Kekasih Hatiku

Kekasih Hatiku
Chapter 6


__ADS_3

****


Setelah makan siang tadi dihalaman belakang, Nadine langsung memasuki kamar. Hingga kini pukul 7 malam ia belum juga keluar kamar nya


Nadine mengaktifkan Handphone nya kembali, dan menyimpan nya dimeja. Ia berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan badan nya


Tokk tokk tokk


Gusti mengetok pintu kamar Nadine, tidak ada jawaban didalam. Gusti membuka knop pintu kamar, terdengar suara air didalam kamar mandi. ia duudk di sisi kasur kamar Nadine, dan melihat Handphone Nadine yang terus-terusan bergetar


Tanpa sengaja, Gusti melihat notif chat Alam dilayar handphone Nadine


"Maksud lo apa putusin gue? lo selingkuh dan milih cowo itu? cowo yang foto nya ada di slide terakhir? Oh apa jangan-jangan lo milih cowo itu karna dia banyak uang? secara dia terlihat sudah mapan. Dasar ya CEWE MATRE, Gatel bangett si lo"


Gusti kembali mengepalkan tangan nya, ia merasa yakin dengan keputusan nya mengenai Nadine untuk memutuskan Alam


Cekrekkk


Gusti menoleh ke arah suara pintu yang terbuka, ia melihat Nadine yang hanya memakai balutan handuk dan rambut yang dililit handuk


"Eh kakak, kapan masuk?" Tanya Nadine kemudian mengambil pakaian nya di tas


"Baru saja" jawab Gusti memalingkan pandangan nya


"Aku pake baju dulu ya kak" lanjut Nadine sambil berjalan ke arah kamar mandi


Nadine berlalu masuk ke kamar mandi, sedangkan Gusti kembali pada lamunan nya


Ceklekkk


Suara pintu kamar mandi terbuka, terlihat Nadine keluar kamar mandi dengan menggunakan t-shirt hitam dan celana laging kesukaan nya


"Sini dek" Ucap gusti sambil berjalan ke sofa dekat jendela


Nadine mengikuti Gusti sambil memegang sisir ditangan nya kemudian duduk disamping Gusti


"Kita videocall mamah yuk" ajak Gusti


Nadine mengangguk setuju, kemudian Gusti mengeluarkan Handphone nya dan mencari kontak mamah nya


Tutttt tuttt


"Hallo kakak"


Terdengar suara mamah nya, Gusti langsung tersenyum senang begitupun dengan Nadine. mereka sangat merindukan mamahnya yang sedang bekerja di negri singa


"Adeeee" sorak mamah saat melihat Nadine yang tiba-tiba muncul disamping Gusti


"Mamaaahh" jawab Nadine sambil melambaikan tangan nya


"Alhamdulillah, lagi sama kakak. Ade kakak sehat kan" lanjut Mamah


"Sehat Alhamdilillah, mamah sehat" jawab Nadine tersenyum

__ADS_1


"Alhamdulillah mamah sehat sayang, bagaimana sekolahmu sekarang? lancar?" tanya mamah


"Lancar dong mah" jawab Nadine terkekeh


"Udah punya pacar belum nih" ledek mamah


Nadine nampak tertawa mendengar pertanyaan mamah


"Gaboleh pacaran dulu ah, belum punya ktp" seru Gusti tertawa


"Hahah bisa aja nih kakak, 2 bulan lagi kamu 17 tahun ya nak. langsung aja ya bikin Ktp" Ucap mamah


"Siap mah, nanti aku minta kakak untuk pulang dan temani aku buat ktp" jawab Nadine melirik kakak nya


"Bagusss, dengerin tuh kak"


"Iyaa iyaa" jawab Gusti


"Mamah kapan pulang aku udah kangen nih?" tanya Nadine manja


"Mamah belum bisa pastiin sayang, mamah usahakan secepatnya yah"


Nadine mangangguk mengerti dan tersenyum


"Yasudah mah, kita mau keluar nih. nanti dilanjut lagi yah. Dadah mamah" Ucap Gusti kemudian melambaikan tangan nya begitupun dengan Nadine


****


Gustie pamit keluar untuk membeli oleh-oleh disekitaran villa untuk kakek dan nenek nya. ia mengajak Nadine, tapi Nadine sedang tidak mood untuk keluar ia merasa kesal dan bete setelah melihat balasan pesan nya pada Alam


Nadine yang sedikit bosan, keluar dari kamarnya. ia melihat ke arah teras. Ada Aldi yang sedang bernyanyi sambil memainkan gitar


"Kak Aldi" sapa Nadine pada Aldi sambil duduk disamping Aldi


"wah kebetulan nih kamu keluar, yuk kita nyanyi bareng" ajak Aldi


"Aku boleh request ngga?" tanya Nadine tersenyum


"Boleh dong, kamu mau lagu apa?" jawab Aldi mihat Nadine


"Aku mau laku Andmesh jangan rubah takdirku, boleh kak?"


"Boleh dong, kita mulai ya" jawab kembali Aldi


Aldi mulai memetik gitar dimulai dengan kunci gitar C dan dilanjut GM


Nadine mulai menyanyikan lagu nya dengan pelan dan pandangan lurus ke depan


Di... setiap do'aku


Di setiap air mataku


Selalu ada, kamu ....

__ADS_1


Di... setiap kataku


ku sampaikan cinta ini


Cinta kitaa.....


Ku tak akan mundur


Ku tak akan goyaaaah


meyakinkan kamu


Mencintaikuu...


Tuhan ku cinta diaaa


Kuingin bersamanya


Ku ingin habiskan, Nafas ini berdua dengan nya....


. . . . . . . .


Aldi terkagum-kagum mendengar suara Nadine, ternyata suara Nadine enak sekali didengar sama dengan kakak nya. Aldi tepuk tangan bersorak saat Nadine telah selesai bernyanyi


"Wow, Suaramu bagus sekaliiii nad" terusterang Aldi


"Ah kak Aldi, biasa aja padahal" jawab Nadine malu


Aldi terkekeh kecil melihat Nadine tersipu malu


"Btw, ini lagu favorite mu?" tanya Aldi


Nadine mengangguk


"Untuk siapa?" tanya kembali Aldi


"Belum ada hehehe" jawab Nadine


Aldi tersenyum senang mendengar jawaban Nadine, sebenarnya saat pertama kali melihat Nadine ia merasa ada yang aneh pada dirinya terlebih saat ia berdua berfoto bersama dan tidak sengaja saling melihat satu sama lain.


"Gimana kalau kakak?" tanya Nadine


Aldi terdiam mendengar pertanyaan Nadine


"Sama sepertimu, aku juga belum menemukan nya" jawab Aldi


"Kalau aku ngga percaya gimana? Tidak mungkin ah laki-laki setampan kak Aldi belum punya pacar" ucap Nadine sambil tertawa kecil


Aldi langsung melihat Nadine, Nadine yang sedang tertawa reflek langsung terdiam kaget. Aldi mendekatkan wajah nya ke telinga Nadine dan membisikan


"Kalau kamu yang jadi "Dia" dilirik lagu itu gimana?" bisik Aldi pelan pada Nadine


Nadine terkejut, ia sangat terkejut saat Aldi mendekat padanya dan berbisik padanya.

__ADS_1


****


__ADS_2