Keperawanan Wanita Malam

Keperawanan Wanita Malam
56.Tugas gavin


__ADS_3

disalah satu butik langganan ansel,gavin dan Clara turun dari mobil.clara yang dari tadi tidak bisa berhenti terpukau melihat butik yang begitu mewah"wah...pasti pakaian disana mahal-mahal"batinnya.


"hei...tutup mulutmu dari tadi mangap"ucap gavin.


seketika Clara menutup mulutnya rapat-rapat dan menoleh kearah gavin kesal,mereka masuk kedalam butik.lagi-lagi Clara dibuat terpukau melihat interior di dalamnya begitu mewah dan berkelas.


gavin hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat Clara"hei..ingat tugasmu kesini membantuku mencari baju untuk nona Joy"ucap gavin kepada Clara.


"iya iya...aku ingat"kesal clara.


saat itu seseorang datang menghampiri mereka"selamat datang di butik.ada yang bisa saya bantu"


"saya sedang mencari gaun, kalau bisa gaun pendek"ucap Clara.


"baiklah,mari ikuti saya.sepertinya kami memiliki gaun yang tepat untuk anda"ucapnya.


gavin tidak mengikuti mereka melainkan duduk di sofa yang ada disana,baginya mengajak seorang wanita berbelanja sangatlah lama dan membosankan.sudah lama gavin menunggu saat gavin berdiri dari duduknya dan mencari keberadaan Clara.clara datang dengan gaun ditangannya.


"gavin bagaiman dengan gaun ini,apa bagus?"tanya clara.


"bagus,tapi aku menyuruhmu mencari warna pink bukan warna hitam"ucap gavin dengan nada kesal.


"aku kan menyuruhmu memberi pendapat!siapa tau Joy suka"


saat perdebatan Meraka terus berlanjut sehingga ponsel gavin berdering,gavin melihat layar ponselnya'tuan ansel'.


"kenapa kamu sangat lama"teriak ansel diseberang sana,sehingga membuat gavin menjauhkan ponselnya dari telinganya.


"ma-maafkan saya tuan,saya bingung mau memilih gaun yang mana"ucap gavin.


"cih.."ansel mengakhiri panggilannya dan mengalihkan panggilannya ke Vidio call.


"mana gaun yang kamu pilih"tanya ansel.

__ADS_1


gavin mengarahkan ponselnya ke gaun dimana Clara pegang"apa kau tuli!aku menyuruhmu memilih gaun warna pink bukan warna hitam!"emosi ansel.


"maaf tuan saya ceroboh"ucap gavin.


"cepat Carikan gaun,sebelum Joy selesai mandi"


gavin menyodorkan ponselnya ke gaun warna pink membiarkan ansel melihatnya lewat layar ponsel"coba yang itu"ucap ansel.


gavin mengambil gaun yang dipinta ansel"hmmm...tidak tidak,bagian dadanya terbuka.yang lain"


"yang itu"


"tidak tidak,terlalu pendek"


"yang itu"


"tidak tidak,terlalu ketat jika Joy memakainya"


"sialan!kenapa memilih pakaian wanita lebih sulit"kesal ansel


"coba yang itu"


ansel puas dengan gaun satu ini,bagian dada yang tertutup dan tidak terlalu pendek sangat sederhana tetapi tetap terlihat berkelas.


"itu bagus,kau bungkus yang itu dan juga kau carikan penata rias"


"baik tuan"


"satu lagi...cepatlah!!"teriak ansel.


gavin menghela nafasnya lega gavin menoleh kearah clara,gavin melihat clara hanya diam tidak seperti biasanya"hei..kau pilih salah satu gaun yang kamu suka.cepatlah sebelum aku berubah pikiran"ucap gavin.


Clara langsung lompat kegirangan.clara berlari mencari gaun yang ia suka"mumpung dibayarin cari yang mahal"batinnya.

__ADS_1


saat sedang memilih pakaian tangan Clara tidak sengaja memegang tangan seseorang membuat Clara menarik tangannya dan meminta maaf.


"maaf saya yang ceroboh"ucap Clara.


"kamu"ucap pemuda tersebut.


Clara mendongakkan kepalanya"kamu temannya Joy kan"ucap Bastian.


"i-iya..anda siapa?"tanya clara yang pernah melihat pemuda tersebut.


"apa kamu lupa?waktu itu aku pernah menolong mu yang hampir ditabrak mobil"


Clara membulatkan matanya"kamu temannya Joy kan?"


"iya aku temannya Joy"


saat meraka asik berbincang,gavin memanggil Clara"Clara kenapa kamu lama sekali"ucap gavin.


"iya sebentar lagi"


"hei...apa aku boleh meminta nomor telepon mu?"tanya Bastian.


"baiklah"Clara memberikan ponselnya kepada Bastian.


"terimakasih"ucap Bastian.


"sama-sama"ucap Clara dan pergi meninggalkan Bastian.


"sekarang aku bisa bertemu dengan Joy"senang gavin.


semoga kalian suka 😊


dukung selalu author 🍂

__ADS_1


__ADS_2