Keisya Dan Nathan

Keisya Dan Nathan
Kejutan Untuk Rahel


__ADS_3

Keisya menyimpan ponsel nya ke dalam saku celana, saat itu juga ia langsung berjalan ke arah ruang kerja ayah nya yang ada di lantai satu rumah nya. Di dalam ruang kerja ayah nya, ia segera mencari sebuah map berwarna coklat yang di letakan ayah nya di atas meja kerja.


Tadi ayah nya menelpon dan meminta nya mencarikan sebuah map berwarna coklat yang ada di ruang kerja ayah nya, setelah memastikan isinya sesuai dengan yang tadi sempat di beri tahu oleh ayah nya. Keisya pun langsung mengambil map tersebut lalu keluar dari ruang kerja ayah nya, setelah itu Keisya mengambil helm dan langsung mengeluarkan motor nya tak lupa ia juga memasukkan map tersebut ke dalam ransel yang sebelumnya sudah ia siapkan. Setelah di rasa tidak ada yang tertinggal, Keisya pun langsung berangkat ke kantor ayah nya.


Keisya memarkirkan motor nya di parkiran motor yang ada di kantor ayah nya, sebelum menuju ruangan ayah nya ia mengeluarkan map tersebut dan langsung berjalan ke arah ruangan ayah nya. Ia sudah hafal dimana letak ruangan ayah nya, karena ia sudah beberapa kali datang ke kantor ayah nya tersebut dan sebagian besar karyawan ayah nya pun mengenal diri nya.


“Keisya” sebuah suara menghentikan langkah kaki Keisya, Keisya melihat ke arah pemilik suara dan ia begitu terkejut ketika melihat Rahel (salah satu teman nya ketika di SMA) “ngapain lo disini?” pertanyaan Rahel terdengar begitu angkuh di telinga Keisya dan Keisya juga melihat masih nampak kebencian dan permusuhan di mata Rahel pada nya.


“Rahel” ucap Keisya sambil tersenyum


“Ngapain lo disini?”Rahel kembali mengulang pertanyaan nya, Rahel memperhatikan dandanan Keisya dari atas hingga ke bawah “oh gue tau, pasti lo mau naro surat lamaran kerja ya” tebak Rahel lengkap dengan senyum sinis nya, ia langsung menyimpulkan seperti itu karena melihat dandanan Keisya yang mirip seperti orang yang akan menaruh surat lamaran kerja lengkap dengan sebuah amplop berwarna coklat yang di pegang oleh Keisya.


“gue..... “


“ngomong-ngomong lo mau ngelamar jadi apa?” Rahel memotong omongan Keisya “tunggu-tunggu biar gue tebak, pasti lo mau ngelamar jadi office girl ya. Secara lo kan Cuma lulusan SMA yang gak punya biaya buat ngelanjutin ke Perguruan tinggi” kata Rahel, dengan wajah malas Keisya masih mendengarkan celotehan yang keluar dari mulut Rahel.


Setelah lulus SMA, Rahel tak mendengar kabar apapun mengenai Keisya. Yang ia tahu, Nathan melanjutkan pendidikan nya ke salah satu Perguruan tinggi bergengsi yang ada di Jakarta dan ia juga tidak tahu bagaimana kelanjutan hubungan Keisya dan Nathan.

__ADS_1


“oh iya gimana hubungan lo sama Nathan?” Rahel tampak begitu penasaran,


Sebelumnya Rahel sempat beberapa kali bertemu dengan Nathan dan di pertemuan itu ia tidak pernah melihat Keisya bersama Nathan (padahal yang ia tahu, ketika jaman SMA dulu sebagian besar waktu Nathan selalu di habiskan bersama Keisya). Ia sempat mencari tahu tentang kelanjutan hubungan Keisya dan Nathan tapi sia-sia, ia tak mendapatkan jawaban apapun.


