Kekasih Hatiku

Kekasih Hatiku
Chapter 36


__ADS_3

****


Nadine merebahkan tubuhnya lelah pada bathup yang sudah terisi air hangat.


Baru saja Nadine selesai memasak membantu Shilla dan makan bersama Shilla dan juga Aldi


Ia memikirkan kembali kejadian tadi, senyum nya mulai melebar memegang kening nya yang tadi Aldi cium. Nadine masih tidak menyangka hal yang terjadi hari ini


Nadine membuka handphone nya, melihat notifikasi masuk yang sejak tadi belum ia buka. Nadine membuka pesan dari nomor yang baru yang entah siapa dan juga tanpa foto profile


+62891012***


Hari yang indah bersama seseorang yang indah. Terimakasih


Nadine mengreyitkan bingung, siapa sang pemilik nomor ini. Nadine mulai mengira-ngira apa mungkin ini adalah nomor Aldi, tapi seperti nya tidak mungkin


Tanpa menghiraukan kembali, Nadine menyimpan kembali handphone nya dan melanjutkan kegiatannya membersihkan badannya.


****


Esok hari


Aldi sudah siap dengan balutan kemeja hitam nya dibalut dengan blazer abu dan celana yang panjang nya pas sekali pada mata kaki, tidak lupa dengan moccasin shoes kesayangannya.


Dengan gaya rambut baru nya, Aldi terlihat berbeda dan lebih fresh.


Tidak lupa memakai jam tangan dan parfume kesukaan nya


Setelah dirasa siap, Aldi mengambil kunci mobil nya yang menggantung dan berlalu pergi ke basement.

__ADS_1


15 menit menempuh perjalanan akhirnya Aldi sampai di gedung yang menjulang tinggi, Aldi mulai meminta satpam memarkirkan mobil nya. Ia mulai memasuki loby yang bertulisan Rizki Davelopment.


Beberapa karyawan yang melihat nya menyapa nya, tidak sedikit dari mereka membicarakan Aldi di belakang nya.


Aldi mulai manaiki lift menuju ruangan nya, lift yang ia gunakan kali ini adalah lift umum. Pandangan Aldi tetap lurus kedepan walaupun ia mendengarkan beberapa karyawan wanita dibelakang nya sedang membicarakan nya


"Pak Aldi sudah sekian lama baru masuk lagi yah, ngga malu apa sama karyawan lain"


"Iya, walaupun dia anak presedir tapi harusnya ngga kaya gitu yah"


"Tapi btw pak Aldi makin ganteng aja yah"


Ucap beberapa karyawan wanita yang posisinya tepat di belakang Aldi, tapi Aldi tindak menghiraukan nya.


Tingg...


Pintu lift terbuka pada lantai 6, Aldi melangkah keluar dati lift menuju ruangan nya.


"Selamat Pagi pak Aldi" sapa Vita sekertaris baru


"Kenapa anda ada di meja Jody sekertaris saya" tanya Aldi heran


"Mohon maaf sebelum nya pak, pak Jody sudah dipindahkan pada anak perusahaan yang berada di surabaya. Dan saya yang menggantikan nya" jawab Vita tersenyum


"Siapa yang merekrut mu?" tanya kembali Aldi


"Bu dinda pak, HRD"


"Baik, perikan saya file rekap keuangan selama saya tidak masuk. Dan tolong beritahu ayah saya jika saya masuk hari ini" pinta Aldi, tanpa menunggu jawaban dari Vita Aldi langsung saja memasuki ruangan nya

__ADS_1


Aldi mulai duduk dikursi kerja nya, ia sedikit kesal melihat sekertaris baru nya yang menggunakan pakaian sedikit terbuka. Bukan apa, Aldi hanya risih melihat wanita yang berpakaian mini dan ketat terlebih ini adalah kantor tempat bekerja bukan tempat hiburan


Aldi membuka laptop nya, memeriksa email masuk. Ternyata HRD sudah beberapa kali mencoba menghubunginya perihal Jody yang dipindahkan dan perihal untuk memilih sekertaris baru, ternyata HRD memilih Vita karna pengalaman nya yang sudah cukup lama.


Tokk..tokk...tokk


"Masuk"


Terlihat Vita dibalik pintu dengan beberapa berkas yang ia pegang di tangan nya.


Vita menghampiri Aldi, berdiri tepat disamping kursi Aldi. Ia mulai sedikit menundukan badan nya menyimpan berkas yang ia bawa pada meja Aldi


"Ini pak berkas nya" ucap Vita lembut


Aldi yang masih menahan kesabaran nya melihat Vita masih diam


"Oke, silahkan keluar" pinta Aldi


Vita mengangguk dan berlalu keluar dari ruangan Aldi


Kringgg...kringgg


Aldi mengangkat telfon yang diatas meja nya yang berdering


"Hallo nak, keruangan ayah sekarang yah" pinta Abraham disebrang telfon


.


.

__ADS_1


****


__ADS_2