Keperawanan Wanita Malam

Keperawanan Wanita Malam
51.Jam 12 Malam


__ADS_3

angin berdesir dimalam hari membuat gavin menggosok kedua telapak tangannya"dingin sekali"gumamnya sesekali meniup telapak tangannya agar hangat.


menunggu begitu lama tidak sia-sia juga, akhirnya Ami keluar dari rumah belakang yang tepatnya tempat para pelayan beristirahat.gavin mengerutkan keningnya melihat penampilan Ami"pakaian apa yang dia pakai??"gumamnya jijik melihat pakaian Ami yang memperlihatkan dua belah dadanya yang besar.


saat di depan gerbang Ami berdiri menunggu seseorang,tak beberapa lama bersebuah mobil hitam berhenti dihadapan ami.seseorang keluar dari mobil dengan berpakaian serba hitam dia mendekat kearah Ami dan langsung memeluk tubuh Ami dengan kasar dan penuh nafsu.


ingin sekali gavin muntah melihat reaksi Ami yang pura-pura menolak dipeluk tetapi dirinya yang menggoda pria tersebut.tanpa pikir panjang pria tersebut langsung mel*mat bibir Ami dengan kasar dan Ami menyeimbangi lum*tan pria tersebut.


gavin tidak bisa melakukan apa-apa dia hanya bisa diam melihat semua itu"mataku kotor!"batinnya kesal,pria tersebut mengajak Ami masuk kedalam mobil, tanpa pikir panjang gavin juga masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya mengikuti mobil yang dinaiki Ami"kita lihat apa yang ingin kau lakukan?"ucap gavin didalam mobil.


mobil Ami berhenti disebuah hotel berbintang,pria tersebut turun dari mobil sambil memeluk pinggang Ami.sementara gavin menunduk agar tidak ketahuan.


saat semuanya aman barulah gavin turun dari mobil dan mengikuti mereka dengan hati-hati, mereka sampai di depan didepan resepsionis gavin melihat tangan Ami yang jahil menepuk pa*tat pria tersebut sehingga membuatnya tersentak kaget,pria tersebut menoleh dan tersenyum jail dia juga melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan oleh Ami.


"apa urat malunya sudah putus?"batin gavin menggelengkan kepalanya.


mereka pun meninggalkan resepsionis tersebut,gavin mendekati resepsionis"selamat datang tuan,selamat datang di hotel xx.ada yang bisa saya bantu"tanya resepsionis tersenyum kearah gavin.


"dia sangat tampan"ucapnya dalam hati memuji ketampanan gavin.


"hmmm...begini dua orang tadi memesan kamar ya??"tanya gavin bingung ingin bicara apa dengan resepsionis tersebut.

__ADS_1


"iya tuan"ucapnya menatap curiga gavin.


"kalau boleh tahu mereka memesan kamar nomor berapa?"tanya gavin.


gavin bisa menangkap raut wajah resepsionis tersebut"jangan salah paham dulu dengan saya, sebenarnya saya...."gavin bingung harus bilang apa.


"teman...nya saya temannya"


"tapi tuan sebelumnya saya minta maaf,saya tidak bisa memberikan informasi tentang tamu kami"ucap resepsionis tersebut.


gavin hanya bisa menghela nafasnya panjang"bagaima ini??"batinnya kebingungan.


"saya tidak akan melakukan hal-hal yang aneh,saya hanya perlu mengetahui teman saya memesan kamar hotel nomor berapa? dan saya akan pergi dari sini"


resepsionis tersebut menghela nafasnya"baiklah tuan saya akan memberitahukannya,teman tuan memesan kamar no 44"ucap resepsionis tersebut.


gavin menghela nafasnya lega"baiklah kalau begitu saya pamit"tidak ada cara lain,gavin pulang dengan tangan kosong.


"mungkin sekarang dia bisa lolos"batin gavin.


-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_

__ADS_1


dimansion Rina yang terbangun dari tidurnya karena haus,dirinya segera kedapur mengambil air.saat didapur Rina mendengar suara seorang yang berjalan karena penasaran dirinya mencari sumber suara tersebut"Joy?apa itu kamu sayang..."panggil Rina menebak-nebak


dari belakang seseorang muncul tersenyum menyeringai membuat rina berteriak isteris"AAAAA!!!!"


Semoga kalian suka 😊


dukung selalu author πŸ‚


πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€


pasti kalian ada yang mikir kalau author mati suri:v


karena saking lamanya update"hehehe"


readers"πŸ—ΏπŸ—ΏπŸ—ΏπŸ—Ώ"


author lagi cari inspirasi untuk ngelanjutin ini cerita,karena kadang-kadang author ngelag kelanjutan cerita ini apa?


tapi author usahain agar update,ya...walau lambatπŸ˜…


love you all πŸ˜™

__ADS_1


__ADS_2