Kekasih Hatiku

Kekasih Hatiku
Chapter 17


__ADS_3

...B**ertemu denganmu adalah takdir, berteman atau bersahabat denganmu adalah pilihan. Tapi jatuh hati padamu, itu semua di luar kuasaku....


...-Aldi Rizki-...


****


Saat sampai hotel tak hentinya Nadine tersenyum, ia benar-benar merasakan apa itu cinta.


Mengingat hubungan nya dengan Alam dulu yang tak pernah semanis ini, Alam adalah laki-laki pertama yang menjadi kekasih Nadine. Tapi tidak bisa dipungkiri, Nadine belum pernah sebelumnya merasakan detakan jantung yang begitu kencang saat bersama laki-laki termasuk saat bersama Alam selagi mereka masih menjalin hubungan dulu, Nadine baru bisa merasakannya saat bersama Aldi.


Nadine membuka handphone nya, melihat notif yang masuk. Nadine melihat Aldi yang baru saja memposting foto dengan nya di instagram.


@Aldirizki bersama sang mentari ☀️


Banyak komentar positif yang mengomentari postingan Aldi termask cewe-cewe yang menyukai Aldi yang begitu penasaran milik siapa bayangan yang sedang bersama Aldi itu.


Gusti yang sedang merebahkan badan nya di kasur sambil memainkan handphone nya melihat postingan Aldi. Ia hafal betul bayangan wanita itu adalah Nadine adiknya, karna foto itu diambil saat dipantai. Dan wanita yang diajak oleh mereka ke pantai hanyalah Nadine seorang.


Sebenarnya Gusti juga sudah beberapakali melihat Aldi yang sedang memandangi foto Nadine, entah saat mereka bermain ataupun saat bekerja.


Gusti tidak ingin adik nya menjalin hubungan dengan siapapun selagi masih sekolah, karna itupun ia mulai khawatir jika Aldi menyukai Adiknya.


Tapi Gusti membuang pikiran nya jauh-jauh tantang Aldi yang menyukai Nadine atau bahkan sudah menjalin hubungan, ia selalu menganggap bahwa Aldi menganggap Nadine seperti adik nya sendiri. Terlebih Aldi yang selalu bercerita padanya jika ia ingin sekali mempunyai adik.


****


Mobil melaju dengan kecepatan sedang, usai sudah liburan Gusti, Nadine dan yang lainnya di pantai.


Kali ini Fahri yang menyetir mobil saat pulang, dengan Nadine yang duduk dikursi depan samping Fahri. Tampak hening selama diperjalanan karna semua tertidur, kecuali Fahri dan Nadine.


Nadine hanya memperhatikan mobil yang lalu-lalang dihadapan nya


Fahri melirik dari kaca mobil, memastikan semua yang dibelakang sedang tertidur


"Nadine?" panggil Fahri yang mengejutkan Nadine

__ADS_1


"Iya kak" jawab Nadine pelan melihat Fahri


"Aku tau kamu ada hubungan dengan Aldi" terus Fahri


Nadine terdiam tak bisa menjawab atau mengelak ucapan Fahri


"Tenang, aku bisa jaga rahasia" lanjut Fahri dengan pandangan masih lurus ke depan memperhatikan jalan


Jantung Nadine nampak berdegup dengan kencang, dan keringat dingin mulai keluar dari dahi nya. Ia sangat takut sekali jika Gusti kakak nya sampai mengetahui hubungan nya dengan Aldi


"Kakak dukung penuh hubungan kalian, bertahun-tahun aku sahabtan dengan Aldi. Baru saat ini melihat Aldi yang begitu bahagia saat berpacaran" ucap Fahri


Nadine menghembuskan nafas lega dan tersenyum, ia pikir kak Fahri akan mengomelinya karna lancang berpacaran dengan teman kakak nya.


"Hmmmm" suara Gusti yang ternyata dengkuran nya


Fahri langsung terdiam tidak melanjutkan pembicaraan nya, karna ia tau Aldi dan Nadine merahasiakannya dari Gusti. Terlihat saat Aldi yang selalu menghindari Gusti jika ingin berduaan dengan Nadine saat di Pantai, dan saat berkeliling pantai dengan sepeda tidak sengaja Fahri melihat Aldi dan Nadine yang sedang duduk disisi pantai dengan Aldi yang mendekap Nadine.


Terlebih Gusti yang pernah bercerita dengan Fahri bahwa ia tidak ingin adik nya berpacaran dengan siapapun sebelum lulus sekolahnya, dengan alasan ia tidak ingin siapapun menyakiti adiknya lagi. Dari situlah Fahri mengetahui jika Nadine dan Aldi merahasiakan hubungan nya.


.


"Gua masuk ya Gus, Thakyou udah diajak liburan bareng" ucap Aldi pada Gusti saat mereka sudah sampai didepan pintu apartemen nya masing-masing


"Yoi, segera agendakan next liburan yap" jawab Gusti


Aldi tertawa kecil dan kemudian pamit masuk ke dalam apartemen nya begitupun dengan Gusti dan Nadine.


****


Pagi ini Nadine memasak nasi goreng untuk kakak nya sarapan sebelum kerja.


Ceklekk


Aldi datang memasuki apartemen Gusti, seperti biasanya ikut sarapan atau terkadang hanya menemani Gusti makan saja ketika Nadine belum keluar kamar saat Gusti mau berangkat kerja.

__ADS_1


Gusti yang sudah menganggap Aldi keluarganya, terlebih Aldi begitu berjasa buatnya dari saat kuliah hingga saat ini Gusti bekerja di perusahaan roperty milik ayah Aldi.


Nadine mulai menuangkan nasi goreng ke piring Gusti dan Aldi dengan diam.


"Di, setelah putus dari popy lu ngga cari pacar lagi?" tanya Gusti tiba-tiba


"Ngga deh, mau langsung ke jenjang serius aja" jawab Aldi santai


Nadine hanya terdiam menikmati makanan nya dan menyimak obrolan Gusti dan Aldi


"Yah mau serius sama siapa kalo belum ada calon nya" terus Gusti


"Hahaha, ada lah. Doain aja ya" jawab Aldi


"Wah siapa nih? ceritain dong" rayu Gusti


"Masih meminta restu gua, nanti kalo udh direstuin gua kasi tau deh" terusterang Aldi


Nadine tersenyum tipis mendengar jawaban Aldi


"Ah ngga seru lo, ceritain dong" paksa Gusti


"Doain gua cepet dapet restu aja dulu, nanti gua ceritain kalo udh direstuin haha" jawab Aldi kembali dengan tawaan nya


"Yah lo, baru mau gua jodohin" ucap Gusti


Nadine yang mendengar ucapak kakak nya itu tersedak makanan yang ia kunyah dan terbatuk


Uhuuukk uhukkk


"Minum minum de" ucap Gusti panik dan menyodorkan segelas air putih pada Nadine


Nadine meminum air putih dengan pelan mencerna yang baru saja ia dengar


" Are u oke?" tanya Aldi

__ADS_1


Nadine mengangguk kemudian pergi begitusaja dari meja makan tanpa sepatah katapun, membuat Gusti dan Aldi heran


****


__ADS_2