Keperawanan Wanita Malam

Keperawanan Wanita Malam
54.Mimpi Buruk


__ADS_3

disisi lain,gavin dan Rangga sedang sedang melihat rekaman video di ponsel gavin.Ya inilah rencana Rangga, berpura-pura hari Anniversary hotelnya dan memberikan wine gratis, sebenarnya tempat vas bunga yang diatas Gueridon tersebut tersembunyi kamera kecil yang akan terhubung di ponsel gavin.Rangga terkejut mendengar percakapan mereka jika merekalah yang membunuh Bob sedangkan gavin menggertakkan giginya karena emosi.


"Ami! ternyata kau musuh dalam selimut!"ucapnya dalam hati.


"wah...gila gila gila,ini kasus pembunuhan"ucap rangga tidak percaya dengan apa yang didengarnya.


saat gavin dan Rangga sedang seriusnya ingin mendengar kelanjutan percakapan mereka,tiba tiba mereka melihat Axel menggendong tubuh Ami menaruhnya di atas ranjang dan mencumbui Ami membuat Ami mendesah,gavin dan rangga saling tatap.


"ekhem..."gavin berdehem mencairkan suasana.


sedangkan Rangga membenarkan jasnya mengalihkan pandangannya dari gavin"terus selanjutnya kamu mau apakan Vidio itu?"tanya rangga.


"aku akan menyimpannya dan akan memberitahukannya kepada tuan jika ada waktu yang tepat"


Rangga hanya menganggukkan kepalanya"kalau gitu aku pergi dulu takutnya tuan mencariku"ucap gavin beranjak dari duduknya.


"kita baru saja bertemu"


"tapi ya sudahlah, kalau ada apa-apa cari aku Rangga anggara"ucapnya menyombongkan dirinya sendiri.


"cih...dasar narsis"kesal gavin


"tapi makasih sudah mau membantuku"ucap gavin.

__ADS_1


Rangga beranjak dari duduknya dan memeluk tubuh gavin"kita teman sudah seharusnya aku membantumu dan sebaliknya jika aku kesusahan aku tidak akan sungkan meminta bantuan kepadamu"ucap Rangga melepaskan pelukannya.


"baiklah,kalau kamu ada masalah jangan sungkan untuk mencariku meminta bantuan.kalau gitu aku pamit pergi"ucap gavin dan meninggalkan Rangga.


dalam perjalanan menuju ke rumah utama,gavin terus memikirkan Ami.dia tidak habis pikir orang yang kepercayaan ansel akan menghianati ansel.


gavin melajukan mobilnya ke rumah utama.


_"_"_"_"_"_"_"_"_"_"_"_"_"_"_"_"_"_''_"_"_"_"


"ma..?"panggil Joy.


tetapi tidak ada sautan dari Rina,Joy mulai khawatir dan terus memangil nama Rina.tiba-tiba lampunya mati membuat Joy tidak bisa melihat apa-apa"ma...mama dimana?"teriak Joy.


"MAMA!!"teriak Joy terbangun dari tidurnya dengan keringat dingin bercucuran jantung Joy berdegup kencang"huh hanya mimpi"batinnya mengusap keringat di dahinya.


ansel mendengar teriakan Joy langsung bangun"Joy kamu kenapa?"tanya ansel terkejut melihat kondisi Joy.


"aku hanya mimpi buruk saja"ucapnya dengan bibir bergetar.


"ansel apa kamu bisa mengantarku ke mansion?"tanya Joy memastikan mimpinya itu.


"kenapa tiba-tiba?"tanya ansel bingung.

__ADS_1


"aku hanya khawatir dengan keadaan mama"ucapnya tanpa Joy sadari air mata jatuh di pipinya.


ansel mengusap air mata Joy"tapi ini masih pagi mungkin ibumu masih tidur,nanti aku akan mengantarkan mu ke mansion"ucap ansel.


Joy hanya menganggukkan kepalanya"kamu tidur lagi ok"ucap ansel.


Joy pun mengikuti apa yang ansel bilang"apa kamu tidak tidur?"tanya Joy karena ansel duduk disampingnya sambil mengelus kepala Joy.


ansel tersenyum kearah joy"tidak,aku akan menjagamu.kamu tidurlah"


Joy merasa hangat diperlakukan seperti itu oleh ansel ,perlahan mata Joy terpejam.ansel menatap wajah joy"apa yang kamu impikan sehingga kamu ketakutan seperti ini?"batin ansel bertanya-tanya.


jam menunjukkan pukul 8 pagi,semua pelayan bersibuk dan Ami sudah ada di rumah utama.saat gavin melihat Ami dirinya tidak melepaskan pandangannya dari Ami,Ami yang terus dipandang menjadi salting"kenapa tuan gavin menatapku?apa sekarang aku terlihat cantik"batinnya.


clara yang tidak sengaja lewat melihat gavin terus menatap ami sedangkan Ami memegang pipinya tersipu malu.clara mendekati gavin"pelayan juga kamu sikat?"ucap Clara disusul dengan tawanya.


gavin menoleh kearah clara"apa urusanmu!"kesal gavin dan pergi meninggalkan Clara sendirian.


"dasar sinting!!"umpat clara tetapi gavin pura-pura tidak mendengar,Clara mengalihkan pandangannya melihat Ami yang senyum-senyum sendiri.


semoga kalian suka 😊


dukung selalu author 🍂

__ADS_1


__ADS_2