Keperawanan Wanita Malam

Keperawanan Wanita Malam
kegundahan ansel


__ADS_3

Di meja makan semua hadir termasuk Clara duduk berhadapan dengan Joy,sedangkan ansel duduk disampingnya.


ansel mengambilkan nasi untuk Joy"kamu ingin lauk pauk apa?"tanya ansel.


"aku tidak berselera makan"ucapnya menjauhkan piring yang disodorkan oleh ansel.


"tapi kamu belum makan"khawatir ansel.


"nak joy,lebih baik makan sedikit saja agar perutmu terisi"ucap Baron.


Joy mendengus malas"baiklah...tapi aku ingin makan kue coklat saja"ucapnya.


dengan senang hati ansel mengambilkan Joy kue coklat yang diinginkannya,mereka pun memakan makanannya dengan lahap hanya suara dentingan piring dan sendok saja yang terdengar.


disaat itu juga suara ponsel berdering dan mereka yang ada dimeja makan menoleh kearah Baron,Baron mengambil ponsel disaku jasnya"maaf..saya angkat telepon dulu"ucapnya beranjak dari duduknya.


"iya kenapa?"tanya Baron kepada sang penelepon, sekali-kali menoleh kearah meja makan.


Baron melebarkan matanya"apa!?"


"hmmm..."


Baron mengakhiri panggilannya dan menggenggam ponselnya kuat"huh..."Baron menghela nafasnya panjang.


"ansel paman harus pergi sekarang,karena ada pekerjaan yang harus paman urus"ucapnya menghampiri meja makan.

__ADS_1


"baiklah paman..ansel sangat senang jika paman berkunjung kesini"ucapnya beranjak dari duduknya dan menghampiri Baron memeluk tubuh paman kesayangannya itu.


"iya iya...kalau gitu paman pergi dulu"


"nak joy kamu makan yang banyak agar sehat"ucapnya lembut kepada Joy.


"saya pamit dulu"ucapnya kepada Clara yang masih sibuk dengan makanannya.


"eh...iya tuan hati-hati dijalan"ucap Clara gugup.


Baron pergi meninggalkan mereka, tinggallah mereka bertiga dimeja makan, saat ansel ingin kembali duduk tiba-tiba Joy berdiri dari duduknya"ansel aku sudah selesai makan"ucapnya.


"tap...hmmm baiklah,apa kamu ingin keluar jalan-jalan?"tanya ansel.


"tidak,aku akan kekamar istirahat"


"tidak usah aku bisa sendiri,kamu lanjutkan makan saja"ucapnya dan pergi meninggalkan ansel dan juga Clara.


tiba-tiba ansel tidak berselera makan"hei...kamu"panggilannya kepada Clara.


Clara yang sibuk mengunyah daging ayam langsung menoleh kearah ansel.ansel menatap aneh dengan Clara,karena cara makannya yang belepotan.ansel Manarik nafasnya dalam-dalam.


"gavin!!"teriak ansel.


tanpa menunggu lama gavin sudah ada disamping ansel"iya tuan..ada perlu apa?"tanyanya tiba-tiba membuka ansel tersentak kaget.

__ADS_1


"kau!.."kesal ansel karena dibikin kaget oleh gavin.


"huh....kamu temani dia makan"perintah ansel.


"bai..ha?"


"saya menemaninya makan?"tanya gavin.


"ini perintah!"ucap ansel dan pergi meninggalkan mereka.


di kamar ansel,ansel sedang duduk disebuah sofa.sudah lama dia tinggal di mansion dan tidak pernah pulang ke rumah utama.


karena tidak ada pekerjaan dia melihat CCTV di rumah utama yang langsung terhubung dengan ponselnya.tidak ada hal yang aneh di rumah utama.


dia langsung melihat CCTV di rumah belakang tepatnya tempat para pelayan beristirahat,ansel mengerutkan keningnya melihat salah satu pelayan sedang memukul pelayan lainnya.


karena tidak ada yang beres ansel langsung menghubungi Bagas kepala pelayan.


"Bagas coba kau periksa di belakang rumah,aku tadi memeriksa CCTV dan melihat salah satu pelayan memukul dengan kasar pelayan lainnya"


"dan juga aku ingin kau awasi pelayan tersebut!dan selau berikan aku informasi tentang dia"perintah ansel.


ansel langsung mengakhiri panggilannya, ansel memijit pelipisnya dia tidak habis pikir kalau ada orang yang berbuat seenaknya di belakangnya.


tiba-tiba saja ansel merasa gundah,entah apa yang terjadi dia juga tidak tahu"huh...ada apa denganku?"batinnya.

__ADS_1


semoga kalian suka 😊


dukung selalu author 🍂


__ADS_2