Keperawanan Wanita Malam

Keperawanan Wanita Malam
21.Mama


__ADS_3

"Apa ini benar yang kau lihat"ucapnya tidak percaya.


"benar pak,kalau bapak tidak percaya bapak bisa tanyakan kepada teman-teman saya"ucapnya.


"tapi yang bapak ketahui dia anak yang baik-baik"ucapnya melihat poto-poto di tangannya.


"iya pak…saya sepemikiran dengan bapak,tapi saya juga tidak menyangka kalau joyla bisa begitu"ucapnya.


"ya pak…katanya dia tidak suka berpakaian seksi dan tidak suka di peluk orang lain,tapi nyatanya dia di peluk om-om"sahut salah satu temannya.


"apa bapak mau nama kampus kita jadi jelek karena ulah joyla"ucapnya.


"baik…besok bapak akan berbicara kepada joyla"ucapnya tegas.


"rasain kau joy,makanya jangan main-main denganku"batinnya tersenyum puas.


🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒


Di kediaman ansel…


di ruang tengah ansel duduk dengan angkuh,sedangkan clara memberontak karena dia masih digendong gavin.


"gavin turunkan dia"perintah ansel,gavin pun menurutinya.


"ada apa kau kesini"tanya ansel dingin.


"saya ingin bertemu joy"ucap clara tegas.


ansel tersenyum sinis ini pertama kalinya ada seseorang yang berbicara seperti itu dengannya.


"saya tidak kenal joy dan joy tidak ada di sini"ucap ansel datar.


"tuan jangan berbohong,saya mendengar orang-orang yang ada di gedung A membicarakan anda menggendong joy"ucap clara berkacak pinggang.


"saya tidak kenal joy,gavin usir dia"ucap ansel geram.


gavin mendekat kearah clara dan menyeretnya paksa keluar.


"eh…lepaskan aku,tuan saya datang kesini membawa kabar baik untuk joy"ucap clara memberontak saat di seret gavin.


"gavin lepaskan dia"ucap ansel tiba-tiba dan gavin menuruti perintah ansel.


"silakan duduk"ucap ansel kepda clara,clara pun duduk di sofa sedangkan gavin berdiri di samping ansel seperti patung.


"ani panggilkan nona joy,dan…kau mengerti kan"ucap ansel kepada ani.


"baik tuan,saya mengerti"ucapnya membungkukkan badan dan pamit pergi.


"dia manusia atau apa?berdiri seperti patung dan menatapku tanpa berkedip…cih…"batin clara kesal dengan gavin.


"gavin berhentilah menatapnya,dia jadi takut"ucap ansel yang tahu kenapa clara kesal.


"maaf tuan saya tidak bisa mengalihkan pandangan saya,saya takut wanita itu membawa bom"ucap gavin tanpa mengalihkan pandangannya.


clara yang mendengar gavin berbicara seperti itu jadi emosi.


"emang kau pikir aku *******"ucap clara emosi.


"bisa jadi"ucapnya tanpa ekspresi.


clara geram mendengar jawaban dari gavin,dia berharap bisa mencakar wajah gavin yang datar itu.


"bolehkah aku mencakar wajahnya?"batin clara kesal.


🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒


Di dalam kamar…

__ADS_1


"ada apa dengan ku?kenapa aku menikmati permainannya"ucap joy bingung.


"tok tok tok…suara ketukan pintu.


"siapa?"tanya joy menutupi tubuhnya yang polos dengan selimut.


"saya ani nona,apa saya boleh masuk?"ucap ani.


"iya…"ucap joy diam di atas kasur.


ani masuk kedalam kamar,dia membulatkan matanya melihat kemeja yang robek dan baju ansel berserakan dilantai .Ani langsung melihat ke arah joy yang menutupi tubuhnya hingga ke leher dengan selimut.


"hehehe…apa tuan dan nona sudah melakukan itu?harus beritahu ami,ini berita besar"batin ani.


"ani kenapa kau bengong?"tanya joy bingung.


ani tersentak kaget sadar dari lamunannya.


"eh…itu…tuan menyuruh saya memanggil nona turun ke bawah,dan ini saya bawakan baju silakan nona bersiap-siap"ucapnya menaruh baju tersebut dekat joy.


" apa nona perlu bantuan?"tanya ani.


"ti…tidak,kau boleh keluar"ucap joy tersenyum kikuk.


"baik nona…saya pamit kalau ada sesuatu panggil saya"ucap ani membungkukkan badan dan pergi meninggalkan joy.


joy beranjak dari kasur dan pergi ke kamar mandi membersihkan diri.


🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒


"kenapa joy lama sekali datang"batin clara kesal karena gavin terus menatapnya.


tak beberapa lama joy datang dengan memakai dress yang dibawakan oleh ani tadi,clara melihat joy datang dia berdiri ingin memeluk joy tapi dia mengurungkan niatnya karena gavin melototi nya.


ansel melihat joy datang langsung mengembangkan senyumannya,dia beranjak dari duduknya dan memeluk tubuh joy,joy yang diperlakukan seperti itu oleh ansel jadi gugup.


