
****
Brukkk
Vita terjatuh tepat dipangkuan Gusti, tangan nya mengalung pada leher Gusti
Mata Vita dan Gusti bertemu dengan jarak yang begitu dekat
Vita semakin mendekatkan wajahnya pada Gusti, berharap Gusti juga begitu
"Bangun Vita" tegas Gusti membuat Vita terkejut
Dengan malu Vita berdiri kembali pada posisi awal dan memegang kedua tangan nya grogi
"Maa maaaff pak" Gugup Vita
Gusti menarik nafas nya geram tangan nya juga ikut mengepal, setelah lama ia hidup baru ini ada wanita yang duduk dipangkuan nya selain Nadine adiknya
Vita menggesek-gesekan pelan kuku nya grogi. Perbuatan nya memang ia sengaja, dan juga tidak ada rasa sedikitpun penyesalan dalam dirinya karna melakukan hal tidak sopan seperti itu.
"Keluar kamu Vita" Suru Gusti dengan pandangan yang kembali pada tumpukan kertas dihadapan nya
"Benarkan bajumu, jangan coba-coba berpakaian seperti itu lagi" lanjut Gusti
Vita mengangguk lalu berjalan menuju pintu, senyum licik nya terukir dibibirnya. Ia rasa ia berhasil membuat Gusti keringat dingin
"Tunggu Vita" ucap Gusti membuat langkah Vita yang semakin dekat dengan pintu terhenti
Vita membalikkan badan nya kembali berjalan ke arah meja kerja Gusti dan berdiri tepat disamping Gusti
"Iya pak, ada apa" tanya Vita
"Bawa, benarkan. Sebelum kamu print kirim file nya terlebihdulu pada saya" ujar Gusti
__ADS_1
Vita mengangguk kecewa dan meraih berkas yang tadi ia berikan pada Gusti, ia fikir Gusti memanggilnya kembali karna ada maksud lain dengan nya
****
Aldi mengerjapkan matanya berkali-kali, membuka perlahan matanya. Ia melihat kesekeliling ruangan, senyum terukir diwajahnya ia baru tersadar kalau sedang berada diapartemen Gusti
Keadaannya kini sangat membaik, dan berharap kedepannya akan terus seperti ini.
Aldi meraih handphone didalam saku celana nya, dan mencharger nya tepat di samping tv milik Gusti
Ceklekk..
Terdengar suara pintu terbuka, terlihat Nadine yang berjalan dengan memegang cangkir ditangan nya
"Hai, morning sweety" ucap Aldi terdenyum pada Nadine
"Morning? ngga malu kak sama matahari yang sebentar lg pamit?"
Aldi terkejut, dan langsung melihat jam pada dinding
Nadine mengangguk, dan tertawa kecil melihat ekspresi Aldi yang belum pernah ia lihat ini
"Kamu kenapa ngga bangunin aku sayangg, aku ada meeting hari ini" ucap Aldi menghampiri Nadine
"Aku ngga tau kak, maaf"
"It's oke, aku pergi dulu" ucap Aldi dan menghampiri Nadine
Cup..
Aldi mencium lembut kening Nadine, dan berlalu pergi keluar apartemen dengan tergesa-gesa
Nadine hanya diam kaku ditempat saat Aldi mencium keningnya hingga tidak sadar Aldi sudah pergi meninggalkannya
__ADS_1
"Aaaaaaaaaaaaa" teriak Nadine saat menyadari semuanya
"Susah banget buat bersikap dingin sama kak Aldi, kenapa si" kesal Nadine pada dirinya sendiri
Nadine tersenyum mendapatkan perlakuan lembut Aldi, Aldi yang selalu memperlakukannya like a queen saat mereka bersama
Drettttt...dretttt..drettt
Nadine seketika terkejut mendengar getaran handphone diatas meja, dan menghampirinya
"Handphone siapa nih"
Nadine mencoba menekan tombol power handphone tersebut
"Hah"
Terlihat foto dirinya yang terpampang jelas pada layar handphone itu, dan terlihat banyak sekali notif email dan whatsapp masuk yang terlihat jelas pada layar handphone nya
"Apa ini punya kak Aldi yah"
Nadine menyimpannya kembali pada meja, dan membiarkan handphone itu yang sedang diisi daya, dan kembali duduk disofa menikmati coklat hangat nya
Drettt..drettt...drett
Getaran handphone kembali menghentikan aktifitas Nadine, ia kembali bangkit dari duduknya dan menghampiri handphone Aldi..
"Vitaa" ucap Nadine terkejut saat melihat nama yang terlihat mengirim pesan pada Aldi
Nadine mulai menggeser layar handphone Aldi yang tidak diberikan password, dan membuka pesan yang dikirimkan oleh Vita
Mata Nadine terbelak kaget, saat melihat pesan dari Vita yang ternyata Vita mengirimkan foto selfie dirinya yang sedang cemberut pada Aldi dengan caption "Bete banget, bos ganteng ngga ngantor hari ini"
.
__ADS_1
.
****