
...Dua mataku untuk mengagumi mu, Satu hatiku untuk mencintai **m**u....
...- Nadine Alvira -...
****
Setelah menempuh 3 jam perjalanan, Aldi memakirkan mobil nya di basement apartemen nya.
Aldi menggandeng erat tangan Nadine menuju apartemen nya, di iringi dengan senyum bahagianya.
Aldi mengajak Nadine untuk terlebih dulu ke apartemen nya, untuk sekedar mengobrol di balkon kamar nya.
"Ke apartemen aku dulu yu" ajak Aldi saat sampai didepan pintu apartemen nya
"Boleh, aku mandi dulu yah" jawab Nadine kemudian berlalu pergi ke apartemen sebelahnya, apartemen Gusti
Setelah membersihkan badannya dan berganti pakaian, Nadine menuju apartemen Aldi memencet bel nya.
Aldi membukakan pintunya, kemudian mempersilahkan Nadine memasuki apartemen nya.
Nadine melihat sekeliling apartemen Aldi yang rapi dan bersih, sama seperti Gusti apartemen Aldi juga mempunyai 2 kamar didalam nya.
Nadine melihat foto keluarga yang terpajang di meja, terlihat anak laki-laki yang duduk dipangkuan sang ayah sambil memegang mobil-mobilan dan anak perempuan yang sangat cantik berdiri disamping sofa.
"Ini kakak" tanya Nadine menunjuk anak laki-laki di dalam foto
"Iya, itu aku dan anak perempuan itu Shilla kakak aku" jawab Aldi tersenyum
"Kak Shilla cantik sekali" terus Nadine tersenyum sambil melihat kembali foto itu
"Kapan-kapan aku ajak ketemu kak Shilla yah" ucap Adli
Nadine mengangguk setuju kemudian, berjalan menuju balkon apartemen Aldi.
Terlihat terdapat meja dan 2 kursi, dengan dihiasi lilin yang berada diatas meja dengan tujuan untuk menghangatkan. Dan juga sedikit tanaman yang berada di sisi balkon
"Kakak sudah lama tinggal disini?" tanya Nadine yang baru saja duduk dikursi balkon
"Lumayan, kira-kira 5 tahun" jawab Aldi sambil membawa 2 gelas hot coklat untuknya dan Nadine
"Dari kakak kuliah?" tanya kembali Nadine
Aldi mengangguk mengiyakan, sambil meyeruput coklat panas nya
"Dari sekolah dulu, aku lebih milih tinggal sendiri" jawab Aldi
"Dengan alasan?" tanya kembali Nadine
"Ngga ada alasan yang jelas si, cuma pengen tinggal sendiri aja" jawab Aldi kembali
Nadine mengangguk mengerti, kemudian meminum coklat panas nya
Aldi dan Nadine berbincang sesekali bercanda dan menceritakan masalalu mereka satu sama lain
"Kak, kayanya jangan kasih tau kak Gusti dulu yah" ucap Nadine
__ADS_1
"Soal?" tanya Aldi
"Hubungan kita" jawab Nadine menunduk
"Kenapa?" tanya kembali Nadine
"Aku takut kak Gusti ngga izinin aku buat pacaran dulu kak" jawab Nadine
Aldi diam tidak menjawab ucapan Nadine, iapun memikirkan seperti itu. Aldi selalu merasa takut jika Gusti akan menjauhinya jika tahu kalau dia dan Nadine berpacaran, tapi ia juga ingin sekali memberi tahu kabar ini pada Gusti.
"Kita foto yu" ajak Aldi mencairkan suasana
Nadine mengangguk setuju
Aldi mengambil handphone nya kemudian memposisikan handphone nya, dan selfie bersama Nadine. Aldi memposisikan kembali handphone nya menyandarkan pada rak bunga dan mengajak Nadine berfoto berdiri membelakangi kamera.
Aldi kembali mengambil handphone nya, menyimpan nya di atas meja. Dan berjalan memasuki apartemen nya untuk mengambil selimut, karna udara yang semakin dingin. Kemudian menghampiri Nadine yang masih berdiri menikmati gemerlap lamu-lampu yang menerangi jalan.
Aldi memasangkan selimut pada tubuhnya kemudian mendekat Nadine dan mendekap nya ke dalam selimut.
