
Bab 44
Dokter Gabriel segera memberikan pertolongan kepada Linda setelah memastikan kondisinya dan kondisi bayinya.
“Bagaimana keadaan cucu dan menantuku, Gabriel?“ tanya Widyaya dengan cemas.
“Melihat kondisinya memang saat ini sudah sangat terlambat untuk menyelamatkan salah satu diantara mereka.“
“Apa maksudmu?!“ tanya Marco dengan marah.
“Tapi masih ada peluang untuk menyelamatkan mereka berdua dan juga resiko kehilangan keduanya,“ tambah Dokter Gabriel pada akhirnya.
“Apa kau mencoba mempermainkan kami, Dokter?!“
Marco benar-benar merasa sangat geram mendengar penjelasan Dokter.
“Keadaan istri anda sudah terlambat untuk bisa dipisahkan dari bayinya. Pilihan terakhir hanya pemberian suplemen ini yang berguna untuk memacu reaksi bayi dan ibu dalam waktu bersamaan, bila berhasil maka ibu dan bayi akan hidup.“
“Apa hal itu akan berhasil?“ tanya Widyaya dengan cemas.
“Sudah terlambat untuk memilih. Hanya ini jalan satu-satunya untuk menyelamatkan keselamatan jiwa ibu dan anak. Infeksi sudah meradang keseluruh bagian rahim dan jika suplemen ini tidak sanggup memberikan efek apapun kepada Nyonya, maka mereka berdua tidak bisa tertolong lagi.“
“Lakukanlah apa yang menurutmu perlu kau lakukan Dokter, kami percaya padamu,“ kata Widyaya tidak dapat menahan kesedihannya.
“Saya akan berusaha semampu saya tapi saya minta Tuan Marco menemani saya didalam untuk memberikan dorongan kepada Nyonya Linda untuk tetap berjuang selagi saya memberikan pertolongan.“
Marco tidak menunggu dua kali untuk menemani Linda yang sudah kehilangan kesadaran.
Ia memanggil-manggil Linda dan berusaha untuk menyemangatinya terus-menerus.
Dia membayangkan saat-saat indah yang akan mereka lewati bersama bayi mereka jika Linda berhasil berjuang hidup bagi anak mereka.
Marco menekankan bayi mereka akan hidup jika Linda tetap hidup.
Denyut jantung Linda mulai kembali, meskipun lemah.
Dokter memberi isyarat agar Marco terus menyemangati Linda.
Marco semakin menyemangati Linda dengan suaranya dan tawanya saat ia membayangkan bayinya nanti sudah bisa berjalan dan menghampiri mereka.
Marco bisa melihat dengan jelas semua yang dibayangkannya itu.
Bayinya dan Linda!
Sampai pada akhirnya Marco tidak sanggup lagi lalu menangis di wajah Linda.
Dokter Gabriel merasa sudah waktunya untuk melakukan operasi ceasar ketika renspon yang diharapkan sudah terjawab.
Marco tidak sanggup melihat bagian perut bawah Linda diiris dan melihat Dokter membuka lemparan perut Linda dengan mudahnya.
Ia juga harus berjuang untuk menyemangati Linda!
Lalu ia mulai menyemangati Linda kembali untuk berjuang demi bayi mereka.
Keajaiban yang dialami Linda itu karena besarnya cinta seorang ibu kepada anaknya.
Itulah yang membuat Linda dan bayinya berhasil melalui semuanya itu sampai sekarang.
“Mami, Papi jahat nih nggak mau temani aku bermain lebih lama!“ rengek Sophie dengan manja ketika menghampiri Maminya.
“Ada saatnya bermain, juga ada saatnya belajar dan sekarang saatnya untuk apa?“
__ADS_1
“Minum susu!“
“Pintar anak Mami!“
“Habis itu bobo ‘kan Mi !?“
“Anak Mami pintar banget sih?“ kata Linda sambil menciumi putrinya itu dengan gemas.
“Tapi Sophie mau diempok-empok!“ sahutnya manja.
