
Clara berada di kos joy…
"joy semoga kau baik-bai saja di sana"ucap clara menghawatirkan joy.
"kruk kruk…"suara perut clara yang lapar.
"aduh…mana lagi lapar"ucapnya memegang perut.
clara pergi menuju dapur yang tidak begitu jauh,clara mengecek apa ada yang bisa dimakan dan dia menemukan mi.
"ada mi"ucap clara bersyukur.
clara langsung memasak mi tersebut,tanpa menunggu lama mi tersebut sudah siap di santap.
clara memasukkan mi tersebut ke dalam mulutnya,saat clara sedang makan tiba-tiba ponsel joy berdering.Clara beranjak dari duduknya dan mengambil ponsel joy.
"halo…ini siapa?"tanya clara kepada sang penelpon.
"maaf,apa ini dengan nona joyla?"ucap sang penelpon.
"tidak,saya temannya joy ini dengan siapa"ucap clara.
"owh…saya dokter adam,tolong beritahukan nona joyla bahwa ibunya sudah siuman dari koma"ucap dokter adam.
clara mendengar berita tersebut jadi bahagia karena ibunya joy sadar dari koma.
"benarkah…baiklah saya akan memberitahukan kabar baik ini kepada joy"ucap clara antusias.
"baiklah…terimakasih saya pamit dulu"ucap dokter adam mengakhiri panggilannya.
"harus beritahu joy,tapi bagaimana caranya?joy berada di kediaman ansel"ucapnya bingung.
"tidak ada cara lain aku akan kesana,tunggu aku joy"ucap clara bersiap-siap menjemput joy.
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒
Di kediaman ansel…
"ani,apakah tuan dan nona akan melakukan hal itu"ucap ami pelayan yang membantu joy bersiap-siap tadi di kamar.
"mungkin"ucap ani.
"apa kita mengintip saja"ajak ami.
ani sedang berpikir-pikir dengan ajakan ami,akhirnya ani setuju dengan ajakan ami.Saat mereka berbalik ingin mengintip apa yang akan terjadi di kamar ansel,tapi harapan mereka pupus karena melihat bagas si kepala pelayan di hadapan mereka.Bagas tersenyum penuh arti ke arah mereka.
"apa kalian mau di tendang dari kediaman ansel?"tanya bagas dan di jawab gelengan kepala oleh ani dan ami.
"kalau begitu,kembalilah bekerja"ucapnya geram kepada ani dan ami.
ani dan ami refleks membungkukkan badan memberi hormat dan pergi dari kemarahan bagas.
"aduh…cuma mereka berdua yang sulit diatur,tapi kenapa tuan ansel senang dengan mereka?"ucap bagas heran.
Di dalam kamar ansel…
ansel memandang joy dari atas hingga ke bawah yang hanya mengenakan kemeja yang besar dari tubuhnya,itu terlihat seksi dimata ansel.
__ADS_1
joy yang di tatap seperti itu menjadi gugup,ansel mendekat kearah joy dan mengelus pipinya dengan lembut.
"sayang,apa kau sedang menggodaku"ucap ansel dekat dengan wajah joy,joy menjawab pertanyaan ansel dengan gelengan kepala.
"sayang aku tidak bodoh,kalau kau tidak menggodaku terus kau kenapa kau memakai kemejaku memperlihatkan lekuk tubuhmu itu"ucap ansel dekat telinga joy sesekali menggigitnya,membuat joy geli.
"itu…karena saya tidak punya pakaian"ucap jo.
"hah…benarkah?bukankah dua pelayan tadi sudah memberikan pakaian?"tanya ansel kepada joy.
"i…ya tapi pakaiannya terlalu seksi"jawab joy dengan wajah memelas.
ansel yan melihat joy memelas pipinya memerah dan cepat-cepat ansel memalingkan wajahnya agar joy tidak tahu kalau wajahnya memerah.
"imut sekali"batin ansel.
"maafkan saya tuan karena sudah memakai kemeja tuan tanpa ijin"ucap joy kepada ansel.
ansel menoleh ke arah joy dengan tatapan dingin.
"sudah ku bilang jangan panggil aku tuan,panggil aku ansel!"ucap ansel geram.
