
mendengar bahwa Joy diberikan izin oleh Rina untuk menginap dirumahnya,ansel menarik tangan joy ke kamarnya.joy bingung dengan sikap ansel"dia mau membawaku kemana?"batin joy.
saat di ruang tamu Clara sedang bermain ponsel,dia menghentikan aktivitasnya karena melihat Joy ditarik oleh ansel,itu membuat Clara khawatir"dia mau membawa Joy kemana?"batin clara.
Clara berdiri dari duduknya dan menghampiri ansel"permisi tuan,tuan mau membawa Joy kemana?"tanya clara.
ansel menoleh kearah clara datar, tatapan datar ansel membuat Clara ketakutan"apa yang aku lakukan???aku tidak peduli mau dibunuh atau apa!!yang penting aku harus menjaga Joy"batin clara.
tiba-tiba ansel menggendong Joy secara bridal,Joy kaget bukan main"saya ingin mengajak joy tidur dengan saya"ucapnya yang singkat tapi jelas.
Joy tercengang mendengar perkataan ansel"apa!!tidur!!"batin joy.
Clara membulatkan matanya terkejut"tu-tuan sebaiknya anda istirahat saja dulu biar tubuh Anda sehat"ucap Clara mencari alasan agar Joy lepas dari ansel"bantu aku Clara"batin joy berharap kepada Clara.
clara bisa melihat raut wajah joy yang meminta bantuan"tenang Joy aku akan membantumu"batinnya yakin.
"itu maksud saya, sekarang saya ingin istirahat agar tubuh saya sehat...bukan begitu nona Clara"ucapnya.
Clara kehabisan akal dia tidak tahu harus berbicara apa lagi"ta-tapi tuan saya tidur dengan siapa??"ucap Clara.
"ohh...kau juga menginap disini??"tanya ansel dan dijawab anggukan kepala oleh clara.
"Bagas!!!"teriak ansel yang menggema"apa dia mau mengusirku"batin clara ketakutan.
tidak menunggu lama,Bagas datang dengan berlari kearah ansel"ya tuan ada apa?"tanya Bagas.
"kau siapkan tempat tidur untuk nona ini"ansel menunjuk Clara dengan sorot matanya karena ia sedang mengendong Joy.
"baik tuan,saya akan melakukannya"ucap Bagas.
__ADS_1
"nona mari ikuti saya"ucap Bagas..
"ta-tapi..."belum menyelesaikan kalimatnya Bagas sudah menarik tangan Clara pergi"maaf nona"ucapnya sebelum memegang tangan Clara.
Clara dan Bagas pergi meninggalkan ansel dan Joy,ansel menoleh kearah joy dia melihat wajah joy yang khawatir"kamu tenang saja aku tidak akan melakukan apapun kepadamu,jadi jangan takut"ucap ansel.
ansel menaiki tangga satu persatu menuju ke kamarnya"apa dia tidak kelelahan menaiki tangga sambil menggendongku?"batin joy.
"ansel....apa kamu tidak lelah"tanya Joy.
"tidak...asalkan yang digendong kamu aku tidak merasa lelah"ucapnya sembari tersenyum kearah joy.
Joy memalingkan wajahnya karena tersipu malu"aduh...kenapa aku bisa malu??"batinnya bertanya-tanya.
sesampainya dikamar ansel,ansel menurunkan tubuh joy perlahan di atas ranjang,ansel melepaskan jas dan dasi yang melekat ditubuhnya membuat joy menelan ludah"a-apa yang ingin kamu lakukan??"tanya Joy dengan raut wajah panik.
"memakan mu"ucapnya dekat dengan wajah joy.
"kamu sanga lucu ya....begini saja sudah takut"ucapnya mengejek Joy.
"si-siapa yang takut,aku hanya...."Joy tidak tahu apa yang harus dikatakan.
"hanya apa??"tanya ansel.
Joy tidak menjawab pertanyaan ansel dia hanya menundukkan kepalnya,tanpa Joy sadari ansel menaruh kepalanya dipangkuan Joy"aku tidak akan memakanmu jadi kami jangan taku"ucapnya membuat Joy lega.
"lakukan lagi"ucap ansel.
Joy bingung apa yang ansel bilang, ansel mendengus kesal dia menarik tangan joy dan menaruhnya di atas kepala"apa kamu mengerti"tanya ansel.joy baru paham yang diinginkan oleh ansel dirinya harus mengelus kepala ansel saat diruangan ansel.
__ADS_1
Joy mengelus kepala ansel dengan lembut membuat ansel merasa nyaman"apa aku terlalu egois jika aku berharap lebih denganmu?kak maafkan aku"batinnya ansel dan langsung tertidur pulas.
Joy menatap lekat wajah ansel saat tertidur dia mengukir senyum di wajahnya"ansel....aku mohon jangan terlalu baik denganku,aku takut tidak bisa menahan perasaan ini"gumam Joy dan mengecup kening ansel.
disisi lain Clara merasa khawatir dengan Joy,pikirannya sudah kemana-mana"bagaimana jika Joy dipaksa untuk melayani tuan ansel??"pikir Clara.
"apa aku harus menjemput Joy??"
"ya...aku harus ke sana"ucap Clara yakin.
saat Clara membuka pintu dirinya melihat dua pengawal yang berjaga didepan pintu"ka-kalian siapa"terkejut Clara.
"maaf nona,ini demi keselamatan nona jadi saya membiarkan dua pengawal ini untuk menjaga anda"ucap Bagas.
Clara menahan emosinya"aku tahu ini rencana mu agar aku tidak bisa keluar"batin clara.
"kenapa nona bengong?apa nona membutuhkan sesuatu?"tanya Bagas.
"tidak!!"kesal clara dan langsung menutup pintunya dengan keras.
Bagas menggelengkan kepalanya"kalian jangan biarkan dia keluar sehelai rambut"ucap Bagas.
dikamar ansel,ansel terbangun dari tidurnya karena tidak ada yang mengelus kepalanya.dia menoleh kearah jo y dan melihat Joy tertidur sambil memangkunya"kenapa dia tidak membangunkan ku kalau lelah"ucap ansel.
ansel yang merasa kasihan dengannya,dia langsung membaringkan tubuh joy perlahan di atas ranjang dan dia juga tidur bersebelahan dengan Joy"tidurlah Putri kecilku"gumamnya sambil mengecup kening Joy.
ansel tersenyum saat Joy memeluknya dengan erat saat tidur"ingin sekali ku memakannya"batin joy.
__ADS_1
semoga kalian suka 😊
dukung selalu author 🍂