“Alhamdulillah baik-baik aja” jawab Keisya sambil tersenyum, sebisa mungkin Rahel bersikap pura-pura tak terkejut


“oh iya mau gue bantuin ga? Biar bisa langsung lolos di perusahaan ini dan lo bisa langsung kerja disini” tiba-tiba saja terbesit sebuah ide menarik di otak Rahel


“emang lo bisa bantu gue” Keisya coba memancing


“ya iyalah, secara bokap gue punya jabatan penting di kantor ini” Rahel tampak makin sombong, Keisya mengangguk “gue bisa bantu lo, tapi semua ini ga gratis dan harus ada imbalan nya “ senyuman licik kembali di keluarkan oleh Rahel


“kalo lo mau langsung kerja di kantor ini, lo harus nyerahin Nathan ke gue “ Keisya tersenyum sambil menggelengkan kepala nya pelan “kalo lo ga mau ga apa-apa, tapi gue bakal pastiin kalo lo ga akan pernah bisa di terima di kantor ini “ ucap Rahel dengan nada sombong


Ponsel Keisya tiba-tiba saja bergetar, ia mengambil ponsel nya dan tertera nama ayah nya di layar ponsel nya.


“sorry hel, gue buru-buru “ baru tiga langkah Keisya meninggalkan Rahel, Rahel menarik salah satu tangan Keisya “ada apa lagi sih hel?” Keisya tampak kesal

__ADS_1


“siapa yang nyuru lo pergi, gue belum selesai ngomong “


“kalo lo masih mau lanjutin omongan ini oke tapi ga sekarang, untuk sekarang gue bener-bener harus pergi “ dengan tergesa-gesa Keisya berjalan meninggalkan Rahel


Karena merasa belum puas dengan tindakan nya kali ini akhirnya Rahel memutuskan untuk mengikuti Keisya yang sudah berjalan memasuki area kantor, satpam menunduk dengan sopan ketika Keisya berjalan di depan satpam tersebut


“alah perlakuan satpam ke semua orang juga emang begitu “ batin Rahel “lah tu cewek miskin mau kemana coba kok nyelonong aja” lanjut Rahel


Rahel makin di buat heran ketika beberapa karyawan yang berpapasan dengan Keisya tampak menunduk dan tersenyum dengan ramah nya pada Keisya, langkah Keisya terhenti di depan seorang laki-laki yang usianya di atas papa nya. Keisya tampak tersenyum sambil menyerahkan amplop berwarna coklat yang dari tadi ia bawa, laki-laki itu membalas senyum Keisya lalu Keisya dan laki-laki itu tampak mengobrol dan Rahel begitu terkejut ketika melihat Keisya di peluk oleh laki-laki itu. Tanpa membuang-buang waktu, ia langsung mengeluarkan ponsel nya dan mengabadikan adegan itu. Ia akan menjadikan foto tersebut sebagai alat untuk merusak hubungan Keisya dan Nathan, ia yakin Nathan pasti akan mengakhiri hubungan mereka.


“Rahel “ sebuah tangan menyentuh pundak kiri Rahel “ngapain kamu” ternyata papa nya


“eh papa,ga apa-apa pa” Rahel kembali melihat ke arah Keisya


“Itu pak Rahman, pemilik perusahaan ini sama putri nya “ papa nya Rahel seolah mengerti apa yang ada di dalam pikiran Rahel


“maksud papa yang itu “ Rahel menunjuk ke arah Keisya

__ADS_1


“iya, itu putri satu-satunya pak Rahman namanya Keisya. Pertama kali ketemu juga papa ga nyangka kalo dia itu putri pa Rahman, Keisya selalu tampil sederhana dan kamu tau ga dia juga lolos di salah satu kampus terbaik di Indonesia, udah gitu dia lebih milih tinggal di kontrakan padahal ayah nya mau beliin dia rumah atau apartemen di deket kampus nya tapi dia nolak “ papanya Rahel menjelaskan


“APA “ Rahel begitu syok “ jadi Keisya anak pemilik perusahaan ini?”papa nya mengangguk lagi


__ADS_2