
Sesampainya joy dirumah,joy mencari keberadaan rina ibunya joy.Tetapi joy tidak menemukan rina.
"bik kok sepi,mama dimana?"tanya joy kepada bik inah.
"nyonya lagi pergi sama tuan non"jawab bik inah.
"ohh…kalau gitu saya kekamar dulu ya bik"ucap joy seraya meninggalkan bik inah sendirian.
di kamar joy,joy duduk termenung di sofa perasaannya tidak enak entah kenapa joy juga tidak tahu,akhirnya joy memutuskan tidur.
"pa,pasti joy suka apa yang kita belikan untuknya"ucap rina kepada margan.
"haruslah"jawab margan.
mereka menuju parkiran dan masuk kedalam mobil,diperjalanan mereka berbincang-bincang.Saat keasikan ngobrol margan tidak tau kalau ada truk didepannya.
"pa awas!!"teriak rina.
margan terkejut melihat didepannya dengan cepat margan membanting strir mobilnya untuk menghindari truk didepan,namun naas mobil margan menabrak pembatas jalan di tepi jurang.Dan mobil margan jatuh kejurang.
"joy maafkan papa"batin margan.
"PAPA,MAMA!!!"teriak joy dikamar.
joy terbangun dari tidurnya dengan keringat dingin.
"huuh…itu hanya mimpi"ucap joy sambil menghembuskan nafasnya lega.
"tok tok tok!!"suara ketukan pintu yg cukup keras membuat joy terkejut.
"non…non!"teriak bik inah didepan kamar joy.
"iya…sebentar bik"ucap joy beranjak dari kasur dan membukakan pintu.
"ada apa bik?"ucap joy kepada bik inah.
joy bingung melihat tingkah bik inah…
__ADS_1
"itu non…tuan dan nyonya"ucap bik inah gugup.
"kenapa dengan papa dan mama bik!"ucap joy khawatir.
"itu non…petugas dari rumah sakit menelpon,bahwa nyonya dan tuan mengalami kecelakaan"ucap bik inah gugup.
tiba-tiba kaki joy menjadi lemas mendengar berita dari orang tuanya yg mengalami kecelakaan,keluarlah air mata joy dengan deras.
"jadi mimpiku benar-benar terjadi"batin joy sambil memegang dadanya karena sesak.
"trus dimana papa dan mama dirawat?"ucap joy yang sudah kacau dengan pikirannya.
"di rumah sakit jalan melati non"ucap bik inah khawatir melihat joy yg kacau.
tanpa pikir panjang joy bergegas mengambil tasnya dan pergi menyusul kedua orang tuanya di rumah sakit.
"pa,ma…kalian harus bertahan demi joy"batin joy sambil mengemudi mobil dengan kecepatan penuh.
sesampai nya joy dirumah sakit,joy langsung pergi keruangan dimana orang tuanya dirawat,saat didepan ruangan dokter keluar dengan wajah sulit di tebak.
"dokter gimana keadaan papa sama mama saya"ucap joy khawatir.
"iya dok,saya anaknya"ucap joy kepada dokter.
"mari ikut keruangan saya"pinta dokter kepada joy.
joy mengikuti langkah dokter tersebut.Sesampainya diruangan. Dokter tersebut menyuruh joy duduk.
"dok gimana keadaan orang tua saya"ucap joy khawatir.
"gini kedua orang tua anda mengalami cedera yg cukup parah,dan kedua orang tua anda harus dioperasi dan biaya operasi cukup mahal"ucap sang dokter kepada joy.
"berapapun biaya operasinya saya akan bayar,tapi tolong selamatkan orang tua saya"ucap joy kepada dokter.
"saya akan berusaha"ucap sang dokter,joy mengangguk mengerti.
joy segera meninggalkan ruangan dokter dan menuju ke administrasi untuk membayar operasi orang tuanya. Sesampainya joy di depan administrasi,joy mengambil black card didalam tasnya dan memberikannya kepada petugas administrasi.
__ADS_1
"maaf kartu anda tidak bisa dipakai"ucap petugas tersebut.
joy bingung dengan ucapan petugas,joy mengambil semua kartu yg dia punya tapi semuanya sama tidak bisa dipakai.
"kenapa semua kartuku tidak bisa dipakai?"batin joy.
"maaf apa anda mau bayar secara tunai"tanya petugas tersebut.
joy pun mengecek ditasnya apa dia membawa uang tunai atau tidak,joy hanya punya uang satu juta dan itu tidak cukup.
"sebentar saya mau mengambil uang dulu dirumah"ucap joy kepada petugas administrasi,petugas tersebut mengangguk mengerti.
joy pun bergegas ke parkiran,sesampainya diparkiran hp joy berbunyi.
Dzzrt…suara dering ponsel,joy mengambil ponselnya dan melihat layar ponsel"bik inah".
"hallo…ada apa bik?"tanya joy.
"i tu non…ru mah"ucap bik inah gugup.
"ya…kenapa rumahnya?"ucap joy bingung.
"itu non,rumahnya disita sama petugas bank"ucap bik inah
kaki joy menjadi lemas mendengar kabar dari bik inah,air mata joy keluar dengan deras.
"ya…tuhan masalah apa lagi ini"batin joy memegang dadanya yg sesak.
"non"ucap bik inah yg dari tadi memanggil joy tapi tidak ada jawaban,joy pun sadar dari lamunannya.
"tunggu joy bik,joy pulang sekarang"ucap joy mengakhiri panggilannya.
tanpa pikir panjang,joy memasuki mobil dan melaju kecepatan penuh agar cepat sampai di rumah.
Semoga kalian suka😊
Dukung slalu author🍂
__ADS_1
Sopanlah berkomentar🙏🙏