"sayang…apa kau mengenal wanita itu?"tanya ansel tidak melepaskan pelukannya.


ansel mengiyakan jawaban joy,dia menuntun joy duduk di sofa dan di ikuti oleh clara.


"berita apa yang kau bawa untuk joy"ucap ansel ke intinya.


"begini tuan…tadi dokter harun menelpon dari ponsel joy bahwa ibu joy sudah sadar dari komanya"ucap clara kepada joy dan ansel.


joy yang mendengar berita tersebut jadi kaget dia beranjak dari duduknya dan mendekat ke arah clara.


"apa yang kau bilang itu benar?"tanya joy tidak menyangka,air mata joy keluar tanpa ijin.


ansel melihat joy menangis langsung mendekatinya dan memeluk tubuh joy.


"jangan menangis seharusnya kau bahagia"ucap ansel mengusap air mata joy.


"apa kau ingin melihat keadaan ibumu?"tanya ansel dan di jawab anggukan kepala oleh joy.


"baik aku akan ikut denganmu,gavin siapkan mobil"ucap ansel.


gavin mengerti langsung menyiapkan mobil.


🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒


Di dalam mobil…


joy dan ansel duduk di belakang,sedangkan clara dan gavin duduk di depan.


"kenapa aku harus duduk dengannya"batin clara kesal.


ansel merasa bosan di dalam mobil dia pun mempunyai ide jail.

__ADS_1


"sayang…duduklah di pangkuanku"pinta ansel tiba-tiba.


joy kaget dengan permintaan ansel.


"ti…tidak"ucap joy gugup.


"duduk di pangkuanku atau aku akan mencium mu disini"ancam ansel.


clara yang mendengar percakapan mereka membulatkan matanya,gavin melihat ke arah clara dan berbisik di telinga clara.


"tutup mata dan telinga!"ucapnya yang penuh penekanan.


clara menatap gavin dengan kesal,sedangkan joy terpaksa duduk di pangkuan ansel.


sesampainya mereka di rumah sakit…


mereka turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah sakit,joy langsung ke resepsionis bertanya dimana ruangan ibunya di rawat.


"permisi saya mau bertanya dimana ruangan ibu rina"tanya joy kepada petugas resepsionis.


"sebentar saya cek dulu"ucapnya.


"pasien yang bernama ibu rina ada di ruangan A"ucap petugas tersebut.


"baik terimakasih"ucap joy meninggalkan petugas resepsionis.


saat mereka sampai diruangan dimana ibunya joy dirawat,jantung joy berdetak kencang dia bahagia sekaligus terharu mendengar ibunya sadar dari koma,mereka masuk kedalam.


saat joy di dalam ruangan dia melihat ibunya memandang dirinya sambil tersenyum.


"joy…anak…ku"ucap rina tersenyum lemas.


joy meneteskan air matanya,dia merindukan senyuman hangat itu,pelukan hangat dari ibu,dan suara ibunya.Joy berlari dan memeluk tubuh rina yang berbaring lemas,rina mengelus kepala joy dengan lembut penuh kasih sayang,joy merasakan sentuhan ibunya yang ia rindukan.


"ma…joy kangen mama"ucapnya di sela tangisan.


"mama juga kangen joy,sudah jangan nangis"ucap rina mengusap air mata joy.


"apa mama sudah baikan,apa ada yang sakit?"tanya joy khawatir.


"iya mama sudah baikan kamu jangan khawatir"ucap rina mengelus kepala joy lembut,rina melihat di belakang joy.


"joy,siapa mereka?"tanya rina.


"oh…mereka…"belum selesai bicara clara langsung memotong.


"halo tante,kenalin aku clara teman joy"ucap clara memperkenalkan diri.


"iya salam kenal…terus meraka berdua siapa"tanya rina menunjuk gavin dan ansel.


"apa mereka pacar kalian?mereka sangat tampan…anak mama sangat pintar memilih pacar"ucap rina.


joy dan clara membulatkan matanya mendengar jawaban rina.


"bukan…"jawab joy dan clara bersamaan.


"terus mereka siapa kalau bukan pacar kalian?"tanyanya.


"mereka…teman joy dan clara,ya kan clara"ucapnya mengedipkan satu matanya kepada clara memberikan isyarat.


"mama tahu joy kau mengedipkan satu matamu,dasar tidak bisa berbohong"ucap rina menggelengkan kepalanya.


"mama…bener mereka temen joy"ucap joy meyakinkan rina.


"iya iya"ucap rina mengiyakan jawaban joy.


semoga kalian suka😊

__ADS_1


dukung slalu author🍂


sopanlah berkomentar🙏🙏


__ADS_2