
Bab 25
Ia tidak tahu kenapa, saat ini ia menjadi begitu gelisah dan merasa ada yang aneh dengan dirinya sendiri! Linda mengerang pelan sambil memejamkan matanya.
“Kau baik-baik saja?“ tanya Marco dengan cemas sambil menghampiri Linda.
Tangan Linda terasa terbakar ketika Marco menyentuhnya!
“Aku harus masuk sekarang!“ kata Linda cepat-cepat dan berusaha keras menahan desakan yang begitu tiba-tiba menyeruak menerpa dirinya.
Tubuhnya sampai gemetaran dan langkahnya agak limbung saat berjalan!
Marco menangkap tubuh Linda dan menahannya agar jangan sampai terjatuh.
“Kau kenapa? Apa kau sakit?!“
Linda langsung menjauh dari Marco.
“Jauhi aku! Maksudku …, tiba-tiba aku merasa ada yang aneh dengan diriku sendiri jadi sebaiknya kau menjauhi aku. Aku harus segera masuk kedalam kamarku, permisi!“ kata Linda cepat-cepat berlari masuk kedalam rumah.
Ia langsung cepat-cepat mengambil air es dari dalam kulkas dan mencoba menenangkan diri. Linda mengerang karena perasaannya tidak menjadi lebih baik!
Ia menginginkan suaminya sekarang ini!
Sungguh pikiran yang aneh! Dan kenapa perasaannya begitu menggebu dan terlalu sulit untuk dikendalikan seperti ini!?
__ADS_1
Linda merasa tidak mengerti dengan dirinya sendiri.
“Linda, kau baik-baik saja?“
Linda menggeram kesal.
“Tentu aku baik-baik saja!“
Linda memejamkan matanya. Kenapa dengan dirinya!? Kenapa dia harus membentak Marco seperti itu?!
Kalau saja ada Daniel disini, tentu ia tidak akan merasa frustrasi seperti ini! Dia belum pernah merasa begitu lepas kontrol seperti ini, sebelumnya!
Ini sungguh sangat memalukan! pekik Linda buru-buru masuk kedalam kamarnya dan mengunci pintu kamarnya.
Tapi yang ada, ia merasa akan meledak karena menahan hasratnya.
Ada apa dengan dirinya!?
Linda buru-buru masuk kedalam kamar mandi dan sengaja menyalakan air dingin.
Ia tidak perduli kalau nantinya sakit tapi paling tidak, ia tidak begitu merasa tersiksa lagi karena saat ini rasa dinginnyalah yang mengambil alih.
Tubuhnya gemetaran karena kedinginan tapi dia merasa lebih baik dari sebelumnya. Lalu desakan itu kembali lagi dan semakin menggila, merasa frustrasi, ia menyentuh dirinya sendiri lalu mendesah karena sentuhannya sendiri.
“Linda, apa yang kau lakukan? Kau bisa sakit kalau mandi air dingin dimalam sedingin ini!“ kata Marco setelah mencari kunci cadangan kamar Linda dan melihat keadaan Linda yang sedang berada dibawah pancuran air dingin dengan pakaian tidurnya.
__ADS_1
Marco mengganti saluran air dan mengubahnya menjadi air hangat.
“Tidak! Jangan! Biarkan saja …“
“Kau bisa sakit!“
“Tidak, kau tidak mengerti aku memerlukannya …!“
Linda mencoba menggantinya menjadi air dingin.
“Linda!“
“Kumohon, biarkan aku sendiri! Tolong, aku tidak mau, kau melihatku mempermalukan diriku sendiri! Pergi, kumohon pergilah!“ pekik Linda dengan putus asa mencoba memusatkan konsentrasinya dan membuat tangannya tidak gemetaran lagi.
“Apa yang terjadi? Dan kenapa kau akan mempermalukan dirimu sendiri?! Aku tidak mengerti!“
Marco tidak perduli tubuhnya basah kuyup karena menahan tubuh Linda agar air hangat bisa mengembalikan suhu tubuhnya.
“Tidak kumohon, biarkan aku sendiri! Ini …, “
Linda mendesah ketika merasa sangat nyaman ketika membiarkan air hangat membasuh tubuhnya yang gemetaran.
Warning adegan 21+ anak dibawah umur tidak boleh membacanya, diskip saja yah, ini khusus adegan 25 tahun keatas. Terima kasih
Ketika ia membuka matanya, ia melihat Marco dan ia merasa hilang kendali dan hilang akal sehatnya.
__ADS_1