Kemelut Cinta

Kemelut Cinta
Kemelut Cinta by Lucy Ang bab 38 judul hamil!


__ADS_3

Bab 38


Rasanya sangat tidak enak masih mengalami mabuk laut meskipun sudah dua hari berlalu dari perjalanan liburan ke pulau.


Linda masih merasa terus-menerus mual dan kepalanya pusing.


Untung saja disaat seperti ini, Marco tidak mengusilinya malahan dia selalu merawatnya dengan telaten meskipun ia sudah mengusirnya pergi dari kamar mereka.


Pada akhirnya, ia mengalah saat Marco memanggilkan dokter untuk memeriksanya dirumah. Kalau saja badannya tidak selemas ini,


pasti ia akan menolaknya.


“Sudah berapa hari mual-mualnya?“


“Tiga hari,“ jawab Marco mewakili Linda.


“Sepertinya Linda masih mabuk laut sehabis berlibur ke pulau.“


“Baiklah,“ kata Dokter Hary sambil memeriksa denyut nadi dan tekanan darah Linda.


Meskipun lemas, Linda bisa melihat kerutan dikening dokter yang memeriksanya.


“Apa bulan ini menstruasi anda lancar, Nyonya?“


Linda mencoba mengingat-ingat. Seingatnya memang sudah dua bulan ini tamu bulanannya tidak datang seperti biasanya.


Mungkin karena terlalu lelah bekerja sehingga mengganggu hormonnya.


“Belum, dok.“

__ADS_1


Marco menatap Linda tanpa bicara apapun.


“Kapan terakhir anda menstruasi?“


Linda menghela napas berat.


Seharusnya dia tidak membahas hal ini didepan Marco tapi mengusirnya sama saja membiarkan orang lain tahu tentang status palsu mereka.


“Sepertinya dua bulan yang lalu.“


“Kalau dugaan saya benar, saat ini anda sedang hamil tapi untuk lebih memastikan lebih baik saya melakukan beberapa tes pada anda.“


Marco dan Linda sama-sama kaget mendengar prediksi dokter.


“Kehamilan diluar perencanaan?“ tanya dokter Hary sambil tersenyum menggoda pasangan yang selalu tampak harmonis itu.


“Tentu saja tidak, tapi kami tidak mengira akan mendapat hasil secepat ini!“ kata Marco dengan cepat sambil menenangkan Linda yang sedang menggenggam alat tes kehamilan yang diberikan dokter kepadanya.


Dengan cemas, ia mengigit-gigit jarinya sambil menunggu hasilnya.


Bagaimana bisa ia hamil?


Ketika berhubungan dengan suaminya, ia selalu meminta Daniel memakai pelindung untuk mencegah kehamilannya. Kalau benar dia hamil, itu berarti …!


Linda benar-benar lemas saat melihat dua garis mulai tampak jelas muncul di alat tes kehamilan yang dipegangnya.


“Lin?“ panggil Marco dari luar kamar mandi.


Linda keluar sambil menyerahkan alat tes kepada Dokter Hary.

__ADS_1


“Selamat, Nyonya Linda sudah dipastikan hamil. Untuk lebih jelasnya anda bisa memeriksakan diri ke Dokter Veni untuk melihat perkembangan janin anda. Selamat Tuan!“


Marco mengantar Dokter Hary keluar dari kamarnya.


Linda sangat cemas apa yang harus ia katakan kepada Daniel tentang kehamilannya.


Kemungkinan besar bayi yang dikandungnya adalah anak Marco tapi juga masih ada kemungkinan meskipun kecil, pelindung yang mereka gunakan bocor dan mengakibatkan kehamilan padanya. Linda benar-benar merasa gelisah menerima kenyataan yang ada!


“Linda …“


“Ini adalah anakku dan Daniel!“ kata Linda dengan cepat.


Marco benar-benar merasa sedih dengan pernyataan Linda.


Tentu saja, apa yang dia harapkan?! Selama ini mereka hanya berhubungan satu kali dan kemungkinan hamil sudah digagalkan oleh Linda.


Apa lagi yang ia harapkan? Tentu saja bayi itu adalah bayinya bersama Daniel!


Marco merasa terguncang lalu memutuskan pergi keluar dan meninggalkan Linda sendirian didalam kamar.


Linda menangis karena telah membohongi Marco tapi ia tidak mau Marco menuntut untuk menceraikan Daniel karena bayi mereka!


Dalam hati Linda merasa bersyukur belum sempat meminum pil pencegah karena bisa mengakibatkan hal yang buruk terjadi pada bayinya meskipun ia tidak tahu apa yang akan ia lakukan saat ini.


Marco belum juga pulang kerumah sampai besok paginya.


Setelah berpikir semalaman akhirnya Linda memutuskan untuk pulang dan memberitahukan yang sebenarnya kepada Daniel.


Walau bagaimana Daniel adalah suaminya, satu-satunya orang yang bisa menenangkan hatinya saat ini.

__ADS_1


Dia berharap Daniel bisa memaafkannya dan menerima kenyataan ini, tapi kalau tidak?


__ADS_2