei” Reno tiba-tiba menarik tangan Keisya “ga usah di ladenin, kalo di ladenin lo sama gilanya sama ni orang “ Reno melihat ke arah Nathan yang sedang tersenyum “udah ah hayu pergi “
Reno menarik paksa tangan Keisya, sebelum membawa Keisya pergi ia sempat melihat ke arah Nathan dengan tatapan penuh ketidaksukaan.
***
Keisya dan Reno duduk di salah satu kursi yang ada di taman tersebut, sebelum nya Reno menyempatkan diri untuk membeli air mineral. Setelah diam lumayan lama akhirnya Keisya meminum air mineral yang Reno berikan
“cowok tadi siapa?” Reno penasaran
“dia temen sekelas gue sekaligus musuh bebuyutan gue di sekolah, namanya Nathan”
“musuh bebuyutan “
“iya, ga tau kenapa kalo ada dia bawaannya gue tuh pengen ribut terus “ Reno melihat ke arah Keisya, wajah Keisya masih terlihat marah
“eh eh kenapa nih, Kei muka lo kok serem banget kayaknya” Noni mengamati wajah Keisya “lo bikin Keisya kesel ya Ren? “
“nggak “ bantah Reno cepat
“Boong lo” Noni tak percaya
“Ya ampun Noni, ga percaya banget sih lo sama gue “
“emang iya Kei?” Noni memastikan, Keisya mengangguk “kalo bukan kesel ke Reno, terus kenapa muka lo gitu amat?” Noni masih penasaran, Keisya menarik nafas lalu membuangnya dengan kasar, setelah itu Keisya menceritakan semuanya
“gue jadi penasaran, kaya gimana sih orangnya “ kata Riki, Keisya mengambil ponselnya lalu memperlihatkan sebuah foto pada Riki dan Noni
“Gila Kei ini sih ganteng nya kebangetan” puji Noni “Kira-kira dia masih jomblo ga?”
“dia udah punya pacar, namanya Rahel “
“kok lo bisa tau sih Kei?”
__ADS_1
“yaiyalah, pacarnya satu kelas dan satu sekolah juga tau kalo mereka tuh pacaran “
“ya ampun so sweet banget “