Kekasih Hatiku

Kekasih Hatiku
Chapter 28


__ADS_3

****


1 Tahun Kemudian


Dengan rasa senang, Nadine mendorong koper milik nya mata Nadine melihat kesana-kesini mencari sang kakak yang berjanji akan menjemputnya.


"Adeee" teriak Gusti yang baru saja datang dan melambaikan tangan nya


"Kakakkk" Nadine terlari berhamburan menuju Gusti kakak nya, 1 tahun lamanya ia tidak bertemu dengan kakak nya itu.


"Kangennnn kak" ucap Nadine saat telah didalam pelukan kakak nya


"Kakak juga" balas Gusti memeluk Nadine


"1 tahun ngga ketemu, ternyata kamu makin tinggi yaa. Hahaha" ucap Gusti yang masih memeluk Nadine


"Iya dong, kan aku makanin tiang sekolah haha" canda Nadine lalu di jawab dengan tawa Gusti


"Ayo kita ke apartemen kakak" ajak Gusti lalu menggandeng tangan adiknya itu, tidak lupa sambil mengambil alih membawa koper milik adiknya


Nadine dan Gusti melangkah semangat menuju apartemen Gusti. Setelah wisuda kelulusan Nadine kemarin, Nadine memutuskan untuk langsung mengunjungi kakak nya. Terlebih 3 hari lagi ayah mereka akan datang ke kota ini, untuk urusan bisnis nya. Dan untuk itu juga Nadine langsung datang ke kota apel ini, agar bisa bertemu dengan ayah nya yang sudah sekian lama tidak bertemu dengan kedua anak nya.

__ADS_1


****


Titt..titttt...tittt


Ceklekk..


"Masuk de" ajak Gusti setelah memencet password kunci apartemen nya


Nadine memasukin apartemen milik kakak nya dengan senyuman, tidak banyak yang berubah dari apartemen milik kakak nya ini. Hanya sedikit lebih banyak barang-barang yang tersusun rapih di setiap ruangan nya


"Kamar kamu disana ya, kaya biasanya" terus Gusti menunjuk kamar yang tepat bersebrangan dengan kamar Gusti


Nadine melihat ke sekeliling kamar nya, tidak ada yang berubah dari kamar ini dari terakhir kali Nadine datang ke kota ini. Bahkan letak kasur dan lemari pun masih sama, Nadine melangkah menuju balkon. Menghirup udara kota apel ini yang suhu nya cukup dingin dan sejuk.


Mata Nadine tertuju pada balkon sebelah nya, balkon kamar Aldi yang terlihat sepi. Bahkan sudah tidak ada lagi kursi dan meja yang berada di balkon nya, menyisakan tanaman-tanaman hias kecil yang sudah mulai kering.


"Apa kak Aldi sudah pindah?"


"Apa kak Aldi sudah menikah dengan pilihan orangtuanya" Gumam Nadine dalam hati, Pikiran nya kesana kesini menebak-nebak keberadaan Aldi.


Nadine membuka handphone nya, berfoto selfie dibalkon yang mengarahkan pada gunung dan gedung-gedung lain yang cukup tinggi.

__ADS_1


Cekrekk..


Setelah melihat hasilnya, Nadine memposting fotonya ke akun sosial media nya. Tak lupa dengan caption nya.


@Nadinealvi18 Berada dikota dan tempat yang sama seperti 1 tahun lalu, tapi tidak dengan isi hati yang sama.


Beberapa menit kemudian, banyak notif komentar muncul di dalam postingan foto selfie nya. Banyak komentar poitif dari teman-teman nya, Nadine membacakan dan membalas satu-persatu komentar teman-teman nya itu.


Tapi mata Nadine terbelak kaget saat melihat notif baru, yang baru saja komentar dalam postingan nya.


@Aldirizki Sedih baca caption nya, bahagia selalu mentari. 🌹


Tak terasa, air mata Nadine lolos begitu saja saat membaca komentar Aldi. 1 tahun sudah ia berpisah dengan Aldi, tapi tidak bisa dibohongi. Rasa untuk Aldi masih saja menggunung dihati Nadine, padahal ia selalu mencoba mengikhlaskan nya.


"Gaboleh nad, gaboleh. kak Aldi sudah milik oranglain, oh atau bahkan sudah menjadi suami oranglain bisa jadi pula sudah menjadi seorang ayah" ucap Nadine menenangkan dirinya sendiri


Nadine langsung masuk ke dalam kamar, tanpa sadar ada sepasang mata yang sedang memperhatikan nya sedari tadi dan menertawakannya. Siapa lagi kalau bukan Aldi, yang sedari Nadine selfie Aldi sudah memperhatikan nya dari dalam kamar nya. Aldi yang sangat merindukan Nadine, hanya berani melihat dan menatapnya saja dari kejauhan.


Aldi nampak tertawa geli saat Nadine berbicara sendiri dibalkon, terlebih Nadine membicarakan tentangnya.


****

__ADS_1


__ADS_2