“Iya, iya, Mami empok-empok sampai Sophie bobo, yah.“
“Gendong,“ kata Sophie dengan manja.
“Gendongnya sama Papi aja yah, kasihan 'kan dede bayinya bisa kegencet nanti.“
Marco langsung menggendong putrinya dalam pelukannya sambil menggandeng istrinya yang sedang mengandung putranya.
Linda tidak bosan-bosannya memandangi dan membuai putri mungilnya dalam pelukannya Meskipun lahir dalam usia 6 bulan dan harus berada dalam incubator selama 4 bulan tapi semua pertumbuhan Sophie, normal hanya tubuhnya agak mungil dibandingkan anak seusianya tapi Linda tidak henti-hentinya bersyukur atas semuanya itu!
Sophie-nya tumbuh menjadi anak yang cantik dan juga cerdas.
“Dia sudah tertidur,“ bisik Marco sambil mengingatkan istrinya.
“Jadi?“ goda Linda berlagak tidak mengerti.
“Sekarang sudah waktunya aku memijatmu.“
Senyum Linda merekah saat Marco mengatakan kesenangannya itu dan langsung mengulurkan tangannya.
Marco menggendong istrinya dengan hati-hati dan masuk kedalam kamar.
“Apa kau yakin kau baik-baik saja?“
“Kau tidak mengalami mual dan yang lainnya seperti kehamilan yang lalu.“
“Kata dokter hal itu normal-normal saja.“
“Kau juga bekerja sangat keras hingga tidak memiliki waktu untukku.“
“Apa benar?! Kurasa tidak juga, buktinya?“
Linda mengelus perutnya yang sudah membuncit.
“Apa kau keberatan, sayang?“ goda Marco.
“Sayangnya, aku tidak bisa keberatan. Mengingat begitu besarnya perjuangan untuk memiliki Sophie, aku merasa bersyukur bisa memiliki jagoan satu ini.“
“Aku mencintaimu, Linda.“
“Biar kupertimbangkan dulu, yah?“ goda Linda sebelum menjawab.
“Kurasa aku tahu apa yang bisa membuatmu menyatakan cintamu padaku.“
Marco mengambil telapak kaki Linda dan mulai memijatnya pelan.
“Oh, Marco aku mencintaimu!“ erang Linda sambil menutup matanya menikmati pijatan suaminya.
“Yah, sayangku aku sudah yakin dengan hal itu,“ kata Marco sambil mendekati istrinya.
Selesai
__ADS_1
halo para pembaca yang baik, perkenalkan, saya Lucy Ang penulis novel Kemelut Cinta, terima kasih yah karena kalian sudah mau membaca karya saya, semoga kalian suka.
saat ini sudah ada 8 novel karya saya yang telah beredar dan dapat dibaca:
1.Passion of Love (genre 21+) tamat
2.Percayalah Cinta part 1 (genre21+) tamat
Kesempatan kedua (part 2 dari novel Percayalah Cinta) (genre 21+) tamat
Mrs Ceo & Brondong Tampannya (genre 21+) tamat
Kekasih brengsekku, (genre 18+) ongoing
Pengasuh Misterius (genre 21+) tamat
Pilihan Hati (genre 21+) tamat
Kemelut Cinta (genre 21+) tamat
Untuk info link mengenai novel-novel saya, kalian bisa melihat diig gaun_pengantinsecond atau di fb lusi yanna
Sampai ketemu dikarya saya selanjutnya yah.
Bila ada kata kata yg kurang berkenan, saya minta maaf.
Jangan lupa follow saya diaplikasi noveltoon/MangaToon, masukkan novel saya ke pustaka kalian, ditunggu saran, kritik, like dan komentnya yah.
Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak platform Noveltoon/MangaToon yang sudah memberikan kesempatan kepada saya untuk menyiarkan novel saya.
Semoga Noveltoon/MangaToon tambah sukses, tambah jaya. Amin
Salam kenal dan hangat,
__ADS_1
Lucy Ang