Kekasih Hatiku

Kekasih Hatiku
Chapter 46


__ADS_3

****


Gusti menggelengkan kepala nya melihat pemandangan dihadapan nya


"Hallo kak" ucap Gusti pada Shilla


"Iyaa, gimana ada ngga?" tanya Shilla


"Gua videocall"


Setelah videocall diangkat dengan Shilla, Gusti mengarahkan kamera nya pada Nadine dan Aldi yang sedang tertidur


Shilla nampak terbelak kaget, mata nya membulat melihat adik nya sedang tertidur dengan posisi memangku Nadine


Gusti merasa tidak tega untuk membangunkan nya, langsung berlalu keluar apartemen Aldi


Sebenarnya Gusti merasa kesal melihat Nadine yang duduk dipangkuan Aldi, tapi ia merasa tidak tega untuk membangunkan nya.


Gusti menarik nafas, menetralisir amarah nya. Ia percaya pada Aldi, Aldi tidak mungkin berbuat yang tidak-tidak pada adik nya itu


"Gapapa Gus?" tanya Shilla


"Yaudah gapapa, kesel sih sedikit. Tapi ngga mungkin juga mereka melakukan hal-hal yang ngga seharus nya" jawab Gusti


"Hahaha bisa marah juga lo ternyata" goda Shilla mencairkan suasana


"Yee lo kira gua malaikat"


"Ya biasanya kan lurus-lurus aja kaya jalan tol" terus Shilla


"Ah sebel gua, udah ah capek. Gua tutup ya"


"Hahaha beneran marah deh kayanya"


"Daaaaaaahhhhhh" ucap Gusti lalu mematikan videocall nya


***

__ADS_1


Aldi mengerjapkan mata nya, Aldi tersenyum ternyata sepanjang malam ia dan Nadine tertidur dengan posisi seperti itu.


Aldi kembali memeluk erat tubuh Nadine agar Nadine lebih nyaman, hembusan nafas Nadine yang begitu teratur terasa sekali di leher nya


"Eeuughhhh" gulat Nadine dalam tidur nya


Nadine mengenduskan beberapa kali hidung nya, nampak tercium aroma mint yang membuat nya tenang


Dengan mata yang masih terpejam, Nadine kenempelkan hidung nya pada leher Aldi dan sesekali mengendus nya


Aldi hanya tertawa kecil, terasa geli dileher nya karna Nadine mengendus leher nya dengan keadaan masih terlelap


Khawatir akan membangunkan Nadine, Aldi hanya diam mengelus lembut rambut dan punggung Nadine agar Nadine tetap merasa nyaman


"Eughhhhh" lagi Nadine tergulat dalam tidur nya


Nadine mengerjapkan mata nya, dan perlahan membuka matanya


Sontak Nadine terkejut saat matanya melihat leher seseorang dihadapan nya


Dengan refleks Nadine langsung bangkit dari pangkuan Aldi dan menutup matanya dengan kedua tangan nya


"Hei, kenapa?" tanya Aldi berdiri dihadapan Nadine dan memegang lembut wajah nya dan meraih tangan Nadine


"Yaampun ternyata kak Aldi" ucap Nadine dengan nafas yang sedikit tidak teratur


"Kamu kaget yah, sebentar aku carikan minum"


Aldi berlalu mencari minum di dapur apartemen nya, ia ingat betul selalu menyetok air mineral kemasan.


"ini minum dulu" ucap Aldi menyodorkan sebotol air mineral


Nadine meminumnya hingga habis, pasalnya sejak semalam tenggorokan nya terasa kering. Mungkin karna ia menangis


"Kak ini jam berapa?" tanya Nadine gelisah


Aldi sedikit menarik kemeja nya, dan melihat jam yang mrlingkar di pergelangan tangan nya

__ADS_1


"Whattt, jam 8" ucap Aldi terkejut


"Apaaa jam 8"


Nadine langsung membuka gorden apartemen Aldi melihat suasana diluar


Dan benar saja matahari sudah bersinar menyinari bumi


"Aduhh kak gimana ini, kita semalaman disini. Gimana kalau kak Gusti marah" khawatir Nadine


"Maaf yah, semalam aku juga ketiduran. Nanti aku yang jelasin ke Gusti. Oke"


Nadine mengangguk mengiyakan


"Yaudah ayo kak antar aku pulang, aku takut banget" ajak Nadine dan berjalan menuju pintu


Aldi mengangguk dan mengikuti Nadine


"Buka kak, aku ngga tau password nya"


Aldi melangkah mendekati pintu dan Nadine, tangan Aldi malah meraih tangan Nadine dan mencium nya lalu kembali memeluk Nadine


"Makasih udah kasih aku kesempatan" bisik Aldi


Aldi melepaskan pelukan nya, dan mencium lembut kening Nadine


Cup


.


.


.


*****


Hai readers, Jangan lupa untuk memberikan dukungan, dengan follow, like, komen, beri 5 rate, vote, hadiah dan jadikan ceeita ini favorite. Sebagai semangat pada author 🥰

__ADS_1


__ADS_2