Keperawanan Wanita Malam

Keperawanan Wanita Malam
Ketahuan


__ADS_3

"airi.."ucap Baron mabuk karena kebanyakan minum wine.


"Baron aku sudah bilang jangan minum terlalu banyak"ucap Airi yang kesal.


"Aku sangat bahagia Airi,sangat bahagia"ucapnya menekan kata bahagia tersebut sambil memeluk tubuh Airi.


Airi hanya bisa pasrah di peluk oleh Baron"kenapa belum juga pingsan?"batin Airi kesal.


Ya,ini memang rencananya berpura-pura mencintai Baron agar bisa keluar dari rumah tersebut"bagaimana ini?"batinnya bingung melihat tangan Baron yang mulai memegang tubuhnya dengan nafsu.


"Airi ayolah"ucap Baron.


Karena tidak ada cara lain Airi mendorong tubuh Baron ke ranjang sehingga Baron jatuh terlentang dengan ekspresi wajah puas melihat perubahan dari Airi.


Airi naik ke atas tubuh Baron,saat Baron ingin melakukan hal yang lebih.tiba-tiba Airi memukul kepala Baron dengan botol wine yang ada di atas meja.


"Akh!!"teriak Baron kesakitan.


Baron memegang dahinya yang kesakitan"Airi...apa yang kamu lakukan"ucapnya meraba darah yang mengalir dari dahinya.


Karena merasa pusing akhirnya Baron pingsan saat itu juga membuat Airi lega,dengan sigap Airi mengambil ponsel di saku Baron,dan langsung sembarangan memencet nomor telepon.


πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“


Didalam ruangan gavin hanya bisa diam menatap keadaan ansel yang sedih,sudah berbagai cara ansel lakukan tapi masih saja tidak ada hasilnya.


Saat itu ponsel ansel berdering,ansel mengambil ponselnya"kenapa paman menelpon?"


Saat ansel menjawab telpon dari pamannya dia terkejut karena yang ia dengar adalah suara Tante Rina"Tante!?"


Gavin yang mendengar itu menjadi terkejut"apa!?itu benar Tante Rina yang menelpon?"batin gavin.


"Tante sekarang ada dimana?"ucap ansel khawatir.

__ADS_1


"Dan kenapa Tante menelpon dari ponsel paman ansel?"bingung ansel.


"Ansel...apa ini kamu?nak ansel bantu Tante,Tante di sekap"ucap Rina lega mendengar suara ansel.


"Iya Tante,ansel akan membantu Tante tapi Tante ada di mana?"tanya ansel.


"Tante ada di..."belum selesai berbicara Baron segera mengambil ponselnya dari tangan Rina.


"Dasar rubah licik"ucap Baron sambil mencengkram pipi Rina.


"Baron!lepaskan aku!!"teriak Rina agar ansel mendengarnya.


Ansel hanya bisa mengerutkan dahinya"ada apa ini?paman?kenapa menyekap Tante Rina?"batin ansel terus berpikir.


"Halo!paman!!"teriak ansel.


"Ck...ketahuan"ucap baron.


"Bagaimana ya cara menjelaskannya"ucap Baron sambil menggelengkan kepalanya yang masih kesakitan.


"Paman jangan membuatku menjadi bingung!apa maksud paman menculik Tante Rina!?"tegas ansel.


"Baiklah,jika ingin dia selamat maka datang ke alamat yang paman kirim lewat WhatsApp"ucap Baron dan langsung mengakhiri panggilannya.


"Apa-apaan ini!?"batin ansel.


Ansel langsung membuka WhatsApp dan melihat alamat yang di kirim oleh Baron"gavin kamu jaga Joy jangan sampai Joy keluar dari kamarnya"ucap ansel.


"Tapi tuan,tuan dengan siapa kesana?"tanya gavin.


"Aku kesana sendirian,aku tidak mau Tante Rina kenapa-kenapa"ucap ansel.


"Tapi tuan mungkin saja itu jebakan untuk tuan"khawatir gavin.

__ADS_1


"Gavin!!ini tentang keselamatan Tante Rina!!jadi kamu jaga saja Joy"tegas ansel.


Saat ansel berjalan keluar ruangan dirinya tidak sengaja melihat Joy berdiri di depan pintu dengan air mata mengalir"Joy...."ucap ansel diam membeku melihat Joy.


"Mama...ansel apa mama sudah ketemu?"ucap Joy mendekat ke arah ansel.


"I-iya aku sudah menemukan dimana Tante Rina di sekap"ucap ansel memegang bahu Joy agar tenang.


"Aku ikut mencari mama!!"ucapnya kepada ansel.


Ansel hanya bisa memejamkan matanya,dia tahu hal ini akan terjadi jika Joy mengetahui tentang keadaan Rina.


"Tapi Joy itu sangat berbahaya lebih baik kamu di sini bersama gavin"ucap ansel menjelaskan.


"Tidak!aku mau ikut,aku mau melihat keadaan mama.Please ansel"mohon Joy di sela tangisannya.


Karena tidak tega melihat Joy bersedih, akhirnya ansel mau mengajak Joy"baiklah kamu boleh ikut"ucap ansel.


"Gavin kamu disini menjaga Clara"ucap ansel.


"Tapi tuan untuk apa saya menjaganya, keselamatan tuan lebih berharga"ucap gavin.


Jawaban dari gavin membuat ansel marah"apa maksudmu!!apa karena aku adalah tuanmu dan hanya ingin melindungi ku dan mengikuti perintahku!?"marah ansel.


Gavin hanya bisa diam menatap mata ansel yang bergetar menatapnya, seperti takut kehilangan"tuan..."ucap gavin.


Ansel memalingkan wajahnya"aku bilang tetap disini jaga Clara"


Ansel pergi meninggalkan ruangannya dengan menggandeng tangan Joy,disisi lain gavin merasa aneh dengan tatapan ansel kepadanya.


semoga kalian suka 😊


dukung selalu author πŸ’ͺ❀️❀️

__ADS_1


__ADS_2