Kekasih Hatiku

Kekasih Hatiku
Chapter 41


__ADS_3

...Meski mustahil, aku masih berusaha menemukanmu pada setiap pesan yang kuterima hari ini....


...- Senjaamu -...


****


Nadine memasuki kamar Aldi dan membuka lemarinya, dan benar isi lemarinya sudah kosong. Barang-barang Aldipun sudah begitu bersih dikamar nya


Tanpa sadar, air mata Nadine jatuh begitusaja membasahi pipinya. Hatinya begitusakit dengan tiba-tiba Aldi meninggalkannya, Nadine terisak dalam tangisnya.


"Apa kakak mau balas dendam denganku" ucap Nadine dalam tangisnya


Air mata Nadine jatuh begitu saja tanpa henti, pipi nya sudah dibasah.


Pandangan Nadine lurus kedepan, tekad nya kali ini bulat. ia akan mulai melupakan Aldi walaupun Aldi datang lagi mungkin nanti


Dengan tangisan nya, Nadine mengambil keputusan untuk menerima apapun hal yang ayahnya berikan padanya termasuk jika ia ajan dijodohkan oleh anak teman ayahnya


Nadine mengambil handphone nya, dan mencari kontak Aldi.


Dengan cepat Nadine memblokir nomor wahtsapp Aldi dan memasukan nomor Aldi ke daftar hitam nya, agar Aldi tidak bisa menghubunginya diwahtsapp maupun telfon selular


Tidak lupa Nadine juga memblokir semua sosial media Aldi


Nadine mencarai-cari kertas dan pulpen dilaci apartemen Aldi, dan mulai menuliskan notes yang akan ia tempelkan didepan pintu kamar Aldi


Kita sudahi saja, semoga kamu bahagia dengan yang lain. Terimakasih untuk segala rasa manis, dan KECEWA-nya


- Nadine

__ADS_1


Setelah menempelkannya, Nadine berlalu keluar apartemen Aldi. Dan kembali ke apartemen Gusti


Saat sudah memasuki apartemen Gusti, Nadine berlalu menuju dapur. Terlihar Gusti yang sedang makan di meja makan, tanpa menghiraukannya Nadine menuang segelas air putih dan meneguknya


"Makan dek" ajak Gusti


Nadine hanya diam tidak menghiraukannya, setelah selesai minum ia langsung berlalu menuju ruang laundry diapartemen Gusti dan mulai memasukan pakaian-pakaian kotor pada mesin cuci tidak lupa dengan air dan detergen nya


Nadine kembali menjalankan aktifitasnya, bahkan aktifitas yang jarang ia lakukan pun. Untuk meluapkan amarahnya, ia tahu jika ia berbaring dikamar pasti ia akan terus-terusan menangis.


Ia memutar lagu pop dengan volume yang kencang dihandphone nya dan menggantungkan handphone nya pada leher, sambil menunggu mesin cuci berhenti Nadine menyapukan seluruh ruangan yang ada diapartemen Gusti


.


Gusti yang baru saja selesai makan terlihat heran melihat Nadine memutar musik dengan volume yang begitu kencang dan sambil bernyanyi.


Yang ia tahu selama ini adiknya itu terlihat begitu lemah lembut, tapi kali ini terlihat Nadine bernyanyi begitu kencangg.


Setelah menghubungi sekertarisnya, Gusti kembali menyimpan handphone nya dan memperhatikan Nadine yang nampak berbeda dari biasanya


"Sini dek, duduk" ucap Gusti saat Nadine mengepel dihadapannya


"Iya kak, Sebentar yah" jawab Nadine dan melanjutkan kegiatannya


Setelah 10 menit lama nya, Nadine menghampiri Gusti. Gusti masih duduk manis disofa menunggu Nadine


"Ada apa kak" tanya Nadine dan duduk disofa hadapan Gusti


"Ada apa denganmu" tanya kembali Gusti menaiki alis nya

__ADS_1


"Ngga ada apa-apa denganku" elak Nadine


"Bohong, orang sepertimu mana mungkin bisa bohong"


"Bener kak, aku gapapa" ucap Nadine meyakinkan


"Menurut sosial media, biasanya kalo cewe bilang gapapa itu berarti ada apa-apa nya" lanjut Gusti


"Hahahaha"


Nadine menggeleng dan tertawa geli mendengar ucapan kakak nya itu


"Lagian itu, mata kamu bengkak. Gamungkin tidak ada apa-apa" tanya kembali Gusti


Nadine menghembuskan nafasnya, lagi-lagi kakak nya ini tidak percaya


"I'm fine kakak, aku baik-baik aja" ucap Nadine meyakinkan


"Matamu gabisa bohong de"


Nadine hanya bisa diam, memang benar matanya terlihat bengkak. Tapi ia tidak mungkin menceritakan perihal Aldi pada kakaknya, khawatir Gusti akan marah dan membenci Aldi


"Yasudah, kalo kamu gamau jujur. Lusa, adapertemuan dengan keluarga teman ayah. Kamu harus ikut yah, semoga anak nya teman ayah cocok denganmu" ucap Gusti dan berlalu memsuki kamarnya


.


.


.

__ADS_1


****


****


__ADS_2