
Diperjalanan menuju pabrik kosong dimana joy disekap,ansel terus merutuki orang yang telah berani menculik joy.Sesampainya ansel dipabrik dia turun dari mobil dan menyerahkan dirinya,ansel takut jika dia membawa para pengawal takutnya nyawa joy dalam bahaya,lebih baik dia menyerahkan diri pikirnya.
para pengawal yang melihat ansel datang dengan mengangkat tangannya,langsung menghampiri Ansel.
"apa kau membawa pengawal"tanyanya kepada ansel.
"tidak"ucap ansel singkat dan jelas.
pengawal itu mengisyaratkan kepada temannya untuk memeriksa ansel apa ansel membawa senjata atau tidak? dan semuanya nihil.
"nihil"ucapnya.
"bagus,cepat bawa dia kedalam,bos kita sudah menunggu"ucapnya mendorong tubuh ansel kasar.
didalam pabrik,ansel melihat banyak sekali orang yang menjaga pabrik"cihโฆbiasanya main keroyok"gumamnya dalam hati,ansel menghitung orang yang ada didalam dan totalnya ada 32 orang.
sesampainya di ruangan dimana joy dan bastian disekap,ansel didorong hingga terjatuh di kaki seseorang"berdiri!!"bentaknya tapi ansel malah menatapnya lekat,pria tersebut menjadi geram karena ansel tidak menurutinya dia langsung mencengkram kerah baju ansel"apa kau tuli"ucapnya geram.
"ansel"gumam joy lega.
wajah ansel memerah karena emosi"apa masalahmu denganku!!"teriak ansel emosi.
dia tersenyum sinis"bukan aku yang mempunyai masalah dengan kau,tapi tuanku"ucapnya masih mencengkram kerah baju ansel.
"siapa tuan mu?dasar pengecut!!"bentak ansel emosi.
"kau tidak perlu tahu siapa tuanku"ucapnya melepaskan kerah baju ansel,mengambil sebuah rekaman dan menghidupkan rekaman itu.
"halo tuan michael anselโฆkau tidak perlu tahu siapa aku,apa kau begitu sayangnya dengan wanita itu?sehingga kau datang menyelamatkannya dan masuk keperangkapku"ucapnya.
"dulu aku yang membunuh keluargamu,sekarang giliran kau michael ansel!!"ucapnya diiringi tawanya yang nyaring.
"selamat menikmati kematian mu"tiba-tiba rekaman tersebut mati.
"apa kau sudah mendengarnya"ucapnya tersenyum sinis kearah ansel.
ansel menatapnya lekat"brian kenapa kau melakukan semua ini"ucap ansel .
brian menatap ansel tajam"aku bukan brian yang dulu,yang sudah kau buang didalam hutan karena hal sepele!!โฆbagiku brian yang dulu sudah mati!!"ucapnya.
"tapi kau pengawal ku yang aku percaya"ucap ansel mengingatkan kepada brian.
brian muak dengan ucapan ansel,dia langsung memukul wajah ansel"bug!โฆjangan berbicara yang sudah lewat"ucapnya mencengkram kerah baju ansel.
__ADS_1
ansel mengerang kesakitan karena pukulan brian yang sangat kuat,sedangkan joy hanya bisa menangis melihat ansel dipukul.
"kalian pegang dia,aku akan menghubungi tuan apa yang harus kita lakukan selanjutnya"ucapnya dan dijawab anggukan kepala oleh bawahannya.
brian mengambil ponsel menghubungi tuannya dan menghidupkan spiker"tuan apa yang harus kami lakukan selanjutnya"ucap brian.
"siksa dia dan kirim poto mayatnya"ucapnya.
"baik tuan"ucap brian mengakhiri panggilannya.
brian tersenyum kearah ansel.
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
"kenapa joy dan tuan ansel lama sekali datang"ucap clara mendengus kesal.
sementara rina memegang dadanya,dia merasakan hal yang aneh,tapi dia tidak tahu kenapa"ada apa denganku?"gumamnya bertanya-tanya.
gavin merasa ada yang aneh tidak biasanya ansel pulang terlambat,saat itu ponsel gavin berdering.Gavin mengambil ponselnya dan melihat layar ponsel 'tuan ansel'.
gavin menjauh dari rina dan clara,"ya tuan ada apa?"tanya gavin.
