
"tuan apa kita bertindak sekarang?"tanya pengawal pria tersebut.
"tunggu,biarkan dia menikmati kehidupannya,kalau waktunya sudah tepat baru kita bertindak"ucapnya menyeringai.
"baik tuan…"ucapnya patuh.
"michael ansel tunggulah kematian mu" ucapnya tertawa keras.
"dan terus awasi dia!!!"ucapnya kepada pengawal tersebut.
"baik tuan…"ucapnya membungkukkan badannya memberi hormat dan pamit pergi.
"ansel…ansel…ansel!!"ucapnya geram mendengar nama ansel.
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒
Di parkiran rumah sakit…
"tuan kalian pulang duluan saja kami akan naik taksi"ucap clara.
"tidak kami akan mengantar kalian pulang"ucap ansel menatap joy.
"ta…pi…"belum selesai joy berbicara ansel langsung menatapnya dingin dan menarik tangan joy.
"masuk"ucap ansel membukakan pintu mobil untuk joy,joy pun masuk kedalam mobil dan di susul oleh ansel.
gavin menoleh ke arah clara yang diam di sana layaknya seperti patung.
"masuk!!apa kau ingin berdiri semalaman di sana"ucap gavin acuh.
clara cepat-cepat masuk ke dalam mobil,agar tidak ditinggalkan oleh si gunung es,mobil ansel melaju meninggalkan rumah sakit tersebut.
didalam mobil bibir clara komat-kamit layaknya membaca mantra.
"dasar manusia batu,gunung es,kulkas jalan…bukannya membukakan pintu mobil seperti tuan ansel lakukan tadi,tapi malah menyuruhku diam di sana semalaman"gumam clara kesal dengan gavin.
gavin yang melihat clara bergumam hanya menggelengkan kepalanya,sedangkan joy dan ansel saling diam ansel menoleh ke arah joy yang diam melihat luar kaca mobil.
ansel menghembuskan nafas karena bosan,dia pun mempunyai ide jail.
"duduk di pangkuanku"ucap ansel dekat telinga joy.
joy menoleh ke arah ansel dia diam tidak mau bergerak,ansel yang tidak suka di bantah langsung menarik tubuh joy agar duduk di pangkuannya,joy kaget tapi dia tidak bisa melawan karena yang ia hadapi seorang michael ansel.
"kau tinggal dimana?"tanya ansel menaruh kepalanya di bahu joy.
"a…aku tinggal di kontrakan jalan A"ucap joy merasa tidak nyaman duduk di pangkuan ansel.
"duduk yang tenang jika tidak mau adik kesayanganku bangun"ucap ansel di telinga joy sesekali menggigitnya.
joy langsung diam dia berusaha duduk tenang di pangkuan ansel agar adik kesayangan ansel tidak bangun.
"hahahaha…kenapa kau kaku sekali duduk di pangkuanku"tawa ansel melihat kekonyolan joy.
"itu…itu…karena"belum selesai joy bicara ansel langsung memotongnya.
"sudah diam,duduk yang tenang"ucap ansel kepada joy.
"ku mohon…jangan bangun"batin ansel menahan sesuatu.
di sisi lain…clara yang mendengar percakapan joy dan ansel berusaha menutup mulutnya agar tidak berteriak.
__ADS_1
"aaa…mereka sangat romantis,seperti pasangan novel"batin clara.
gavin yang baru pertama kali mendengar ansel tertawa lepas seperti itu merasa bahagia karena ada seseorang yang bisa membuat ansel merasakan kehidupan.
"nona…jika anda berjodoh dengan tuan ansel saya akan mendukung kalian,jika tidak saya akan memaksa anda"batin gavin.
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒
sesampainya di kosan joy…
ansel turun dari mobil dan membukakan pintu untuk joy,disusul gavin dan clara turun dari mobil.Ansel melihat kontrakan yang ditempati joy.
ansel melihat sekeliling kontrakan yang ditempati joy yang baginya kumuh,dia berpikir joy wanita yang kuat dia bisa menjalani semuanya dengan tabah.
"apa kau tinggal disini?"tanya ansel.
"iya"ucap joy menganggukkan kepalanya.
mereka masuki kontrakan joy,di dalam ansel dan gavin duduk di kursi yang sudah di siapkan clara,sedangkan joy mengambil minuman di dapur yang tidak jauh dimana mereka duduk.
"ini silakan minum"ucap joy menaruh minuman tersebut di atas meja.
"maaf saya memberikan anda air putih…seharusnya aku…"lagi-lagi ucapan joy di potong ansel.
"tidak apa"ucapnya sambil meminum air putih yang di bawa joy.
"apa kalian akan pergi ke gedung zeo?"ucap ansel menaruh gelas di atas meja dan menatap joy dan clara.