"Dingin" ucap Aldi dengan lembut dan mengeratkan kembali dekapan nya pada Nadine
Nadine mengangguk mengiyakan
"Nad, today, tomorrow, the day after tomorrow, and forever. I will always be behind you, accompany you and be with you. (Hari ini, besok, lusa, dan selamanya. Aku akan selalu ada di belakangmu, menemanimu dan bersamamu)" bisi Aldi lembut
"Bolehkah?" tanya Aldi yang masih memeluk Nadine
"Kak, today, tomorrow, the day after tomorrow and forever. I will always be with you (Hari ini, besok, lusa, dan selamanya juga aku akan selalu bersama kakak)" jawab Nadine
Drettt drettt
Getar Handphone Nadine membuat Nadine harus melepaskan pelukan Aldi. Tertera nama Gusti yang menelfon nya
"Hallo ade" ucap Gusti dalam telfon
"Iya kak, Hallo" jawab Nadine
"Kakak sebentar lagi sampe nih, ade mau dibawain apa?" tanya Gusti
"Gausah kak, aku udah makan kok" jawab Nadine
"Oke deh kalo gitu" terus Gusti, kemudian mematikan telfon
Nadine langsung menyimpan handphone nya ke dalam saku piyama nya. Dan bergegas kembali ke apartemen Gusti
"Kak, aku pulang yah" ucap Nadine pada Aldi
"Yaudah, Good Night yah" jawab Aldi
Aldi mengantarkan Nadine sampai Nadine masuk ke dalam apartemen. Tidak lama kemudian setelah Aldi masuk kembali ke dalam apartemen nya, Gusti pulang dan mampir terlebih dulu ke apartemen Aldi untuk memberikan sate taichan kesukaan Aldi.
****
6 Hari kemudian
__ADS_1
Hari weekend ini tepat dimana Gusti akan memenuhi janji nya mengajak Nadine berlibur. Satu minggu sudah Nadine seorang diri diapartemen kakak nya, Gusti yang sibuk kerja begitupun Aldi yang satu kantor dengan Gusti.
Gusti mengajak Nadine ke salah satu pantai yang sangat indah di kota itu. Tidak hanya Gusti dan Nadine, Gusti juga mengajak Aldi, Fahri dan Daniel teman nya dan juga Aldi.
Nadine duduk dikursi depan menemani Gusti kakak nya menyetir, sedangkan Aldi duduk di kursi tengah tepat dibelakang Nadine dengan Fahri sedangkan Daniel duduk dikursi belakang beralasan ingin tidur sepanjang perjalanan. Sesekali Aldi memegang tangan Nadine dari sela-sela kursi.
Sebelum sampai di lokasi pantai, keindahan pantai sudah mulai terasa selama diperjalanan. Saat melewati jalan yang tinggal beberapa kilo meter lagi dari lokasi pantai, sudah disuguhkan dengan pemandangan hutan hijau di kanan dan kiri yang menyejukan.
Setelah menembuh 4 jam perjalanan, akhirnya mereka sampai dipantai.
Gusti langsung memakirkan mobil nya di hotel yang sudah ia booking sebelumnya.
Mereka memasuki hotel dengan masing-masing membawa ransel, Gusti memesan kamar hotel dengan singel bad untuk Nadine sedangkan Twin bed untuk Gusti, Aldi, Fahri dan Daniel.
Setelah menyinpan barang-barang dan berganti baju, mereka langsung menuju pantai yang jarak nya sangat dekat dengan hotel.
Nadine yang menggandeng tangan Gusti melihat takjub pemandangan pantai, yang dihiasi batu-batu karang cantik dan landscape samudera yang luas dan juga terdapat pura di sebuah pulau karang yang menjadi ciri khas dari pantai ini.
Gusti dan teman-teman nya membuka celana dan bajunya yang hanya menyisakan celana pendek untuk berenang. Mereka langsung bermain-main air dan berenang dipantai, sedangkan Nadine hanya memilih diam memperhatikan kakak nya dan teman-teman kakak nya itu dari sisi pantai.
Aldi yang baru saja mau berenang, melirik Nadine yang terdiam memperhatikan. Kemudian Aldi kembali ke sisi pantai menemani Nadine
"Kamu ngga berenang?" tanya Aldi
"Ngga ah" jawab Nadine
Aldi kembali memakai celana nya dan baju nya, kemudian duduk disamping Nadine.
"Di, ajak Nadine keliling pantai aja" teriak Gusti
"Oke" jawab Aldi dengan teriakan nya
Aldi dan Nadine bangun dari duduk nya, dan jalan mengelilingi pantai. Saat mulai jauh dari tempat Gusti berenang Aldi mulai menggandeng Nadine dan mengikis jarak diantara nya.
"Akhirnya bisa berduaan sama kamu" ucap Aldi lega
"Ah kak Aldi maunya berduaan aja" jawab Nadine dengan candaan nya
"Iya dong, setiap detik setiap menit aku udah kangen banget sama kamu" terus Aldi dengan lantangnya
Nadine hanya tertawa mendengar ucapan Aldi yang menurutnya sedikit lebay.
"Foto yuk" ajak Aldi
"Boleh" jawab Nadine
Aldi mengeluarkan handphone nya dan selfie bersama Nadine.
Nadine membentuk 2 senyum dan hati dipasir pantai, dan memposisikan diri untuk memfoto bayangannya dengan Aldi
Aldi tersenyum melihat ide Nadine, kali ini pasti akan ia posting di instagram nya.
Aldi memutar tubuhnya menghadap Nadine, memegang erat tangan Nadine
"Nad, i really really loveing you" ucap Aldi, kemudian mencium tangan Nadine
__ADS_1
****