"gavin sekarang aku dalam masalah,joy diculik dan aku sedang menuju kesana"ucap ansel dengan nafas naik turun.
"tidakโฆkau tidak perlu datang kesini membantuku,aku minta jangan sampai tante rina dan clara mengetahui kalau joy diculik"ucapnya.
"tapi tuanโฆ"ucapan gavin dipotong oleh ansel.
"gavin,kau tidak usah khawatir aku mempunyai rencana.Tugas kau hanya menjaga tante rina dan clara,mengerti!!"ucapnya penuh penekanan.
gavin menghembuskan nafasnya"baik tuan"ucapnya,ansel langsung mengakhiri panggilannya.
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
"brian lebih baik kau kembali kepadaku"ucap ansel.
brian tertawa mendengar ucapan ansel"apa?kembali denganmu?itu tidak akan terjadi!!!"ucapnya.
"kalian pukul dia sampai babak belur"ucapnya kepada bawahannya.
"baik bos"ucapnya.
ansel menerima pukulan bertubi-tubi dari bawahan brian dia tidak bisa melawan karena tangannya dipegang oleh bawahan brian yang satunya,sedangkan brian tertawa melihat ansel di siksa.
__ADS_1
"berhenti!!"teriak joy "kalian bisa membunuhku tapi tolong lepaskan dia"ucap joy disela tangisannya.
brian menoleh kearah joy"kalian berhenti"ucapnya kepada bawahannya,brian mendekat ke arah joy"dasar bodoh!!kau hanya umpan agar dia masuk keperangkap"ucapnya.
brian menatap wajah joy,joy yang ditatap seperti itu jadi gugup.Brian menyentuh pipi mulus joy"kau sangat cantik menikahlah denganku"ucapnya.
ingin sekali joy menampar mulut brian"uhukโฆlepaskan tanganmu darinya!!"teriak ansel.
"cihโฆjika kau mati maka wanita ini akan menjadi milikku"ucapnya mengeluarkan pistol disaku nya dan menodongkannya ke kepala ansel.
brian tersenyum kearah ansel"selamat tinggal ansel"ucapnya,saat brian menarik pelatuk pistolnya tiba-tiba ansel tertawa keras membuat brian bingung"saat kau akan mati,sempat-sempatnya kau tertawa"ucap brian bingung sekaligus kesal.
ansel tersenyum"tiga,dua,satu"ucapnya.
dan segerombolan pasukan ansel datang menodongkan senjata ke arah brian dan bawahannya"apa-apaan ini!!dasar brengsek!!"ucap brian emosi.
ansel mendekat kearah brian dan merampas pistol yang dipegang brian"sudah aku bilang kembalilah kepadaku,tapi kau malah tidak mendengarkan ku"ucapnya menodongkan pistol kearah brian"maafkan aku brian.Dor!โฆ"kepala brian mengeluarkan darah banyak karena ansel menembaknya.Dan akhirnya brian tewas.
joy berteriak melihat kejadian didepan matanya,didalam hidupnya pertama kalinya dia melihat orang tewas didepan mata dan itu membuatnya syok.
ansel langsung mendekat kerah joy"maafkan aku,aku lambat datang"ucapnya sambil membuka ikatan tali.
saat tali sudah dilepas joy langsung memeluk tubuh ansel,ansel terkejut karena joy langsung memeluknya,tapi dia langsung membalas pelukan joy.
joy menangis dipelukan ansel"sudah,sudah jangan menangis.Kau sudah aman"ucapnya.
"terimakasih ansel"ucapnya,dia menoleh kearah bastian yang pingsan karena rasa sakit menjalar ditubuhnya.
"dia siapa?"tanya ansel.
"dia bastian,teman kuliahku dia mau membantuku keluar dari sini.Tapi dia terus dipukuli"ucap joy sendu.
"tuan kita apakan dua pria ini"ucap pengawal ansel.
"interogasi dia"ucap ansel langsung dijawab anggukan kepala oleh pengawalnya.
ansel langsung menarik tangan joy mengajaknya keluar dari pabrik kosong,joy kaget karena ansel menariknya tiba-tiba"ansel tunggu,bagaimana dengan bastian?"tanya joy khawatir dengan bastian.
ansel menoleh kearah pengawalnya"kalian,nanti urus bocah itu"ucapnya dan dijawab anggukan kepala oleh para pengawal.
semoga kalian suka๐
dukung slalu author๐
__ADS_1
love you all๐