Keperawanan Wanita Malam

Keperawanan Wanita Malam
36.Bob


__ADS_3

Di Mansion....


joy dan clara sedang duduk di sofa menonton tv diruang tengah,saat menonton sesekali Joy menutupi telinganya karena Clara membentak tokoh utama wanitanya yang baginya sangat menyedihkan.


"keluar mulu air matanya...itu mata kagak kering apa?"


"kenapa enggak lawan aja?nangis mulu kerjaannya"geram clara.


Joy hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkah clara yang menonton tv,saat itu rina datang dan duduk disamping joy.


"joy kenapa clara dari tadi marah-marah?"tanya rina.


"keracunan sinetron ma"joy berbisik di telinga rina.


Rina mendekati Clara dan duduk disampingnya"siapa yang jahat?"tanya rina.


"itu tan,ibu mertuanya jahat banget...masa si mantunya engga dikasi masak pake panci miliknya kan jahat banget"ucap clara panjang lebar.


"terus gimana caranya masak kalau engga dikasi pinjam panci?ibu mertuanya marah-marah melulu lagi"geram clara.


rina pun ikut menonton dan sesekali marah-marah,Joy hanya bisa menghembuskan nafasnya melihat tingkah rina dan clara.


••••••••


Di rumah utama....


Baron yang mendengar kabar jika ansel akan mengetahui siapa yang membunuh keluarganya dia ikut senang,dan langsung datang ke rumah utama untuk bertemu dengan ansel.


saat baron ingin menuju keruangan ansel dia melihat Ani dan pengawal membawa salah satu tahanan tersebut,baron mengerutkan keningnya bingung dia pun mendekat kearah Ani.


"hei...kau tunggu"panggilnya.

__ADS_1


Ani menoleh dan menunduk memberi hormat"ya tuan ada yang bisa saya bantu?"tanyanya.


"kau mau bawa kemana dia?"tanya baron menunjuk kearah tahanan.


"itu tuan,saya mau bawa dia ke tuan ansel"


"kebetulan sekali saya juga mau keruangan ansel,kalau begitu kau buatkan saya dan ansel minuman sementara saya akan membawa dia ke ansel"ucap baron.


Ani pun mengiyakan apa yang Baron mau,dia pun pergi ke dapur membuatkan minuman, sementara Baron dan tahanan pergi keruangan ansel.


sesampainya di ruangan ansel,Baron masuk dengan pengawal di belakangnya yang memegang tahanan tersebut.Ansel berdiri dari duduknya melihat Baron datang,ansel mendekat dan memeluk tubuh Baron.


"selamat ansel"ucap baron.


"terimakasih paman"balasnya.


ansel pun menyuruh Baron duduk, sementara tahanan tersebut berdiri dengan wajah pucat.Ansel merasa aneh dengan tingkah tahanan tersebut.


"kau,kenapa wajahmu pucat?"tanya ansel.


"siapa namamu?"tanya ansel.


"bob"ucap bob.


"baiklah...aku tidak suka membuang waktu,kita langsung keintinya.Katakan siapa nama bos mu"tanya ansel.


bibir bob kaku digerakkan,dia ketakutan ingin memberitahukan siapa nama bosnya.Ansel mengerutkan keningnya melihat bob yang diam saja.


"kenapa diam? bicaralah!"ucap baron dengan suara keras.


bob tersentak kaget keringatnya bercucuran dengan deras,perlahan bibir bob terbuka.

__ADS_1


"na-namanya...."


baron merasa sangat kesal dengan Bob yang tidak mau bicara,Baron berdiri dari duduknya dan mencengkram kerah baju bob.


"jangan membuat aku dan ansel kesal dengan tingkah mu...cepat beritahu kami siapa nama bos mu!"


ansel berdiri dari duduknya mendekat kearah pamannya"paman sudah jangan terlalu kasar dengannya dia ketakutan"ansel melepaskan cengkraman baron dari bob.


"tapi ansel paman sangat kesal dengan dia"geram baron.


ansel mengerti dan menyuruhnya duduk agar tenang,ansel menoleh kearah bob.


"kenapa kau tidak bicara?apa kau berubah pikiran"tanya ansel.


Bob hanya menundukkan kepalanya tidak berani menatap ansel,ansel ingin sekali memukul wajah Bob karena kesal,tapi dia menahannya karena Bob adalah kunci yang akan memberitahukan siapa pembunuh keluarganya.


"baiklah jika kau sekarang tidak bisa memberitahukannya,kapan kau bersedia saya akan menunggunya"ucap ansel.


baron menoleh dan mendekati ansel"ansel ada apa denganmu?tidak biasanya kau seperti ini"ucap baron.


ansel menghela nafasnya"tidak apa paman"ucapnya.


saat itu ami datang dengan wajah berkeringat,ansel dan baron mengerutkan keningnya"tu-tuan gawat"ucap Ami ngos-ngosan.


"ada apa"panik ansel.


"tu-tuan tahanan..."ami menarik napasnya dalam-dalam.


"iya kenapa dengannya"tanya ansel bingung.


"dia meninggal tuan"ucap Ami.

__ADS_1


semoga kalian suka😊


dukung selalu author 🍂


__ADS_2