
****
Nadine memejamkan matanya, dan memutar badannya membalas pelukan Aldi dengan erat begitupun dengan Aldi yang semakin mengeratkan pelukan nya.
"I really really miss you" lirih Aldi dalam pelukan nya
"I miss you to" jawab Nadine
Cup
Aldi mencium lembut kening Nadine, saat air mata Nadine menetes pada lengan nya
Untuk yang pertama kali nya, Aldi mencium seorang wanita. Dan untuk yang pertama kali nya juga Nadine di cium oleh laki-laki selain ayah dan kakak nya
Aldi merenggangkan pelukan nya, mengelus lembut pipi Nadine yang sudah basah karna air matanya.
"Hei, jangan nangis. Air matamu terlalu berharga" lirih Aldi sambil menghapus lembut air mata Nadine
Nadine hanya bisa tertunduk, tidak berani untuk menatap Aldi. Lagi-lagi ia tidak bisa menahan air matanya
Aldi kembali memeluk Nadine erat, mengelus lembut punggung Nadine agar tenang
"Ternyata kakak belum lupa sama aku" ucap Nadine dalam tangis nya
"Bagaimana mungkin aku melupakan seseorang yang nama nya selalu aku sebut dalam doa" jawab Aldi
Nadine semakin terisak dalam pelukan Aldi
"Nadine, kamu akan selalu menjadi tokoh utama dalam setiap ceritaku, tidak peduli cerita mana yang sedang kamu jalani saat ini" lanjut Aldi
__ADS_1
"Tidak ada cerita apapun yang aku jalani saat ini" jawab Nadine
Aldi membawa Nadine ke kursi balkon kamar nya menenangkan Nadine yang masih saja terisak tangis, menduduki Nadine pada pangkuan nya karna kursi nya hanya cukup untuk satu orang
"Udah ah jangan nangis, tuh malu sama burung" bujuk Aldi dan menunjuk burung yang sedang berterbangan
"Kak Aldi yang harusnya malu sama burung, itu lihat burung aja berpasangan masa kak Aldi ngga" canda Nadine berusaha merubah suasana
"Eh kata siapa aku ngga berpasangan, ini pasangan aku kan ada didepan aku" pekik Aldi tertawa kecil
"Atas izin siapa ih, nanti aku diomelin sama istri nya kakak"
"Mana ada istri, yang ada ini calon istri aku lagi nangis nih" jawab Aldi mencubit kecil hidung Nadine
"Iiihh apaan sih kakak" ucap Nadine malu
Nadine mengusap sisa-sisa air mata di sudut matanya dan kembali menyapu kamar Aldi, terlihat Aldi yang sedang berdiri memperhatikannya dengan tangan yang dilipat diperut
Saat Nadine mau keluar dari kamar Aldi, tangan nya ditarik oleh Aldi dan jatuh didalam pelukan Aldi
"Sekali lagi" lirih Aldi kembali memeluk Nadine
Tanpa menjawab, Nadine membalas pelukan Aldi dengan erat
Cup
Cium kembali Aldi pada kening Nadine
Tittt..titt...tittt
__ADS_1
Bunyi pintu apartemen membuat Nadine melepaskan pelukan Aldi, terdengar ada seseorang yang sedang membuka password pintu apartemen Aldi
Nadine langsung buru-buru keluar dari kamar Aldi, sedangkan Aldi hanya diam mematung tidak rela melepaskan pelukan nya pada Nadine
Ceklekk
Terlihat Shilla muncul dari balik pintu dengan beberapa kantong belanjaan ditangan nya
"Ade, udah selesai nyapu nya?" tanya Shilla saat melihat Nadine sedang berjalan ke arah nya
"Sudah kak, sini biar aku bantu bawa belanjaan nya"
Nadine dan Shilla mulai menuju dapur dan mulai berkutat pada bahan masakan yang Shilla beli. Sambil saling bercerita pengalaman satu sama lain
"Ohiya dek, si Aldi ngge keluar-keluar kamar?" tanya Shilla
"Ngga kak"
"Tadi saat kamu nyampu kamar nya dia lagi apa?" tanya kembali Shilla
"Lagi duduk-duduk aja kak"
"Ngga ajak ngobrol kamu? atau saling bertukar rindu gitu?"
.
.
****
__ADS_1