Keperawanan Wanita Malam

Keperawanan Wanita Malam
40.Memikirkan joy


__ADS_3

"sekarang joy dimana?"gumam bastian yang duduk di taman kampus memikirkan keadaan joy.


"apa dia baik-baik saja?"Bastian mulai bingung dan mengacak-acak rambutnya sendiri.


saat itu Milan berjalan ingin ke perpustakaan.dia tidak sengaja melihat Bastian duduk di taman,Milan mengerutkan keningnya melihat keadaan bastian"ada apa dengannya?"batin Milan bertanya-tanya.


Milan mendekat kearah Bastian"hai bastian"sapanya.


"hai Milan..."balas Bastian.


"apa aku boleh duduk di sampingmu?"


"boleh-boleh"seru bastian.


Milan pun tidak sungkan duduk disamping bastian"kalau boleh tahu apa yang kau pikirkan sehingga mengacak-acak rambutmu?maaf kalau aku lancang"tanya Milan.


Bastian menggaruk tengkuk lehernya"itu aku hanya memikirkan joy"jawab Bastian tersenyum kearah milan.


"ohh..."


Bastian merasa aneh dengan respon milan ketika mendengar nama joy"apa kau ada masalah dengan joy?"tanya bastian.


Milan menghembuskan nafasnya dan menoleh kearah Bastian dengan tersenyum sedih"aku merasa bersalah sebagai teman joy, seharusnya aku percaya dengannya dan tidak mengabaikannya waktu itu"ucap Milan menyesal.

__ADS_1


Bastian menepuk pundak Milan lembut"aku tahu,aku juga menyesal tidak membantunya saat itu...andai waktu bisa diputar"


"bagaimana kita mencari keberadaan joy?"ujar bastian semangat.


"tapi...apa kau tahu dimana Joy sekarang?"tanya Milan.


semangat bastian tiba-tiba memudar,bastian sebenarnya belum mengetahui keberadaan joy.dia pun masih bingung dimana joy tinggal,bastian menghela nafasnya panjang....


disisi lain Joy berteriak didalam hati agar bisa lepas dari serigala yang lapar,dengan sekuat tenaga Joy memberontak agar bisa lepas dari ansel tetapi itu sia-sia.


"kenapa kau memberontak? seharusnya kamu merasa bangga karena aku menyentuhmu"ucap ansel menyunggingkan sudut bibirnya.


Joy tertegun mendengar jawaban dari ansel"apa dia waras? siapa yang mau disentuh olehnya"batin joy geram.


ansel menatap joy tajam,tanpa pikir panjang dia langsung ******* bibir joy dengan kuat sehingga joy tidak bisa bernafas.


"emm..."joy memukul dada ansel agar melepaskan ciumannya,tetapi ansel menggenggam tangan joy agar berhenti memukul dadanya.


selang beberapa saat ansel melepaskan ciumannya dan mengusap bibir joy yang baginya sangat manis"mulai sekarang dan seterusnya panggil aku ansel"ujarnya tersenyum hangat kearah joy,pipi joy memerah melihat ansel tersenyum hangat kearahnya.


Joy tidak menjawab pertanyaan ansel melainkan menatap wajah ansel"ingat!jika kamu lupa aku akan menghukum mu"tegasnya.


"ba-baiklah"

__ADS_1


ansel tersenyum mendengar jawaban dari joy, tiba-tiba ansel menunjuk dadanya sendiri memperlihatkan dadanya yang memerah akibat pukulan dari joy.


joy menelan ludahnya sendiri"i-itu saya minta maaf"ucap joy yang sadar jika ansel ingin pertanggungjawaban darinya.


"aku tidak ingin maaf darimu"ucap ansel menyeringai.


joy mengerutkan keningnya bingung"terus apa yang kamu mau?"tanyanya.


ansel membelai pipi joy"aku ingin kau menciumi ku"ucapnya.


joy ragu-ragu dengan permintaan dari ansel dia menggigit bibir bawahnya"kenapa?apa kamu tidak mau...ya sudah aku yang akan mencium mu duluan"ucapnya.


dengan cepat joy menggelengkan kepalanya"tidak tidak…biar aku saja yang melakukannya"ujar joy.


joy memejamkan matanya dan mendekatkan wajahnya dengan ansel, disisi lain ansel tersenyum puas dengan tindakan joy.bibir mereka saling bersentuhan itu kesempatan ansel untuk menarik tengkuk leher joy agar ansel bisa menciumnya lebih dalam.


joy merasa kesal dengan tindakan ansel yang seenaknya saja,agar ciumannya berakhir joy menggigit bibir ansel agar berhenti.dan benar saja ansel melepaskan ciumannya.


"aish..."ansel memegang bibirnya yang sakit digigit oleh joy,dia menatap joy tajam.


semoga kalian suka 😊


dukung selalu author 🍂

__ADS_1


__ADS_2