Kekasih Hatiku

Kekasih Hatiku
Chapter 39


__ADS_3

****


"Kak, aku gabisa" ucap Nadine menunduk


Aldi membulatkan matanya menatap manik mata Nadine


"Why nad?" tanya Aldi lirih


"Aku khawatir pak Abraham nanti tidak akan mengizinkan lagi kita untuk bersama, dan melanjutkan perjodohan kakak"


"Ngga akan, aku pastikan ayah akan menyetujui hubungan kita"


"Ayolah nad, kita sama-sama masih saling mencintai"


Nadine tertunduk dan memejamkan mata nya, ia bingung apa yg harus ia putuskan


Aldi kembali memeluk Nadine lebih erat yang masih diatas pangkuan nya, dan menyandarkan kepala nya pada Nadine


"Baiklah kak, mari kita lanjutkan"


Aldi tersenyum mendengar jawaban Nadine, dan melihat wajah Nadine


Nadine langsung saja tertunduk malu saat Aldi melihat nya


"Jangan seperti itu kak" rengek Nadine


"Hehehe" kekeh Aldi


"Terimakasih, terimakasih sudah mau memulai kembali cerita ini denganku" terus Adli


Aldi meraih tangan Nadine dan berulangkali mencium nya


"Sudah kak, ini sudah larut malam. Aku pulang dulu yah" ucap Nadine bangkit dari pangkuan Aldi


Aldi mengangguk, dan mengikuti Nadine yang sudah berjalan ke arah pitu


Saat Nadine mau membuka pintu, tangan nya ditarik kembali oleh Aldi. Aldi menariknya ke dalam pelukan nya

__ADS_1


Aldi kembali memeluk Nadine dengan erat dan mengelus rambut Nadine


"Sebentar saja, aku masih kangen" ucap Aldi


Nadine yang baru saja mau memberontak, seketika langsung diam


Aldi melepaskan pelukan nya menatap Nadine dengan begitu serius


Cupp..


Aldi mencium lembut kening Nadine, berlalu meraih tangan nya dan mencium nya


"Nad, i will always love you" ucap Aldi


Nadine hanya bisa tersenyum mendengar nya, jantung Nadine rasanya berdegup begitu kencang.


Dengan malu, Nadine hanya bisa tertunduk tidak menjawab ucapan Aldi


"Hahaha, kenapa sih kamu selalu saja menunduk" kekeh Aldi dan mencubit pipi Nadine yang begitu chubby


"Aaaaaa kakak, sakittttt" rengek Nadine


"Maaf, maaf yah sweety." terus Aldi mengelus lembut pipi Nadine


"Kakak apaan sih, aku kan bukan popok bayi" rengek kembali Nadine


"Hahahaha"


Aldi kembali tertawa geli mendengar rengekan Nadine dan melihat raut wajah Nadine


"Kan kamu masih bayi" canda Aldi


Nadine membulatkan matanya


"Yasudah kakak jauh-jauh sana, aku kan masih bayi"


"Ngga mau, kamu kan bayi besar aku" jawab Aldi dan kembali memeluk Nadine

__ADS_1


Nadine diam tidak membalas pelukan Aldi, ia sedikit sebal dibilang bayi oleh Aldi


"Jangan ngambek dong sayangg" ucap Aldi dalam pelukan nya


Dengan malu-malu Nadine juga membalas pelukan Aldi


Hening.


Tidak ada obroloan sedikitpun dari salah satunya, mereka larut dalam pelukan nya dengan rasa rindu yang masih sangat menggunung


"Pengen cepet nikah deh" ucap Aldi tiba-tiba yang sontan membuat Nadine terkejut


"Iiihh apaan sih kakak"


"Hehehe" kekeh Aldi dan mengeratkan kembali pelukannya


"Udah kak, aku pulang dulu" ucap Aldi


Aldi mulai melepaskan pelukan nya, begitupun Nadine


"Jangan kakak lagi, panggil sayang aka yah" ucap Aldi dan meraih tangan Nadine


Nadine hanya bisa tersenyum mendengar permintaan Aldi, tanpa menjawab nya. Nadine merasa malu dan canggung untuk memanggil dengan kata itu.


ceklekk..


Nadine membuka pintu apartemen Aldi dan berlalu keluar, diikuti dengan Aldi.


Hanya dengan beberapa langkah Nadine sudah memasuki apartemen kakak nya, sebelum menutup rapat pintunya Nadine melihat sedikit pada Aldi terlihat Aldi yang menunggu Nadine untuk masuk


Nadine melambaikan tangannya dengan senyuman, begitupun Aldi.


.


.


.

__ADS_1


****


__ADS_2