"iya"ucap clara.
"lebih baik kalian istirahat dulu jangan ke sana"ucap ansel menatap joy dan clara.
"tapi bagaimana dengan madam?"ucap joy kepada ansel.
joy dan clara menganggukkan kepalanya setuju,ansel melihat jam ditangannya.
"aku harus pergi ada urusan"ucap ansel beranjak dari duduknya di susul oleh gavin.
"oh…baiklah hati-hati"ucap joy.
ansel menganggukkan kepalanya,saat ansel berjalan keluar dari kontrakan joy dia berbalik dan mendekat ke arah joy dan clara.
"lebih baik kau bersiap-siap dan pindah dari sini"ucap ansel tiba-tiba,joy mengerutkan alisnya bingung dengan sikap ansel.
"pindah kemana?"tanya joy.
"nanti kau juga akan tahu,kau juga sekalian"ucap ansel menunjuk clara.
"ta…pi…"ansel memotong ucapan joy.
"aku tidak suka penolakan,turuti saja yang aku suruh"ucap ansel datar.
"baik"ucap joy pasrah.
"besok gavin dan aku akan menjemput kalian,dan kalian sudah harus siap"ucap ansel seraya pergi meninggalkan kontrakan joy.
mobil ansel melaju meninggalkan kontrakan joy.
"joy apa kau tahu apa yang dilakukan tuan ansel besok?"tanya clara.
"mana aku tahu…mending kita kemas barang-barang kita,agar besok ansel tidak marah"ucap joy kepada clara.
__ADS_1
"tunggu-tunggu kau memanggilnya ansel dan bukan tuan ansel?apa kalian mempunyai hubungan spesial?"tanya clara kepada joy.
joy yang baru sadar apa yang dia ucapkan,dia langsung menutup mulutnya.
"apa yang aku ucapkan tadi"batin joy bingung.
"jawab dong joy…kenapa diem"ucap clara kepo dengan joy dan ansel,dia berpikir kalau mereka mempunyai hubungan spesial.
"sudah diam,aku…aku mau kemas barang-barang ku dulu"ucap joy mencari alasan.
clara mengikuti langkah joy,dan terus menuntut penjelasan ke joy.
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒
Di perjalanan…
ansel terus mengingat joy dia tidak sadar kalau tersenyum mengingatnya,gavin melihat ansel tersenyum hanya menggelengkan kepalanya dia pikir ansel sedang memikirkan joy.
"ais…apa yang aku pikirkan"batin ansel yang sadar dari lamunannya.
"tidak…tidak ansel kau harus ingat dengan permintaan kakak yang terakhir kalinya"batin ansel menyadarkan dirinya.
di sisi lain gavin mengerutkan alisnya,dia melihat di kaca spion ada mobil hitam yang mengikuti mereka.
"tuan sepertinya ada yang mengikuti kita"ucap gavin kepada ansel.
"benarkah? ajak dia bermain dulu"ucap ansel tersenyum dingin.
"baik"gavin melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh.
mobil hitam yang mengikuti mobil ansel langsung menancap gas mengikuti mobil ansel yang menyalip kendaraan di depannya dengan lihai.
"tuan sepertinya kita ketahuan sudah mengikuti mereka"ucapnya kepada tuannya di sebrang sana.
"cih…dasar bodoh!!"umpatnya.
"bunuh mereka!!"ucapnya mengakhiri panggilan.
mobil ansel melaju kejalan sepi dan berjurang agar saat mereka saling tembak tidak ada orang yang terluka.
di sisi lain mobil hitam yang mengikuti ansel mengeluarkan pistol jenis glock 20,pria tersebut menembakkan 5 peluru ke mobil ansel,ansel menunduk menghindari tembakan dari lawan.
"si*l!!"umpat ansel.
"tuan apa anda baik-baik saja"khawatir gavin.
"kau fokus menyetir,biar aku yang mengurus kecoa itu"ucap ansel dan di jawab anggukan kepala oleh gavin.
ansel yang geram langsung mengeluarkan pistol kesayangannya jenis colt 1911,ansel menembak dari jendela mobil dia menembak ban depan mobil hitam tersebut.
"dor!…dor!…"tembakan ansel tepat sasaran membuat mobil tersebut hilang kendali dan jatuh kejurang.
"duar…"ledakan mobil hitam tersebut yang jatuh kejurang.
"gavin nanti kau urus itu"ucap ansel mengelap pistolnya.
"baik tuan"ucap gavin melajukan mobilnya ke diaman ansel.
"siapa dalang dari semua ini!"batin ansel geram mengingat kejadian tadi saat mereka saling tembak.
semoga kalian suka😊
__ADS_1
dukung slalu author🍂
sopnlah berkomentar🙏🙏