Kekasih Hatiku

Kekasih Hatiku
Cahpter 34


__ADS_3

****


"Aldi Tunguuu"


Aldi menghentikan langkah nya, memutar badan ke arah sumber suara.


Degh..


Seketika jantung Aldi berdegup begitu kencang, mata nya membulat penuh sedikit mengrenyitkan dahi nya. Memastikan yang ia lihat


Orang itu datang menghampiri Aldi, degup jantung Aldi rasanya semakin tidak karuan melihat wanita yang ia rindukan sedang berada tepat dihadapan nya.


Orang itu adalah Nadine dan Shilla, saat pulang dari mall. Shilla mengajak Nadine untuk pulang bersamanya karna ia juga akan ke apartemen Aldi.


"Ayo bareng" ajak Shilla lalu melangkahkan kaki nya meninggalkan Aldi dan Nadine dibelakangnya


Nadine hanya bisa tertunduk, melangkah pelan beriringan dengan Aldi.


Hening, tidak ada pembicaraan apapun diantara mereka. Shilla hanya asik sendiri berjalan didepan Nadine dan Aldi sambil memainkan handphone nya, sampai tak terasa mereka sudah sampai didepan apartemen Aldi


"Nadine, masuk dulu yuk. Kakak mau masak loh, kamu cobain yah nanti" ajak Shilla


"Hmm aku belum izin kak Gusti kak"


"Gapapa nanti biar kakak yang bilang Gusti yah" paksa Shilla


Tanpa menunggu jawaban dari Nadine, Shilla langsung membuka pintu apartemen Aldi dan menarik tangan Nadine untuk masuk. Diikuti juga dengan Aldi

__ADS_1


**


Nadine melihat kesekeliling apartemen Aldi, ia begitu terkejut apartemen Aldi begitu berantakan tidak seperti dulu saat Nadine datang ke apartemen Aldi.


Terlihat Aldi yang langsung memasuki kamarnya, tanpa berbicara satu katapun padanya. Nadine mengerti, ia dan Aldi terasa kembali asing dan canggung untuk mengobrol. Lagipula menurutnya sudah tidak ada lagi hal yang berlu ia dan Aldi bicarakan


"Nadine boleh bantuin kakak?" tanya Shilla


"Boleh kak"


"Kakak mau beli pengharum ruangan dan bahan-bahan masak dulu ke supermarket dibawah, kamu boleh tolong sapukan dulu kamar Aldi dan ruang tamu ini" pinta Shilla


Nadine tersenyum mengangguk mengiyakan permintaan kak Shilla


"Ohiya sapunya ada diruangan dekat toilet yah" ucap Shilla


Nadine mulai menyapukan ruang tamu dan ruangan lain, seharusnya ia terlebih dulu menyapukan kamar Aldi. Tapi ia merasa bingung dan malu untuk masuk nya, terlebih tidak ada siapa-siapa lagi diapartemen ini selain dirinya dan Aldi


Tokk..tokk..tokk


Dengan pelan Nadine mengetuk kamar Aldi


Ceklekk..


"Iya kak ada apa" tanya Aldi saat membuka pintu kamar, Aldi pikir yang mengetuk nya adalah Shilla kakak nya


Aldi terkejut, ternyata yang menetuknya adalah Nadine dengan sapu ditangannya.

__ADS_1


"Hmm maaf mengganggu, kak Shilla pinta aku buat sapukan kamar kak Aldi" ucap Nadine tertunduk malu


"Ohiya boleh, masuk aja" jawab Aldi mempersilahkan Nadine masuk


Nadine mulai menyapukan kamar Aldi hingga sudut-sudut nya, terlihat Aldi yang sedang duduk di single sofa memperhatikannya.


Tak tahan menahan rindu, Aldi langsung bangkit dari duduknya dan menghampiri Nadine dan memeluknya dari belakang


Prangg..


Tanpa sadar Nadine menjatuhkan sapu karna terkejut


"Aku mohon, izinkan aku buat memeluk mu" pinta Aldi dengan lirih


Nadine diam, tubuhnya seketika kaku. Ia bingung apa yang harus ka lakukan, pelukan Aldi terasa begitu nyaman. Dan tidak bisa dibohongi bahwa ia juga sangat merindukan Aldi


Nadine memejamkan matanya, dan memutar badannya membalas pelukan Aldi dengan erat begitupun dengan Aldi yang semakin mengeratkan pelukan nya.


"I really really miss you" lirih Aldi dalam pelukan nya


"I miss you to" jawab Nadine


.


.


****

__ADS_1


__ADS_2