"tapi tu…emmm"belum selesai joy berbicara ansel langsung ******* bibir joy.
selesai dengan bibir joy ansel turun ke leher jenjang joy,ansel melihat bekas merah di leher joy dia kembali mengingat wajah tuan ferdi.
ansel jadi geram dia menghisap sesekali menggigit leher joy yang dimana ada tanda bekas merah hasil buatan tuan ferdi,joy meringis kesakitan karena ulah ansel.
"sakit…tuan"rengek joy.
ansel yang mendengar joy memanggilnya tuan menjadi marah,ansel merobek kemeja yang joy kenakan dan dia mel*mat mer*mas pay*dara joy.Ini pertama kalinya bagi joy,ada seseorang mel*mat pay*daranya ada sensasi aneh.
"ahh…"desah joy.
tangan ansel turun ke bawah dan dia memegang mahkota joy yang berharga,ansel membulatkan matanya tidak percaya.
"apa dia masih perawan"batin ansel terkejut.
"sangat unik"batinnya tersenyum puas.
saat ansel memegang mahkota joy,tubuh joy melemas kakinya tidak bisa di gerakkan.
"ahh…"desah joy.
ansel mendengar desahan joy nafsunya berapi-api dia menginginkan lebih,saat ansel menginginkan hal lebih dari joy ada yang mengetuk pintu membuat ansel menghentikan aktivitasnya.
"ada apa!!"tanya ansel geram.
"maaf mengganggu tuan,ada seseorang yang ingin bertemu dengan tuan"ucap salah satu pengawal.
"usir dia!!saya sibuk"ucapnya.
"tapi tuan dia memberontak saat di usir para pengawal"ucapnya.
"cih…baik saya akan ke sana"ucapnya kesal.
"sayang nanti kita lanjutkan aktivitas tadi"ucap ansel mengelus pipi joy dan pergi kemar mandi untuk bersih-bersih.
__ADS_1
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒
Di luar kediaman ansel…
"maaf nona tidak boleh masuk"ucap salah satu pengawal yang kewalahan karena ulah clara yang memaksa masuk.
"emang ni rumah punya mu?hah…biarkan aku masuk"ucap clara mendorong tiga tubuh pengawal tersebut.
"tapi nona,tuan ansel sibuk dia tidak bisa bertemu dengan siapapun"ucapnya.
clara meniup poninya,dia geram dengan para pengawal ansel.
"heh…emangnya siapa yang mau bertemu dengan tuanmu"ucap clara kesal.
"terus…nona mau bertemu dengan siapa?"tanya salah satu pengawal tersebut.
"saya ingin bertemu dengan temanku yang di culik oleh tuan ansel"ucap clara melangkah mundur ingin menobrak tubuh tiga pengawal tersebut.
clara berlari menobrak para pengawal tersebut,bukannya para pengawal tersebut yang terpental tapi malah tubuhnya terpental jatuh di tanah.
"aow…kalian manusia atau besi sih"ucap clara mengusap pantatnya yang sakit.
clara mendongak dia membulatkan matanya bukannya dia menobrak tiga pengawal tersebut tapi dia malah nenobrak gavin.
"siapa kau?berlagak sok keren"ucap clara bangun dari jatuhnya.
"silakan pergi dari sini,jika ingin hidup"ucap gavin dingin.
"kau cuma menggertak ku kan"ucap clara.
"tidak"ucap gavin tanpa ekspresi.
clara geram melihat wajah gavin yang sok keren baginya.
"wah…ngajak berantem"ucap clara.
"silakan"ucap gavin.
clara pun tidak sungkan memukul wajah gavin tapi gavin bisa mengelak.
"heh…"ejek gavin karena clara memukulnya tidak kena.
"wah…you mengejek me,you tahu me punya sabuk taekwondo warna pink"ucap clara mengada-ngada.
tiga pengawal yang ada di belakang gavin menahan tawa mendengar jawaban clara,sedangkan gavin diam tanpa ekspresi.
clara geram melihat wajah gavin clara pun memukul gavin dengan tas yang ia bawa,bukannya kesakitan tapi gavin masih diam.
"STOP!!"teriak ansel.
tiga pengawal tadi langsung membungkuk memberi hormat,gavin langsung memegang tangan clara agar berhenti memukulnya.
"cih…gavin bawa dia masuk kedalam"ucap ansel meninggalkan mereka semua.
"baik tuan"ucap gavin mengangkat tubuh clara tiba-tiba,clara terkejut dan memberontak agar di turunkan.
semoga kalian suka😊
__ADS_1
dukung slalu author🍂
sopanlah dalam berkomentar🙏🙏