Keperawanan Wanita Malam

Keperawanan Wanita Malam
44.Axel


__ADS_3

di sebuah ruangan gavin sedang duduk di sofa sambil menunggu seseorang,tak beberapa lama suara ketukan pintu terdengar"masuk"ucap gavin.


"maaf tuan ada apa mencari saya?"tanya Bagas kepala pelayan.


"tidak perlu tegang,silakan duduk"ucapnya menepuk sofa.


Bagas duduk disamping gavin,bagi Bagas gavin sebelas dua belas dengan ansel,tapi gavin versi lembut jika dia marah dia akan sama dengan ansel.


Bagas tersenyum canggung ke arah gavin,gavin masih sibuk dengan ponselnya tiba-tiba dia memberikan panselnya kepada bagas dan bagas mengambilnya.


Bagas mengerutkan keningnya melihat Poto Ami yang ada di ponsel gavin,Bagas menatap gavin bingung.bagas sudah mulai berpikir aneh-aneh tentang gavin dan ami.


"apa tuan gavin menyukai Ami?"batinnya.


gavin memutar bola matanya malas"kamu jangan berfikir yang aneh-aneh,saya hanya mau tau siapa nama orang itu"ucap gavin menunjukkan Poto Ami di ponselnya.


Bagas baru paham maksud dari gavin yang memanggilnya kesini,dia pikir dia melakukan kesalahan yang membuat ansel tidak suka"aku kira apa?"batinnya lega.


"siapa dia"tanya gavin.


"dia Ami,pelayan kesukaan tuan ansel"ucap bagas.


gavin menganggukkan kepalanya"ami"batinnya memikirkan nama Ami"baiklah ami,aku akan terus mengawasi mu"batin gavin.


"baiklah…kamu boleh pergi"ucapnya.

__ADS_1


Bagas berdiri dari duduknya dan menundukkan badannya memberi hormat kepada gavin dan pamit pergi, tinggallah gavin sendirian dia masih berpikir dimana keberadaan ansel?


disisi jalan raya ansel memarkirkan mobilnya,dia masih ingat perkataan Clara tentang joy yang mempunyai perasaan dengannya"tidak mungkin kalau joy menyukaiku kan?itu tidak boleh terjadi"ucapnya.


"kalau itu benar?"ansel mengacak-acak rambutnya.


"ansel kau harus ingat permintaan terakhir kakak mu"ucapnya menyadarkan diri.


saat itu juga ponsel ansel berdering,ansel mengambil ponselnya dan melihat layar depan"gavin"...


"ada apa?"tanya ansel.


"Apa!!kenapa bisa?"ucapnya terkejut mendengar bahwa Bob menghilang tanpa jejak.


ansel mengakhiri panggilannya"apa lagi ini...kenapa masalah terus saja berdatangan?"


••••••


"apa kau sudah berani denganku!!"teriaknya yang mencengkram kerah baju bob.


Bob menahan rasa sakit yang menjalar di sekujur tubuhnya,dia tidak membayangkan akan seperti ini.luka cambukan dan luka goresan pisau yang tajam bagaikan seperti tato ditubuhnya.


"apa aku terlalu lembut denganmu sehingga kau berani menghianati ku"tamparan keras melayang di pipi bob,Bob menahan rasa sakit itu.


"JAWAB!!"bentaknya.

__ADS_1


"ya aku salah"Bob membuka suara.


"baru kau menyesal??"


"ya aku salah...SALAH KARENA MENGIKUTI JALAN TEMANKU YANG BR*NGSEK SEPERTI MU!!"


"aku datang kepadamu untuk membantuku mencari pekerjaan,tapi apa kau membuatku seperti ini.teman macam apa kamu!!"teriak Bob.


"aku membantumu mencari pekerjaan yang gampang dan mudah mendapatkan uang jutaan perhari.tapi apa kau malah melampaui batasan mu"


"ya itu mudah bagimu tapi bagiku itu sulit membunuh seseorang,dan sekarang aku menyesal"ucap bob.


"menyesal?heh...."sinisnya.


"untuk apa sekarang menyesal jika uang yang ku berikan kau pakai juga"


Bob menatap temannya itu"jika kau tahu,uang yang kau berikan padaku sudah ku sumbangkan ke panti asuhan.dan aku tidak pernah memakai uang sepeser pun darimu"sinis Bob.


"cih...sok suci"dia muak akan sikap Bob tanpa pikir panjang dia menyodorkan pistol kearah bob"lebih baik kau mati!!apa ada pesan terakhir kalinya sebelum aku membawamu ke neraka"tanyanya.


"Axel lebih baik kau berhenti daripada nantinya kau menyesal"ucapnya kepada teman baiknya waktu SMA.


"itu tidak akan terjadi"Axel tersenyum kearah Bob.


"door..."Axel menembak pas di kepala Bob"selamat tinggal kawan"ucapnya.

__ADS_1


semoga kalian suka 😊


dukung selalu author 🍂


__ADS_2