
****
Aldi yang ingin menanyakan perkembangan proyek pada pak Abraham berjalan menuju ruangan ayah nya.
Tanpa mengetuk pintu Aldi dengan pelan masuk membuka knop pintu. Baru saja Aldi menutup pintu dan melangkah, langkahnya terhenti saat mendengar suara Pak Abraham ayahnya.
"Tolong bantu saya agar Aldi mau saya jodohkan dengan putri teman saya"
Deg..
Tubuh Aldi seketika kaku dan lemas, mata nya membelak kaget.
"Apaaaaaa Ayah" teriak Aldi
Pak Abraham dan Gusti begitu terkejut melihat keberadaan Aldi.
Tanpa mengucapkan sepatah katapun Aldi pergi meninggalkan ruangan pak Abraham dengan raut wajah yang jelas terlihat marah.
"Pak" panggil Gusti dengan pelan, karna sejujurnya Gusti takut sekali jika Aldi akan marah setelah mengetahui soal perjodohan nya
"Tidak apa nak, Bagus jika Aldi sudah mengetahuinya" ujar pak Abraham tegas
Gusti mengangguk tanpa menjawab
"Karna Aldi sudah mengetahuinya, perjodohan akan saya segera laksanakan" terus pak Abraham dengan pandangan lurus ke depan
"Nak Gusti, sekali lagi tolong bantu saya menjaga Aldi. Saya sedikit khawatir padanya. Sekarang kamu bisa kembali ke ruanganmu, saya akan mencoba menghubungi sahabat saya"
"Baik pak, saya permisi" pamit Gusti dan berlalu pergi
****
Aldi menendang kencang kursi kerja nya saat sampai diruangan nya, meninju kencang dinding hingga tangan nya mengeluarkan darah dan luka.
"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa" teriak Aldi dengan amarah
"Pantas saja Nadine menjauh dari gue" gumam Aldi kesal
__ADS_1
"B*ngs*t" gerutu Aldi
Tokk..tokk..tokk
Tanpa menunggu sang pemilik ruangan mempersilahkan, Gusti langsung saja masuk dan melihat Aldi yang duduk menunduk di sudut ruangan dengan tangan yang terluka
Dengan santai Gusti menghampiri Aldi dan meraih tangan nya untuk melihat luka nya, dan berlalu mengambil kotak p3k yang berada di ruangan Aldi.
"Sini duduk" suru Gusti sambil duduk disofa ruangan Aldi dengan kotak p3k di tangan nya
Aldi hanya diam tidak menghiraukan Gusti, dengan pelan Gusti menghampiri Aldi dan menuntunnya untuk duduk di sofa.
Gusti mulai membersihkan luka ditangan Aldi yang mulai mengeluarkan banyak darah, akibat meninju dinding ruangan nya.
Dengan pelan dan telaten Gusti membersihkan dan mengobati luka di tangan Aldi dan juga memperban nya.
"Gausah nangis, udah gede" ucap Gusti mencairkan suasana
"Gua ga nangis" jawab Aldi dengan ketus
"Yu balik aja" ajak Gusti lalu mengambil kunci mobil Aldi di atas meja
"Izinin gua buat ketemu Nadine" pinta Aldi sambil berjalan menuju parkiran
Gusti hanya diam tidak menjawab, dan melangkag cepat menuju parkiran
****
Pak Abraham memijat pelan kening nya, dan terus mencoba menghubungi sahabat lamanya
tuttttt..
tutt..
tutttttttt....
"Hallo" terdengar suara dari telfon
__ADS_1
"Hallo Indraa, apa kabar?" tanya pak Abraham dengan senang
"Abrahamm, lama sekali kau tidak ada kabar. Kabarku baik, bagaimana denganmu"
"Kabarku baik Indraa, lama kita tidak komunikasi ya"
"Iya, ku ingat-ingat sudah 5 tahun lama nya"
"Haha benar juga"
"Bagaimana kabar Aldi?" tanya pak Indra sahabat pak Abraham
"Aldi baik, bagaimana kabar lovely mu itu" tanya kembali pak Abraham
"Lovelyku baik, tahun depan dia akan lulus dari sekolahnya"
"Syukur tidak lama lagi yaa"
"Aku sudah ingin menjodohkan lovelyku Abraham dengan Aldi setelah ia lulus sekolah, bagaimana menurutmu?" ujar pak Indra
"Hahaha, baru saja aku mau membicarakan soal itu Indraa. Sebaiknya segera kita laksanakan, umurku sudah semakin tua. Aku ingin melihat jagoanku menikah terlebihdulu" ucap pak Abraham
"Baiklah Abraham, akan ku bicarakan terlebih dulu dengan putra pertamaku dan juga mantan istriku" terus pak Indraa
"Baiklah, segera beri kabar terbaik untukku" jawab Pak Abraham
Pak Abraham menghembuskan nafas lega, setidaknya masih ada waktu 1 tahun lagi untuk membicarakan nya dengan Aldi agar ia mau.
****
Aldi merebahkan badannya di sofa apartemen nya, dan juga Gusti yang duduk di sofa sebelahnya.
"Weekend kita ke jakarta" ucap Gusti dengab datar
Aldi tersenyum sumringah setelah dapat izin dari Gusti, ia tidak sabar ingin bertemu Nadine dan memeluknya dan juga meminta maaf. Terlebih sudah cukup lama ia tidak komunikasi dengan Nadine semenjak Nadine kembali ke jakarta, nomor Nadine yang ganti dan juga semua sosial media Nadine yg telah memblokir sosial media Aldi dan membuat Aldi kesulitan untuk menghubungi Nadine.
Drettttt...drettt
__ADS_1
"Gua angkat telfon dulu sambil beli makan, lo istirahat" ucap Gusti dan berlalu keluar apartemen sambil mengangkat telfon
***?